Bergabung Dengan Militer Rusia Bisa Hentikan Kecanduan Gadget

Tentara Rusia dalam parade militer di Lapangan Merah Moskow, memperingati 71 tahun kemenangan Rusia dalam Perang Patriotik Raya.

Tentara Rusia dalam parade militer di Lapangan Merah Moskow, memperingati 71 tahun kemenangan Rusia dalam Perang Patriotik Raya.

Iliya Pitalev/RIA Novosti
Para taruna juga berkesempatan mencoba berbagai senjata terbaru Rusia.

Psikolog militer Rusia menemukan bahwa bergabung dengan militer dapat membantu mengatasi kecanduan gadget dan menghentikan nomofobia, atau ketakutan akan kehilangan kontak ponsel.

Psikolog Rusia di Distrik Militer Pusat melakukan riset terhadap para anggota militer yang akan berhenti bertugas pada musim gugur ini. Survei tersebut, terang juru bicara Distrik Militer Pusat, digelar pada Selasa (4/10) dan melibatkan lebih dari 2.000 tentara.

"Terdapat beberapa kesan positif setelah melakukan pengabdian militer, di antaranya ialah para pemuda memiliki kesempatan untuk meningkatkan kekuatan fisiknya, belajar menggunakan senjata-senjata dan perangkat militer baru, serta terlibat dalam latihan militer. Hal yang paling mernarik adalah mereka lepas dari kecanduan gadget dan nomofobia," terang juru bicara Yaroslav Roschupkin.

Pasukan Distrik Militer Pusat mencakup 29 wilayah di Rusia, termasuk markas militer Rusia yang terletak di Kirgizstan dan Tajikistan, serta unit yang ditempatkan di Kazakhstan.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.

More