Sanksi untuk Sharapova Dikurangi dari 24 Menjadi 15 Bulan

Sharapova mengomentari keputusan tersebut dengan positif.

Sharapova mengomentari keputusan tersebut dengan positif.

AP
Petenis Rusia Maria Sharapova bisa kembali ke lapangan tenis mulai 26 April tahun depan.

Pengadilan Arbitrasi Olahraga mengonfirmasi pernyataannya bahwa mereka menetapkan pemotongan sanksi bagi bintang tenis Rusia Maria Sharapova dari 24 menjadi 15 bulan.

Presiden Federasi Tenis Rusia (RTF) Shamil Tarpishchev sebelumnya menyampaikan pada TASS bahwa Pengadilan Arbitrasi Olahraga telah mengurangi hukuman bagi Sharapova, yang dilarang bermain selama dua tahun terkait kasus penggunaan doping sejak 26 Januari lalu. Tarpishchev menambahkan bahwa Sharapova kini bisa secara resmi kembali ke lapangan tenis mulai 26 April tahun depan.

Pengadilan mengeluarkan keputusan tersebut melalui prosedur arbitrasi antara Sharapova dan Federasi Tenis Internasional (ITF).

Melalui status Facebook, Sharapova mengomentari keputusan tersebut dengan positif. "Saya telah bertanggung jawab sejak awal karena ketidaktahuan saya bahwa suplemen yang saya konsumsi selama sepuluh tahun terakhir tak lagi dibolehkan," kata Sharapova. "Kini prosesnya telah berakhir. Saya harap ITF dan pihak berwenang di ranah antidoping olahraga tenis akan mempelajari apa yang telah dilakukan federasi lain, sehingga tak ada pemain tenis lain yang harus melalui apa yang saya alami," tambah Sharapova.

Pada 9 Juni lalu, Sharapova mengajukan permohonan banding pada Pengadilan Arbitrasi Olahraga Lausanne Swiss terkait penangguhannya selama dua tahun, yang ditetapkan pada 8 Juni oleh ITF akibat pelanggaran antidoping.

Akibat sanksi tersebut, mantan orang nomor satu di bidang tenis ini harus melewatkan Olimpiade Musim Panas 2016 yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil, Agustus lalu.

Pada awal Maret, Sharapova mengumumkan bahwa tes dopingnya menunjukkan kehadiran obat peningkat performa meldonium di sistem tubuhnya. Ia kemudian dilarang untuk berpartisipasi dalam segala aktivitas yang berhubungan dengan tenis.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 
More