Ulama Terkemuka Sedunia Sambangi Rusia, Keluarkan Fatwa Kecam Radikalisme

Para ulama sedunia bertemu di Rusia untuk mendiskusikan fatwa menentang radikalisme.

Para ulama sedunia bertemu di Rusia untuk mendiskusikan fatwa menentang radikalisme.

Nikolai Alexandrov
Konferensi tersebut juga dihadiri pemimpin spiritual terkemuka dari Indonesia.

Para delegasi pemimpin Islam terkemuka, cendekiawan, serta peneliti Islam tiba di Grozny, Republik Chechnya, Minggu (25/9), untuk menghadiri konferensi teologi internasional ‘Doktrin Islam Melawan Radikalisme’ yang akan mengadopsi fatwa yang menentang radikalisme.

Konferensi tersebut juga dihadiri oleh semua Dewan Keagamaan Muslim terpusat dan regional, serta cendekiawan dan pemimpin spiritual terkemuka yang berasal dari Lebanon, Maroko, Yaman, Tunisia, Bahrain, Yordania, Sudan, Indonesia, Chad, Turki, Malaysia, Irak, Iran, Uzbekistan, dan negara-negara lain.

Para ulama telah membahas isu ini sejak Mei lalu di Moskow, dan kini mereka satu suara atas teks kesepakatan tunggal mengenai fatwa menentang radikalisme. Fatwa ini akan berlaku di semua negara yang menjadi tempat tinggal umat Islam. Ketentuan fatwa akan diajarkan di berbagai institusi pendidikan Islam dan menjadi bagian dari literatur teologi dan ilmiah.

Selain berdiskusi, para delegasi juga mengunjungi makam presiden pertama Republik Chechnya Akhmat Kadyrov, serta sekolah hafiz di kota Tsenteroy, Gudermes, dan Grozny.

Konferensi ini didukung oleh pusat internasional Al-Wasatyiah (Kuwait), pusat riset dan pencerahan Al Wasatyiah — Temperance (Rusia), dan Uni Internasional Cendekiawan Islam, serta Dana Dukungan Budaya Islam, Ilmu Pengetahuan, dan Edukasi, dan Yayasan Akhamt Kadyrov.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.

More