Batik hingga Kain Tenun Maumere: Desainer Indonesia Masuki Dunia Mode Rusia

Keikutsertaan Indonesia dalam pameran busana Pusat Expo memukau Rusia.

Empat desainer terbaik Indonesia berpartisipasi dalam ajang pameran busana Collection Premiere Moscow yang diselenggarakan di Pusat Expo Moskow awal September lalu, membawa berbagai rancangan mode khas Indonesia ke pasar Rusia. Keempat desainer tersebut, yakni Itang Yunasz, Ardistia New York, Alleira Batik, dan Warnatasku mendapat kehormatan mewakili Indonesia yang baru pertama kalinya mengikuti ajang tersebut.

Keikutsertaan Indonesia dalam pameran yang juga dihadiri oleh istri duta besar RI untuk Rusia ini juga sukses memukau Direktur Acara Christian Kasch. Melalui siaran pers, ia mengaku awalnya tak bayangan seperti apa fesyen di Indonesia. "Saya selalu berkesempatan melihat berbagai label fesyen dengan koleksi yang berbeda dan saya sangat terkejut melihat bagaimana koleksi brand Indonesia dibuat sangat kreatif memadukan desain atau kain tradisional dan gaya kontemporer dengan kualitas serta kekuatan komersial. Saya melihat kesempatan yang realistis di Moskow bagi desainer Indonesia untuk mendapatkan pijakan membuka pasar di Eropa Timur,” terang Kasch seperti dikutip Koran Kaltim (14/9).

Tiap desainer mendapat kesempatan memamerkan 24 pakaian untuk periode Musim Gugur/Musim Panas 2017 mendatang. Alleira Batik membawa busana batik yang siap pakai, sementara brand Warnatasku memamerkan tas kreasi dengan kain tenun Maumere. Itang Yunasz membawa koleksi pakaian yang terinspirasi dari seni dekoratif Jawa dan Sumatera, Sawunggaling, yang menggambarkan seekor ayam jago sebagai lambang kemenangan. Tak ketinggalan, Ardistia New York juga turut memeriahkan pagelaran dengan mengusung busana bergaya perkotaan dengan karakter muda, dinamis, dan terkini.

Pagelaran Pusat Expo Moskow diselenggarakan pada 31 Agustus – 3 September lalu, menampilkan 990 label fesyen dari 33 negara yang dihadiri oleh 21.200 pembeli dari 45 negara. Pameran busana ini telah diselenggarakan selama 14 tahun, namun tahun ini Indonesia perdana ikut serta memamerkan produknya.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.

More