Pasangan Rusia Ramai-ramai Menikah dengan Adat Indonesia

Pasangan Rusia Viktor dan Elizaveta memilih menikah dengan menggunakan adat dan pakaian Sumatera Barat pada Festival Indonesia yang digelar pada 20 – 21 Agustus lalu di Taman Hermitage Moskow.

Pasangan Rusia Viktor dan Elizaveta memilih menikah dengan menggunakan adat dan pakaian Sumatera Barat pada Festival Indonesia yang digelar pada 20 – 21 Agustus lalu di Taman Hermitage Moskow.

Novoe Pokolenie/YouTube
Sekitar 50 pasangan Rusia menikah menggunakan adat Indonesia selama Festival Indonesia.

Sekitar 50 pasangan Rusia menikah menggunakan adat Indonesia selama Festival Indonesia yang digelar pada 20 – 21 Agustus lalu di Taman Hermitage Moskow, demikian dilaporkan Jatim Times.

Pernikahan yang digelar Taman Hermitage ini adalah pernikahan sesungguhnya dan resmi, tulis media tersebut. Para pasangan yang menikah dengan adat Indonesia itu langsung mendapat sertifikat atau surat nikah dari pemerintah Rusia. Selain itu, pernikahan mereka juga disahkan oleh pendeta, serta disaksikan keluarga dan kerabat.

Sumber: Новое Поколение / YouTube

Salah satu pasangan unik tersebut ialah Viktor dan Elizaveta yang memilih menikah dengan menggunakan adat dan pakaian Sumatera Barat. Pengantin asal Moskow tersebut mengaku senang menikah secara resmi. Viktor menjelaskan, selama ini ia sangat suka dengan kebudayaan Indonesia yang beragam.

"Budaya Indonesia punya nilai dan filosofi yang mendalam. Saya memang ingin menikah dengan pakaian adat Indonesia dan keluarga saya mendukung pernikahan ala Indonesia ini," terang Viktor seperti dikutip Jatim Times. Rasa haru terpancar dari wajah Viktor dan Elizaveta saat menerima surat nikah.

Ada pula beberapa pasangan Rusia lain yang menggunakan pakaian adat Sumatera Selatan. Mereka dinikahkan secara sah oleh pendeta David Kermite yang ditunjuk langsung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Rusia. Sang pendeta mengaku baru mulai menikahkan orang di Rusia. "Saya diminta oleh kedutaan untuk menikahkan pasangan Rusia. Sebab, para pasangan ini juga menginginkan pendeta dari Indonesia dan mengunakan bahasa Indonesia," terang David seperti dilansir Jatim Times.

Adat yang digunakan oleh para mempelai cukup beragam, dari adat Sumatera, Jawa, Sulawesi, Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Ambon. Mereka juga mengucap sumpah dan janji dalam bahasa Indonesia. Sementara, sertikat pernikahan tetap berbahasa Rusia karena dikeluarkan oleh pemerintah setempat.

A video posted by Адитья (@aditovich) on


Festival Indonesia digelar pada 20 – 21 Agustus lalu, ditujukan untuk meningkatkan volume perdagangan, investasi, dan kunjungan wisatawan dari Rusia. Dalam festival tersebut berbagai acara hiburan — termasuk pegelaran budaya dari lima daerah di Indonesia — ditampilkan secara menarik dan mengesankan. Setidaknya ada 40 UKM dan restoran serta waralaba ternama Indonesia yang ikut memamerkan produk-produknya pada festival ini.

Berbagai pameran pada festival ini akan menampilkan ragam upacara pernikahan tradisional, peragaan busana karya perancang terkemuka di Indonesia, dan pertunjukan klasik wayang dari Jawa.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.

More