Diplomat AS Inginkan Solusi Militer di Suriah, Kemenlu Rusia Kaget

Kementerian Luar Negeri Rusia mengomentari ajakan diplomat AS untuk mencari solusi militer dalam menyelesaikan krisis Suriah.

Ajakan untuk mencari solusi militer bagi konflik Suriah dari sekelompok diplomat AS sungguh mengejutkan, demikian disampaikan juru bicara Kemenlu Rusia Maria Zakharova, Rabu (22/6).

"Kami sungguh terkejut dan terperanjat dengan fakta bahwa para pegawai Kementerian Luar Negeri AS menandatangani surat mengenai skenario militer serangan di Suriah. Ini ditandatangani oleh para diplomat, orang-orang yang seharusnya mencari penyelesaian politik secara damai," kata sang jubir. 

Zakharova mengatakan, jika diplomat mengajak berperang, mereka memperlihatkan bahwa diri mereka sungguh tak kompeten.

"Kami melihat banyak krisis di Timur Tengah dan Afrika Utara. Penggunaan kekerasan hanya memperburuk situasi. Kita semua meliha apa yang terjadi di Irak, Libya, dan seterusnya. Hal yang lebih penting, seluruh dunia — di luar ideologi yang dianut, bahkan AS sendiri — mengakui bahwa kebijakan itu merupakan sebuah kesalahan besar. Lalu, mengapa kita hendak mengulangi hal yang sama?" kata Zakharova.

Sekelompok pegawai di Kementerian Luar Negeri AS menyampaikan memo yang mendesak pemerintah Obama untuk menggunakan kekuatan militer guna memaksa Presiden Suriah Bashar al-Assad menyelesaikan konflik di negara tersebut. Juru bicara Kemenlu AS menyebutkan bahwa Menlu AS John Kerry telah membaca memo tersebut, menjelaskan bahwa Kerry menghargai pendapat yang dilakukan oleh para pegawainya terkait pandangan politik dan kebijakan yang diambil pada para pemimpin senior. Kerry kemudian menemui beberapa penulis memo tersebut.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.

More