Atlet Rusia Dilarang Ikuti Olimpiade Rio, Putin: Itu Tak Adil!

Putin berharap masalah ini dapat dikompromikan.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam langkah Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF) yang mendiskualifikasi tim lari Rusia dari Olimpiade Rio mendatang, dan menyebut hal tersebut sungguh tak adil, demikian dilaporkan Sputnik.

"Saya harap kita bisa menemukan solusi dari masalah ini. Namun, bukan berarti kami mendukung doping. Sebaliknya, kami akan meningkatkan upaya kami untuk memerangi doping," lanjut sang presiden.

Putin berharap masalah ini dapat dikompromikan. Ia menegaskan bahwa IAAF seharusnya mendiskualifikasi atlet yang terbukti menggunakan doping secara individu, bukannya menerapkan hukuman bagi seluruh tim.

"Tanggung jawab harus selalu bersifat personal. Jika seorang anggota keluarga Anda melanggar hukum, adilkah untuk menghukum seluruh anggota keluarga, termasuk Anda? Mengapa orang yang tak berkaitan dengan pelanggaran tersebut ikut menanggung hukuman?" kata Putin.

Pada Jumat (17/6) lalu, IAAF secara resmi mendiskualifikasi Federasi Atletik Rusia (RUSAF), karena sejumlah atlet dan pelatih tim Rusia tak mematuhi aturan antidoping.

Pada Desember 2014, saluran televisi Jerman ARD meluncurkan sebuah film berjudul "The Doping Secret: How Russia Creates Champions" (Rahasia Doping: Bagaimana Rusia Menciptakan Para Juara) yang menceritakan dugaan penggunaan doping dan isu korupsi dalam dunia olahraga Rusia. Film tersebut disusul dengan sejumlah dokumenter yang mengangkat isu serupa. Kremlin menyangkal tuduhan tersebut dengan keras.

Setelah itu, Organisasi Antidoping Dunia (WADA) meluncurkan investigasi mengenai tuduhan doping dalam olahraga Rusia. Pada November 2015, Komisi Independen WADA mengeluarkan laporan terkait pelanggaran sejumlah peraturan antidoping global yang dilakukan Rusia. Kemudian, IAAF menangguhkan keanggotaan Federasi Atletik Rusia untuk sementara.

Selain itu, bintang tenis Rusia Maria Sharapova juga diskors dua tahun karena dianggap telah melanggar peraturan antidoping. Sharapova didiskualifikasi dari kompetisi tenis sejak 12 Maret dan ia akan segera mengajukan banding pada Pengadilan Abritrasi Olahraga.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.

More