Konferensi Pers dengan Menlu Arab Saudi, Sergey Lavrov Terdengar Ucapkan Kata Kasar

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov terdengar mengucapkan kata-kata kotor pada saat konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir.

Pada saat penerjemah (interpreter) menerjemahkan kata-kata sang menteri ke dalam bahasa Arab, Lavrov tampak diam, tapi terdengar dengan jelas melalui mikrofon ia mengucapkan kata, “Bodoh…” lalu menambahkan kata-kata yang tidak senonoh. Namun demikian, pernyataannya tersebut bukan ia tujukan kepada sang tamu dari Arab Saudi.

Sergey Lavrov melontarkan kata-kata kotor pada konferensi pers yang berlangsung pada hari Selasa pagi (11/8). Namun, momen tersebut baru disadari para wartawan pada hari berikutnya. Pada rekaman ulang, terdengar bahwa pada saat penerjemah menerjemahkan pidatonya ke dalam bahasa Arab, sang menlu dengan perlahan mengucapkan kata “Bodoh…” dan menambahkan beberapa kata yang tidak senonoh.

Direktur Departemen Informasi dan Pers Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova yang pada saat itu memimpin konferensi pers mengaku tak mendengar kata-kata tersebut. Ia menambahkan bahwa perundingan berjalan dengan positif tanpa hal-hal yang menjengkelkan.

Beberapa media tetap menuduh Kepala Kementerian Luar Negeri Rusia tersebut telah menghina Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir. Namun, jelas hal tersebut bukanlah pernyataan diplomatik yang ditujukan kepada sang tamu agung. Kejengkelan Menteri Luar Negeri tidak mungkin berhubungan dengan rekannya. Lavrov melontarkan kata-kata kotor itu pada saat penerjemah menyampaikan pidatonya mengenai perundingan dengan Suriah di Moskow.

Kemungkinan Penjelasan Perilaku Lavrov

Jika memperhatikan video konferensi pers dengan seksama, dapat dilihat bahwa satu menit sebelum Lavrov melontarkan kalimat kotor tersebut ia sempat mengeluarkan telepon genggamnya dan membaca pesan singkat yang diterima. Bisa diasumsikan bahwa itu adalah respon emosional atas pesan yang diterimanya.

Versi kedua adalah terkait dengan perilaku para fotografer. Sudah umum diketahui bahwa Lavrov sangat tidak menyukai fotografer menjengkelkan yang mencoba mengambil fotonya pada saat ia terlihat tidak "fotogenik". Ada kemungkinan situasi tersebut terjadi pada saat konferensi pers. Beberapa detik sebelum kalimat sensasional yang ia lontarkan, ia memang terlihat sempat membenarkan posisi kacamatanya dan mengusap dahinya yang langsung diabadikan oleh beberapa fotografer. Bunyi jepretan kamera memang terdengar jelas pada rekaman tersebut.

Pertama kali dipublikasikan dalam bahasa Rusia di Kommersant.

Lavrov Tak Percaya Ada Konspirasi AS-Arab Saudi di Balik Jatuhnya Harga Minyak

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.

More