Menyantap Es Krim Rusia dengan Rasa 'Kemenangan'

Legion Media
Dapatkah Anda menebak es krim mana yang dibuat dengan crème-brûlée, yang mengingatkan pertempuran epik antara tentara Rusia dan Prancis pada tahun 1812?

Di zaman Soviet, diyakini bahwa orang asing berkunjung ke Rusia hanya untuk tiga alasan: untuk melihat balet, mengunjungi sirkus, dan makan es krim. Saya tidak tahu apakah legenda itu benar, tetapi es krim Soviet benar-benar layak dikejar hingga ke sini. Kala itu, standar produksi es krim sangat ketat dan spesifik karena dikendalikan oleh GOST (Standar Nasional yang Dipantau Pemerintah).

Bintang surga krim yang beku ini adalah "plombir," yang pada dasarnya adalah es krim berbasis susu sederhana yang berasal dari Prancis, tetapi menjadi populer di seluruh republik Soviet. Plombir unik karena kandungan lemak susunya yang lebih tinggi. Selain itu, dalam versi Soviet es krim dibuat dengan campuran susu kental manis, ditambah gula putih biasa.

Karena langkanya lemak susu, jumlah permintaan plombir tidak selalu dipenuhi, terutama di luar Moskow dan Leningrad, serta di ibu kota republik Soviet. Itu sebabnya plombir juga sangat diidam-idamkan.

Secara alami, plombir menjadi bahan dasar untuk berbagai jenis es krim, seperti es eskimo, yang berupa plombir dalam bentuk es loli dengan lapisan cokelat; dan stakanchikplombir dalam cone lembut.

Baru pada akhir 1960–an Uni Soviet memiliki peralatan untuk membuat es krim dalam bentuk silinder. Es krim pertama yang dibuat dilapisi cokelat kocok dan diberi nama “lakomka” (gourmet). Lapisan cokelat yang dibuat oleh koki Soviet membuat es krim ini luar biasa, dan ia meraih kesuksesan instan.

Es krim

Cuaca buruk yang tak terduga di Amerika Latin, dan berdampak pada penurunan jumlah impor biji kakao dari wilayah tersebut, mengubah rencana koki. Situasi tak memungkinkan untuk memproduksi lakomka dalam jumlah besar, dan untuk memecahkan masalah ini para koki muncul dengan resep baru yang diberi nama "Pemecah Kacang," yang jelas dibuat dengan kacang.

Namun, tiba-tiba ada masalah dalam memastikan pasokan kacang yang dapat diandalkan dari luar negeri, dan para koki harus datang dengan jenis lapisan es baru untuk menghindari kebangkrutan. Saat itulah es krim yang disebut "Borodino" muncul pada tahun 1977.

Crème brûlée beku yang mengkilap ini dibuat dengan mentega dan sirup crème brûlée. Pasokan sirup selalu terjaga karena terbuat dari susu kental manis dan gula yang diproduksi di dalam negeri. 

Silinder itu dibungkus dengan aluminium foil atau kertas yang memiliki gambar meriam untuk mengenang Pertempuran Borodino antara tentara Rusia dan Prancis pada 1812.

Rusia mengklaim bahwa mereka memenangkan pertempuran, tetapi sejarawan Barat mengatakan bahwa Napoleonlah yang menang. Mengapa es krim itu disebut Borodino? Tebakan saya karena ia memiliki komponen crème brûlée — makanan penutup tradisional Prancis. Dan dengan mengenang Pertempuran Borodino, itu menjadi semacam pengukuhan diri bahwa kemenangan berpihak pada Rusia.

Saat masih anak-anak, saya tidak diizinkan membeli es krim berbentuk silinder karena meleleh lebih cepat di tangan saya dan membuat pakaian saya kotor. Tapi ya ampun! Betapa saya sangat menyukai lapisan es itu.

Meskipun Borodino tidak lagi dijual, kini saya sudah dewasa dan dapat menikmati es krim apapun yang saya inginkan; dan saya memilih plombir dengan lapisan gula dan crème brûlée karena itu tak terlupakan. Jadi, mari kita buat pencuci mulut era Soviet ini menjadi es loli dan beri sentuhan modern!

Bahan untuk plombir:

  • 5 kuning telur
  • 50 gram gula
  • 20 gram susu bubuk
  • 100 gram susu kental manis
  • 5 gram gelatin
  • 350 gram susu
  • 500 gram krim kocok

Cara Memasak:

Campur gelatin dengan 50 gram susu dingin. Sisihkan.

Campur kuning telur dengan gula dan aduk adonan hingga warnanya cerah.

Masukkan sisa susu (300 gram) ke dalam panci dan tambahkan 200 gram krim. Mulai panaskan dan tambahkan susu bubuk. Masak adonan hingga mendidih, sambil terus diaduk.

Untuk merebus campuran kuning telur, tuangkan sebagian campuran susu atau krim yang baru saja dipanaskan ke dalam kuning telur. Aduk hingga rata dan tuang ke dalam panci dengan sisa campuran susu atau krim. Lanjutkan memasak dengan api kecil hingga suhu adonan sekitar 83 derajat Celcius, lalu dinginkan dengan merendamnya dalam es.

Aduk sisa krim (300 gram) hingga mengembang dua kali lipat dan menjadi kental. Tambahkan susu kental manis.

Setelah adonan yang sudah matang didinginkan, tambahkan krim kocok dengan susu kental dan masukkan ke dalam cetakan es loli.

Biarkan membeku setidaknya selama 3 jam atau semalam.

Bahan untuk lapisan crème brûlée:

  • 50 gram susu kental manis
  • 40 gram gula
  • 15 gram air
  • 100 gram air
  • 210 gram mentega

Cara Memasak:

Masukkan susu kental manis, gula dan 15 gram air ke dalam panci kecil. Masak sambil terus diaduk hingga menjadi karamel tetapi tidak gosong.

Tambahkan 100 gram air ke dalam karamel dan masak sampai menjadi sirup. Setelah siap, dinginkan.

Taruh mentega dalam suhu kamar dan tambahkan 100 gram sirup. Kocok sampai menyatu; harus hingga cair dan warnanya pucat. Taruh lapisan es ke dalam wadah yang rata agar lebih mudah membuat lapisan, dan simpan mangkuk dalam air hangat di dekat Anda untuk mencegah adonan lapisan mengeras dan dingin. Lumuri es loli plombir Anda dan letakkan di dalam freezer.

Voilà, es krim Borodino Anda sudah siap! Bentuknya memang tidak silinder, tetapi rasanya sama seperti dulu, dan Anda tidak akan kerepotan menikmati es krim dengan berantakan!

Anda sudah tahu cara membuat es krim Borodino. Sekarang, bagaimana jika Anda membuat makanan penutup dalam gelas ala Rusia?

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki