Kamila Valieva, Jawara Seluncur Indah pada Olimpiade Beijing 2022

Kamila Valieva dari Tim Komite Olimpiade Rusia (ROC) berseluncur selama program Seluncur Indah Bebas Beregu Putri pada hari ketiga Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 di Capital Indoor Stadium, 7 Februari 2022 di Beijing, Tiongkok.

Kamila Valieva dari Tim Komite Olimpiade Rusia (ROC) berseluncur selama program Seluncur Indah Bebas Beregu Putri pada hari ketiga Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 di Capital Indoor Stadium, 7 Februari 2022 di Beijing, Tiongkok.

Catherine Ivill/Getty Images
Pencinta anjing, penggemar gokar, calon psikolog, atlet yang sangat anggun dan berbakat, serta pemenang Olimpiade Beijing 2022. Ini semua tentang seorang gadis berusia 15 tahun dari Kazan.

“Gadis dengan segudang bakat,” begitulah kata Eteri Tutberidze, pelatih seluncur indah Rusia yang paling terkenal, menggambarkan muridnya yang baru berusia 15 tahun, Kamila Valiyeva. “Dia fleksibel, dia paham cara meluncur, dan dia gemulai.”

Kamila Valieva dari Tim Komite Olimpiade Rusia (ROC) berseluncur selama program Seluncur Indah Bebas Beregu Putri pada hari ketiga Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 di Capital Indoor Stadium, 7 Februari 2022 di Beijing, Tiongkok.

Kamila mendemonstrasikan kemampuan melompatnya pada Olimpiade 2022 di Beijing — ia menjadi pemain pertama dalam nomor beregu di Olimpiade. Selama kompetisi, dia harus melakukan teknik salchow quadruple, quadruple toe loop, dan triple axel dalam nomor seluncur bebas. Berkat aksinya yang memukau, Valieva memperoleh skor 178,92 dan menempati posisi pertama dalam nomor beregu.

Pilihan antara tiga olahraga dan meningkatkan kemampuan diri sendiri

Kamila lahir pada 26 April 2006 di Kazan, Republik Tatarstan, Rusia. Sejak kecil, Kamila sangat aktif. Karena itulah, orang tuanya mulai mengarahkan putri mereka pada dunia olahraga. Kamila melakukan balet, senam ritmik, seluncur indah, dan, pada usia empat tahun, tubuhnya sudah cukup lentur. Namun, pada usia lima tahun, ibunya memintanya untuk memilih satu olahraga dan Valiyeva lebih memilih seluncur.

“Saya pikir ketika Anda berseluncur di depan penonton, melompat ... semuanya sangat mengasyikkan, rasanya mendebarkan .... Dalam olahraga ini juga banyak unsur gerakan kaki, seperti pada balet — kami ingin memvariasikan teknik seluncur saya,” kenang Valiyeva.

Kamila Valiyeva dari Rusia melakukan program pendek dalam seluncur tunggal putri pada babak keenam, Piala Dunia Seluncur Indah di Sochi, Rusia.

Pada 2012, orang tua Kamila pindah ke Moskow dan gadis muda itu melanjutkan hobinya bermain seluncur di sana. Pada 2018, Kamila yang berusia 12 tahun mengikuti seleksi untuk berlatih di sekolah olahraga Sambo-70 — Eteri Tutberidze meminta untuk menunjukkan kepadanya beberapa putaran, lompatan, dan, setelah cukup menilai, memasukkannya ke dalam kelompoknya.

Peseluncur indah Kamila Valiyeva dari Tim Komite Olimpiade Rusia (ROC) di Capital Indoor Stadium menjelang Olimpiade Musim Dingin 2022 yang dijadwalkan berlangsung di Beijing dan Zhangjiakou dari 4 hingga 20 Februari 2022.

Sebetulnya, pada awal pelatihannya dengan Tutberidze, Kamila lebih lemah daripada atlet lainnya. Tak hanya itu, dia juga memiliki masalah dengan sikap dan stabilitas, aku Valiyeva sendiri.

“Ketika saya menyelesaikan satu putaran, mereka (murid yang lain) sudah melakukan putaran kedua dan ketiga dan kemudian masing-masing menampilkan sepuluh elemen. Pada awalnya, saya merasa sulit membiasakan diri dengan kecepatan, bolak-balik, dan melakukan lompatan,” kata Valiyeva.

Kamila Valiyeva setelah melakukan program seluncur indah gaya bebasnya pada Kejuaraan Seluncur Indah Rusia di Sankt Peterburg, 25 Desember 2021.

Bagaimanapun, perlahan-lahan, Kamila Valieva mulai terbiasa. Ia mulai percaya pada kemampuannya sendiri dan penampilannya pun makin mendekati ideal. Berikut adalah penampilannya pada kejuaraan Moskow tahun 2015.

Kemenangan pertama dan jalan menuju Olimpiade

Pada 2019/2020, musim pertamanya bersama Tutberidze, Kamila berfokus pada program Gadis di Pesta Dansa (program pendek). Program tersebut terinspirasi dari sebuah lukisan dengan judul yang sama karya seniman Spanyol Pablo Picasso. Ternyata, program tersebut pun menarik perhatian cucu perempuan Picasso, Diana. Ia bahkan memberi selamat kepada sang atlet. Selain itu, Kamila juga menjadi jawara pada Grand Prix Junior di Prancis (dia menjadi peseluncur junior keempat dalam sejarah yang mencetak skor lebih dari 200 poin) dan kemudian Kejuaraan Dunia Junior. Pada musim yang sama, Kamila menampilkan gerakan yang memukau dengan iringan lagu grup musik rok Muse, “Exogenesis: Symphony Pt. 3 (Redemption)”.

Kamila Valiyeva berlaga selama Grand Prix of Figure Skating di Moskow, 22 November 2020.

Musim berikutnya, Kamila mencoba seluncur indah pada kategori dewasa. Ia mencoba melakukan program Bolero yang lebih sulit (seluncur gaya bebas), tetapi hanya di Rusia. Gara-gara pandemi, semua kejuaraan junior dibatalkan tahun itu, tetapi Federasi Seluncur Indah Rusia membuat pengecualian untuk Kamila. Ia diizinkan bertanding sebagai orang dewasa. Tak sia-sia, ia berhasil mengantongi medali emas pada Piala Rusia. Pada babak final, dia sempat terjatuh saat mencoba salchow quadruple dan juga melewatkan satu lompatan. Meski begitu, ia tetap menempati posisi pertama.

Pada 2021, sang atlet juga menampilkan program baru dengan latar musik Kirill Richter, “In Memoriam”. Dia mendedikasikan penampilannya itu untuk semua orang yang telah meninggal, terutama neneknya.

“Ini cerita tentang seekor kupu-kupu. Saya mengikutinya (kupu-kupu) sepanjang program (seluncur indah), menangkapnya, tetapi, pada akhirnya, saya melepaskannya. Kirill Richter mengatakan bahwa musik ini adalah kenangan orang yang telah mendahului kita dan saya mendedikasikannya untuk nenek saya, yang meninggal pada 2019,” kata Valieva.

Kamila Valieva dari Rusia mempersiapkan diri untuk mengikuti Seluncur Indah Junior Putri pada Grand Prix ISU of Figure Skating Final (Senior dan Junior) di Palavela Arena, 6 Desember 2019, di Turin, Italia.

Berkat program “In Memoriam” dan “Bolero”, Kamila memenangkan emas pada turnamen internasional Skate Canada, memenangkan emas pada Kejuaraan Rusia, serta menjadi kandidat kuat untuk diturunkan pada Olimpiade di Beijing. Pada Januari 2022, Kamila memenangkan Kejuaraan Eropa, mencetak rekor dunia dalam program pendek (90,45 poin). Omong-omong, rekor untuk program gaya bebas (185,29 poin) dan total skor (272,71) juga berhasil ia kantongi dan itu semua ia raih selama kejuaraan Piala Rostelecom pada November 2021.

Kamila Valieva tampil pada Seluncur Indah Junior Putri di ISU Junior Grand Prix of Figure Skating, Grand Prix de Courchevel pada 23 Agustus 2019 di Courchevel, Prancis.

Pada Olimpiade 2022, Kamila mencetak rekor Olimpiade untuk skor yang diraih selama program “In Memoriam”. Dia juga menjadi peseluncur indah pertama yang melakukan quadruple jump di Olimpiade.

“Saya sangat senang bahwa hari ini saya bisa melakukan dua quadruple jump dan satu triple axel. Saya tidak bisa melakukan second toe, tetapi saya akan mengusahakannya. Sungguh perasaan yang luar biasa, itu (rasanya) seperti Anda sedang bermain (seluncur indah) pada musim pertama Anda di kompetisi dewasa dan sudah ada banyak pembicaraan tentang Anda,” kata Valieva setelah pertunjukan.

Hobi dan rahasia sukses

Valiyeva disebut-sebut sebagai peseluncur indah yang unik karena elastisitas dan keterampilan melompatnya — dia juga kuat dalam skor ligatur, berputar, dan komponen. Dalam sebuah wawancara, Kamila mengatakan bahwa rahasia kesuksesannya berpangkal pada latihan setiap hari. Ia mengulang programnya terus-menerus, begitu juga dengan pelatihnya.

“Dia (Eteri Tutberidze) seperti ini denganku setiap latihan, dia tahu setiap putaran kepala, setiap entakan tangan. Aku merasa sepertinya dia bahkan tahu bagaimana aku bernapas sepanjang program, bagaimana perasaanku ketika melakukan elemen tertentu. Akhirnya, aku bukan diriku lagi. Aku adalah dia. Eteri merasakan dan memahami tiap rutinitas dan membantuku memahami, menerima, dan merasakan tiap gerakan,” jelas Valieva.

Peseluncur indah Kamila Valiyeva dari Rusia tampil di Kejuaraan Seluncur Indah Eropa ISU 2022 di Tondiraba Ice Hall.

Untuk mengalihkan perhatiannya dari latihan, Kamila menggambar. “Ketika masih kecil, aku suka menggambar,” kenang Valiyeva dalam sebuah wawancara dengan TASS. “Dan aku cukup mahir. Tidak benar-benar persis dan benar, tetapi untuk anak berusia enam tahun, itu indah. Bukan sekadar orat-oret biasa, tetapi sedikit lebih baik.”

Dia juga bermimpi dapat mengendarai mobil. Karena usianya, peseluncur berusia 15 tahun itu belum bisa mendapatkan SIM di Rusia. Karena itu, dia sekarang bermain gokar. Selain itu, dia merawat anjing spitz-nya yang bernama Leva.

Terkait rencana masa depan sang juara, Kamila masih bercita-cita menjadi psikolog, sekaligus meraih medali emas lagi di Olimpiade.

Kamila Valieva dari Tim Komite Olimpiade Rusia (ROC) berseluncur selama program Seluncur Indah Bebas Beregu Putri pada hari ketiga Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 di Capital Indoor Stadium, 7 Februari 2022 di Beijing, Tiongkok.

“Ini adalah mimpi masa kecil, saya mungkin telah memberi tahu ibu saya sejak saya berusia tiga tahun, ‘Saya ingin menjadi juara Olimpiade!’ Dan sekarang itu menjadi kenyataan. Mulai sekarang, saya akan bekerja untuk mewujudkan impian saya yang lain,” kata Valieva.

Karena skandal doping, atlet Rusia tidak diizinkan untuk mewakili Rusia secara resmi dalam acara olahraga internasional. Karena itu, Rusia harus mencari cara lain.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Baca selanjutnya

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki