Pilot Pesawat An-28 Lakukan Pendaratan Darurat di Taiga Siberia, Seluruh Penumpang Selamat

Pesawat An-28

Pesawat An-28

Domain publik
Pesawat yang mengangkut 19 orang penumpang tersebut sempat menghilang dari pantauan radar.

Pilot pesawat An-28 yang sempat hilang dari radar pada Jumat (16/7), Anatoly Prytkov, berhasil menyelamatkan seluruh penumpang dengan melakukan pendaratan keras (hard landing) di sebuah taiga di Tomskaya oblast, Siberia.

Bersama kopilot Farukh Khasanov, Prytkov terpaksa mendaratkan pesawat karena mesin pesawat rusak. Seluruh penumpang telah dievakuasi dengan helikopter ke Tomsk, lapor saluran Telegram Baza.

Pesawat An-28 milik maskapai SILA (Siberian Light Aviation) lepas landas dari Kota Cedar menuju Tomsk. Sebelum lepas landas, penerbangan sempat tertunda sepuluh jam karena kondisi cuaca buruk. Namun, Aleksandr Genievsky, deputi pertama direktur maskapai SILA, meyakini bahwa pesawat dalam keadaan baik.

Di tengah perjalanan, pesawat yang mengangkut 19 orang penumpang tersebut menghilang dari pantauan radar. Setelah komunikasi dengan pesawat terputus, suar darurat padam. Artinya, pesawat itu melakukan pendaratan darurat atau jatuh. Setelah itu, layanan darurat kemudian meluncurkan operasi pencarian pesawat itu. Lokasi pesawat baru ditemukan pada pukul 14.36 waktu setempat dan seluruh penumpang selama.

Dalam sebuah wawancara dengan media Rusia, Pilot Kehormatan Rusia Yuri Sytnik mengatakan bahwa ada peluang 50:50 untuk mendaratkan An-28 di taiga di wilayah Tomsk. Sang ahli pun menekankan bahwa Prytkov “telah menjalankan tugasnya dengan sempurna”.

“Pendaratan (pesawat) itu luar biasa. Semua penumpang selamat, seluruh kru masih hidup — kita semua bersyukur. Pesawat apa pun akan sangat sulit mendarat di taiga. Kita perlu menemukan area terbuka atau rawa. Anda harus tetap tenang saat memutuskan untuk mendaratkan pesawat di luar lapangan terbang. Dia mengerti bahwa ada peluang 50:50 — mereka bisa kecelakaan atau semua orang akan selamat. Apa yang dilakukan sang pilot betul-betul hebat. Luar biasa!” kata Sytnik memuji tindakan Prytkov.

Insiden ini terjadi kurang dari dua minggu setelah pesawat An-26 yang membawa 28 orang, termasuk enam awak, jatuh di Timur Jauh Rusia. Malang, seluruh penumpang dan awak pesawat dikabarkan tewas.

Biro Desain Lavochkin tak hanya menciptakan pesawat tempur Soviet terbaik selama Perang Dunia II, tetapi juga pesawat ruang angkasa paling canggih.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki