Lima 'Stasiun Hantu' di Kereta Bawah Tanah Moskow

Aleksey Kudenko/Sputnik, Legion media, Russia beyond
Setelah selesai dibangun, stasiun-stasiun ini diubah fungsinya, tidak dibuka, atau memiliki masalah teknis. Inilah lima 'stasiun hantu' yang ada di jaringan transportasi bawah tanah Metro Moskow.

1. Pervomayskaya (beroperasi antara 1954—1961, berfungsi sebagai depo)

Peron Stasiun Pervomayskaya yang lama, dilihat dari pintu masuk.

Stasiun Pervomayskaya yang lama dibuka pada 1954. Itu merupakan stasiun terminus (stasiun akhir) timur di jalur Arbatsko-Pokrovskaya, stasiun pertama Metro Moskow yang dibangun di atas tanah, dan stasiun paling timur.

Orang-orang keluar dari kereta di peron Stasiun Pervomayskaya yang lama.

Namun, pada 1961, jalur Arbatsko-Pokrovskaya diperpanjang sehingga akan memiliki tambahan dua stasiun baru, yaitu Izmailovskaya dan Pervomayskaya yang baru.

Pintu masuk ke Stasiun Pervomayskaya yang lama.

Jadi, Pervomayskaya yang lama akahirnya ditutup dan diubah menjadi bagian dari depo kereta api. Anda bisa melihatnya saat bepergian di antara stasiun Partizanskaya ke Izmaylovskaya.

Aula Stasiun Pervomayskaya lama kini berfungsi sebagai depo kereta api Izmaylovo.

Di dalam depo, dinding asli stasiun yang dirancang dengan gaya 'Kekaisaran Stalinis' masih utuh. Aula bekas pintu masuk stasiun kini digunakan sebagai aula konferensi. Pintu masuk stasiun juga masih terlihat di belakang garasi.

Kondisi pintu masuk ke Stasiun Pervomayskaya yang lama saat ini.

2. Kaluzhskaya (beroperasi antara 1964—1974, berfungsi sebagai depo)

Pintu masuk Stasiun Kalauzhkaya yang lama.

Pada kurun 1964—1974, stasiun lama Kaluzhskaya adalah perhentian terminus selatan di jalur Kaluzhsko–Rizhskaya (Oranye), yang berada di atas tanah.

Penumpang berada di peron Stasiun Kaluzhkaya yang lama.

Ketika jalur tersebut diperpanjang ke selatan pada 1974, di dekatnya dibangun stasiun Kaluzhskaya yang baru, tetapi di bawah tanah (yang kini beroperasi). Ketika stasiun baru beroperasi, stasiun yang lama digunakan sebagai depo kereta api.

Stasiun Kaluzhkaya yang lama, yang kini berfungsi sebagai depo.

Bangunan depo kemudian diperluas ke arah timur. Salah satu bekas jalur kereta telah disingkirkan dan yang lainnya digunakan untuk menampung kereta pada malam hari.  Sementara, peronnya digunakan sebagai ruang penyimpanan.

3. Sovetskaya (dibangun sebelum 1934, berfungsi sebagai bungker)

Alun-alun Tverskaya di Moskow, yang di bawahnya terdapat Bungker Sovetskaya.

Pada awalnya, stasiun ini akan berlokasi di bawah Alun-alun Tverskaya, yang pada masa Soviet bernama Sovetskaya. Namun, pada 1934, pemerintah Soviet memutuskan untuk menjadikannya sebagai bungker pertahanan bawah tanah.

Banyak lembaga-lembaga penting berkantor di kawasan tersebut, termasuk kantor pemerintah kota Moskow (Mossovet) di Tverskaya Ulitsa 13 (kantor utama Walikota Moskow saat ini). Di seberang alun-alun berdiri institut Vladimir Lenin yang menyimpan arsip dengan kerahasiaan tingkat tinggi.

Kedua bangunan tersebut membutuhkan pintu keluar bawah tanah yang aman dan tempat perlindungan bom. Jadi, bungker Sovetskaya akan sangat berguna. Stasiun itu juga menampung markas bawah tanah sistem Pertahanan Sipil Moskow. Instalasi rahasia itu diyakini masih beroperasi penuh hingga hari ini.

Setelah keputusan untuk menjadikan Sovetskaya sebagai bungker, tidak ada ada stasiun metro di bentangan 2 kilometer antara stasiun Teatralnaya dan Mayakovskaya. Pada 1979, barulah Stasiun Tverskaya (saat itu, bernama Gorkovskaya) muncul.

4. Troitse-Lykovo (stasiun teknis, sejak 2008)

Peron Stasiun Troitse-Lykovo yang berukuran 26 meter dengan tangga ke pintu keluar.

Stasiun Troitse-Lykovo yang memiliki peron terpendek di Metro Moskow (hanya 26 meter) dimaksudkan untuk menjadi stasiun yang berfungsi penuh di bentangan antara Stasiun Krylatskoye dan Strogino dari jalur Arbatsko-Pokrovskaya. Saat ini, jarak antara kedua stasiun itu adalah yang terjauh di Metro Moskow — lebih dari 6 kilometer.

Awalnya, ruang untuk peron penumpang 200 meter telah dialokasikan di bawah tanah. Namun, selama pembangunan stasiun pada 2008, Desa Troitse-Lykovo (yang digunakan sebagai nama stasiun) diakui sebagai tengaran bersejarah sehingga pembangunan stasiun pun tidak dilanjutkan.

Peron kedua dari Stasiun Troitse-Lykovo.

Saat ini, stasiun Troitse-Lykovo hanya melayani fungsi teknis. Stasiun ini masih memiliki pintu keluar darurat di atas tanah.

5. Instalasi D (stasiun teknis, sejak 2008)

Peron Instalasi D.

Instalasi D merupakan salah satu perhentian teknis yang ada di jalur Arbatsko-Pokrovskaya. Sejak awal, instalasi ini tidak pernah dimaksudkan sebagai stasiun, melainkan pemberhentian darurat. Karena jarak antara Stasiun  Krylatskoye-Strogino lebih dari 6 kilometer, aturan keselamatan mengharuskan adanya pintu keluar darurat lain (selain Troitse-Lykovo) di  sepanjang jalur, untuk mengevakuasi penumpang dan awak kereta api jika terjadi situasi kritis.

Peron Instalasi D dengan pintu keluarnya.

Instalasi D memiliki dua peron melengkung sepanjang 40 meter dan pintu keluar tangga di atas tanah. Stasiun ini juga digunakan untuk pergantian sif awak kereta api.

Inilah tiga kereta api tempur paling berbahaya milik Rusia.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki