Mufti Moskow: Warga Muslim Berhak Putuskan Sendiri Keikutsertaannya dalam Program Vaksinasi

Moskva Agency
Para ulama terus mengingatkan jemaah pentingnya melakukan vaksinasi.

Seluruh umat Islam di ibu kota berhak memutuskan sendiri keikutsertaannya dalam program vaksinasi COVID-19, kata Imam Besar Masjid Agung Moskow sekaligus Mufti Moskow Ildar Alyautdinov.

“Kami paham bahwa pemerintah tengah berupaya menyelesaikan masalah pandemi dan vaksin adalah salah satu cara untuk mengurangi penyebaran kasus COVID-19. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh warga muslim supaya senantiasa menjaga kesehatan karena itu juga merupakan tanggung jawab tiap orang yang beriman. Pada Hari Kiamat nanti, tiap orang akan diminta pertanggungjawaban terhadap tubuhnya dan bagaimana ia memperlakukan dan menjaganya. Jadi, kami ingatkan kepada tiap muslim pentingnya melakukan vaksinasi. Meski begitu, tiap orang berhak memutuskan sendiri (keikutsertaannya), berdasarkan kesehatan mereka dan rekomendasi dokter,” kata sang mufti

Ia menambahkan bahwa protokol kesehatan telah diterapkan di seluruh masjid di ibu kota.

“Hingga saat ini, semua masjid di ibu kota telah menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan membersihkan tempat secara teratur. Selain itu, kami juga termasuk yang pertama menganalisis masalah vaksinasi dari sudut pandang Islam, khususnya, apakah komposisinya halal atau tidak. Administrasi Spiritual Muslim Rusia pun telah mengeluarkan fatwa terkait vaksinasi,” kata Alyautdinov.

Moskow mulai menawarkan suntikan COVID-19 kepada para pekerja migran. Inilah segala hal yang perlu Anda ketahui untuk mendapatkan vaksinasi di ibu kota Rusia.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki