Putin Anugerahi Megawati Penghargaan Bintang Persahabatan

Duta Besar Federasi Rusia Lyudmila Vorobieva menyerahkan penghargaan Bintang Persahabatan kepada Megawati Soekarnoputri.

Duta Besar Federasi Rusia Lyudmila Vorobieva menyerahkan penghargaan Bintang Persahabatan kepada Megawati Soekarnoputri.

Kedutaan Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia
Megawati adalah warga negara Indonesia pertama yang dianugerahi Bintang Persahabatan ini.

Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin menganugerahkan penghargaan Bintang Persahabatan kepada Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri. Diwakili Duta Besar Federasi Rusia Lyudmila Vorobieva, penghargaan tersebut diberikan kepada Megawati di kediamannya, Rabu (2/6).

Dalam sambutannya, Vorobieva mengatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan atas sumbangsih Megawati dalam memperkokoh kerja sama antara Rusia dan Indonesia. “Pemberian penghargaan ini juga berkaitan dengan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik (Rusia dan Indonesia) yang dirayakan pada 2020,” kata Dubes Rusia.

Penghargaan itu seharusnya diberikan langsung oleh Presiden Putin di Moskow tahun lalu. Namun akibat pandemi COVID-19, Putin mengutus dubes Rusia untuk menyerahkannya di Indonesia kepada Megawati. Bagaimanapun, Megawati adalah warga negara Indonesia pertama yang dianugerahi Bintang Persahabatan ini.

“Hubungan antara kedua negara kita selalu dititikberatkan pada rasa persahabatan, penhormatan, dan kepercayaan. Hal-hal inilah yang diusung Presiden Soekarno dalam dasar kerja sama bilateral antara kedua negara,” kata Vorobieva seraya menekankan bahwa penyerahan penghargaan ini sekaligus menandai hari ulang tahun Soekarno yang ke-120 pada 6 Juni mendatang. Dubes Rusia juga menggarisbawahi bahwa kunjungan Megawati ke Rusia pada 2003 dan penandatanganan Deklarasi Kerangka Kerja Sama Hubungan Persahabatan dan Kemitraan antara Federasi Rusia dan Republik Indonesia pada Abad ke-21 membuka bab baru dalam pengembangan hubungan kedua negara.

Pada gilirannya, Megawati mengaku amat bahagia dan merasa terhormat atas penghargaan tersebut. “Sungguh sebuah hari yang membahagiakan, saya mendapat kehormatan ini karena, maaf, saya teringat kepada ayah saya. Saya sangat mengerti bahwa beliau yang mulai merintis hubungan persahabatan antara Rusia dengan Indonesia,” kata Megawati penuh haru.

Megawati mengenang, ia ikut menjemput Ketua Presidium Tertinggi Uni Soviet Kliment Voroshilov saat berkunjung ke Indonesia. Menurutnya, itulah titik awal hubungan persahabatan Indonesia dan Rusia. “Saya juga melihat dokumentasi bagaimana ayah saya, Presiden Soekarno, ketika ke Rusia diterima dengan sangat hangat,” katanya menambahkan.

Secara pribadi, Megawati pun mengaku dirinya sangat diterima ketika berkunjung langsung ke Rusia dan berkenalan dengan Presiden Putin. “Menurut saya, saya dan beliau (Putin) mempunyai ikatan pribadi,” kata Megawati.

“Banyak hal yang telah kami lakukan dengan membuat hubungan bilateral kita makin erat. Saya merasa sangat terhormat dan tak akan lupa karena waktu itu saya diberikan kesempatan oleh Presiden Putin untuk membeli alutsista dari Rusia untuk Indonesia,” kata Megawati, “sekali lagi atas nama keluarga dan rakyat Indonesia, saya mengucapkan beribu terima kasih atas bintang kehormatan ini.”

Di tengah Perang Dingin, Indonesia muncul sebagai “Macan Asia”. Karisma Presiden Sukarno berhasil mengalihkan perhatian dunia. Bagaimana presiden pertama Indonesia berhasil merebut hati Uni Soviet?

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki