Bagaimana Putin Menjaga Dirinya Tetap Bugar?

Presiden Rusia Vladimir Putin ketika tengah berlibur di taiga Siberia, Rusia, 7 Oktober 2019.

Presiden Rusia Vladimir Putin ketika tengah berlibur di taiga Siberia, Rusia, 7 Oktober 2019.

Reuters
Menerapkan diet ketat, minum teh madu, dan terapi mandi air dingin adalah beberapa rutinitas yang Putin lakukan agar tetap sehat.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengenakan judogi (seragam judo) dengan sabuk hitam dan berlari-lari kecil di sekitar dojo. Ia mengangkat lututnya tinggi-tinggi, sementara puluhan judoka muda menyaksikannya dengan antusias. Setelah itu, sang presiden mulai membanting satu per satu judoka muda ke lantai.

Peristiwa itu terjadi pada 14 Februari 2019 di gelanggang olahraga Yug-Sport di Sochi, Rusia. Presiden Putin adalah pencinta olahraga, kata juru bicaranya, Dmitry Peskov. Menurutnya, sang presiden biasa menghabiskan satu setengah jam di pusat kebugaran hampir tiap hari.

“Dia berenang satu kilometer tiap hari, kecuali ketika harus melakukan perjalanan resmi. Dia juga suka hoki dan olahraga lainnya, seperti gulat,” kata Peskov kepada surat kabar Argumenty i Fakty pada awal 2019.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi pusat ski dan biathlon lintas alam Laura di resor Krasnaya Polyana, tak jauh dari Sochi, 3 Januari 2014.

Aktivitas kebugaran Putin pernah didokumentasikan pada 2015 di Sochi. Saat itu, sang presiden dan mantan Perdana Menteri Dmitry Medvedev mencoba berbagai mesin pembentuk otot di sebuah gym. Setelah itu, keduanya menyantap barbeku yang lezat.

Selain itu, menurut situs Kremlin, Putin juga menyukai olahraga berkuda, ski, dan arung jeram.

Pada Februari 2020, sebelum pandemi COVID-19 di Rusia, Putin sendiri bilang bahwa kunci supaya tetap bugar adalah dengan bergerak.

Presiden Rusia Vladimir Putin menendang bola saat pertandingan persahabatan antara dua tim anak-anak dan jagoan-jagoan FIFA di Taman Sepak Bola, Lapangan Merah, selama Piala Dunia 2018 di Moskow, Rusia, Kamis, 28 Juni 2018.

“Saya percaya bahwa Anda perlu makan lebih sedikit dan bergerak lebih banyak. Semuanya akan baik-baik saja jika (porsi makan) tidak berlebihan, sementara tidak semuanya dibatasi,” kata sang presiden.

Terapi Mandi dan Pijat

“Ritual” harian lainnya yang dilakukan presiden adalah terapi mandi yang sempat Putin singgung pada akhir Maret lalu.

“Saya melakukan ini tiap hari (terapi mandi). Kalau tidak ada pemandian (terapi) di dekat sini, saya mandi air dingin/panas. Omong-omong, saya sangat merekomendasikannya. Ini prosedur yang sangat sederhana, tetapi, menurut saya, efektif. Baik untuk sistem kekebalan tubuh,” kata Putin kepada stasiun TV Rossiya 1.

Vladimir Putin berenang di sebuah danau di daerah Tuva, Siberia selatan, 3 Agustus 2009.

Dia menekankan bahwa terapi semacam itu sama sekali tidak rumit. “Nyalakan dan matikan, air panas dan dingin.”

Pada 2013, Sergei Mironov, seorang ahli bedah umum dan dokter kehormatan Rusia, mengatakan bahwa sang presiden lebih memilih pengobatan tradisional untuk mengobati pilek.

Vladimir Putin bermain bulu tangkis bersama Dmitry Medvedev selama liburan di resor Bocharov Ruchei di pesisir Laut Hitam, Sochi, 14 Agustus 2009.

“Vladimir Vladimirovich (Putin) agak skeptis minum obat meskipun itu hanya pil untuk flu. Dia lebih suka pengobatan tradisional, teh dengan madu, mandi, dan pijat,” jelas Mironov.

Nutrisi yang Tepat

Pada tengah malam lewat 20 menit, Putin, bersama seorang koresponden dari stasiun TV Rusia NTV, menikmati semangkuk bubur dan keju cottage. Di atas meja, ada pula segelas telur puyuh mentah. Putin mengatakan bahwa tiap pagi dia mandi, mengerjakan beberapa pekerjaan, menandatangani dokumen penting, lalu pergi ke gym dan dapur.

Presiden Rusia Vladimir Putin beristirahat di sela-sela pertandingan persahabatan Liga Hoki Malam di sebuah gelanggang es di Lapangan Merah, 25 Desember 2019.

Pada 2012, misalnya, sang presiden menunjukkan kepada seluruh negeri apa yang dia makan untuk sarapan. Ia membuka lemari esnya di depan para wartawan. Di dalamnya, kami melihat susu, kefir, sekotak jus, dan saus tomat.

Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah) dan Perdana Menteri Dmitry Medvedev (kiri) menyantap makanan setelah berkeliling Danau Ilmen di Novgorod, Rusia, 10 September 2016.

Putin menggambarkan dirinya sebagai orang yang suka makanan sederhana dan tak terlalu peduli dengan makanan manis, kecuali es krim. Ketika melakukan kunjungan ke suatu daerah atau negara, Putin tak jarang mencicipi masakan lokal.

“Saya tidak punya preferensi khusus. Saya suka sayuran: tomat, mentimun, dan selada. Pagi hari: bubur, keju cottage, dan madu. Jika ada pilihan antara daging dan ikan, saya lebih suka ikan. Kalau daging, saya suka daging domba. Teh hijau sudah menjadi minuman pokok sejak lama,” kata Putin pada 2019 dalam situs saluran TV Tsargrad.

Presiden Rusia Vladimir Putin saat mengunjungi pameran MAKS 2019 International Aerospace Salon, 27 Agustus 2019.

Meski begitu, tentu saja, semua yang ada di meja Putin diuji secara menyeluruh sebelumnya di lab dan hidangan disiapkan baik di dapur khusus Dinas Perlindungan Federal atau di hadapan inspektur kebersihan, ungkap Igor Bukharov, mantan direktur jenderal pabrik makanan Kremlevsky dan presiden Asosiasi Pemilik Restoran dan Hotel Rusia, dalam sebuah wawancara dengan RIA Novosti pada Mei 2020.

“Anek produk (makanan) dilengkapi sertifikat, tetapi seluruh pasokan dikirim ke lab Layanan Perlindungan Federal untuk pengujian. Kadang-kadang, ada yang ditolak, dan itu harus segera diganti,” kata Bukharov.

Udara Bersih dan Disinfeksi

Pada 2016, awak media melihat sebuah iradiator udara Dezar-7 buatan Rusia dalam foto pertemuan antara Putin dan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu. Di dalam perangkat tersebut terdapat lampu ultraviolet yang dirancang untuk membunuh bakteri, virus, jamur, dan mikroorganisme lainnya di kantor presiden di Kremlin. Setelah gambar itu dipublikasikan, penjualan Dezar-7 melonjak. Pada 2020, sekolah-sekolah di Moskow membeli perangkat yang sama untuk melawan COVID-19.

Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov selama pertemuan di Kremlin, 16 Maret 2016.

Udara bersih juga menjadi perhatian Putin ketika virus corona melanda tahun lalu. Pada Juni 2020, sebuah “terowongan disinfeksi” khusus muncul di kediaman presiden di Novo-Ogaryovo.

Semua karyawan yang bekerja di sana harus berjalan melalui terowongan yang menyemprotkan larutan disinfektan ketika hendak memasuki tempat kerja. Olga Izranova, kepala Motor Technologies, sebuah perusahaan asal Penza, Rusia, yang mengembangkan perangkat tersebut, menyarankan untuk menutup mata dan tidak bernapas saat berada di dalam terowongan.

“Namun, kalaupun Anda menghirup atau membuka mata, selaput lendir tidak akan teriritasi dan tidak ada risiko kesehatan, apalagi merusak pakaian atau kacamata. Ini bukan uap air, melainkan kabut,” kata Izranova.

Program Vaksinasi

Demi mendukung dan memperkuat sistem kekebalannya, Putin mendapatkan berbagai macam vaksinasi sepanjang tahun, termasuk vaksin influenza dan pneumokokus, kata Dmitry Peskov pada Februari 2021.

“Presiden sangat sehat. Vaksinasi hanya untuk menjaga kesehatannya yang prima,” jelas Peskov.

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri sesi latihan judo di gelanggang olahraga  Yug-Sport di resor Laut Hitam Sochi, Rusia, 14 Februari 2019.

Sementara itu, Presiden Putin juga telah menerima vaksin COVID-19 pada 23 Maret 2021. Ia mengaku sempat merasa kurang nyaman setelah disuntik, tetapi kondisinya segera kembali normal.

“Selama lima jam pertama tidak ada masalah, lalu saya angkat lengan kiri yang disuntik, tidak sakit, tidak, hanya tidak nyaman ... untuk berjaga-jaga, saya meletakkan termometer di meja samping tempat tidur sebelum tidur. Saat saya bangun keesokan paginya, rasanya masih sedikit sakit. Saya mengukur suhu tubuh saya, sangat normal,” kata sang presiden dengan nada optimis.

Selanjutnya, kami sajikan sejumlah petikan pernyataan Presiden Rusia yang paling berkesan dan menghebohkan selama lima tahun terakhir kepemimpinannya.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki