Merdeka Pascakarantina

Russia Beyond/Panca Syurkani
Masa swakarantina pandemi virus corona (COVID-19) di Moskow telah berakhir pada 9 Juni. Warga Moskow kini bisa menikmati kemerdekaan untuk beraktivitas di luar.

Setelah terkurung dua bulan lebih, warga Moskow langsung berhamburan keluar rumah pada hari pertama pencabutan swakarantina di ibu kota Rusia, Selasa (9/6). Salah satu lokasi yang ramai dikunjungi warga adalah Taman Gorky.

Warga tumpah ruah di setiap penjuru taman. Ada yang bermain dengan anak-anak, bermeditasi, berjemur, berolahraga, atau sekedar menikmati suasana. Kegembiraan tampak jelas pada raut wajah mereka. Jelas saja, karena mereka telah menjadi "tahanan rumah" sejak pemerintah Moskow memberlakukan swakarantina pada 30 Maret.

"Kami sangat senang akhirnya swakarantinya berakhir dan bisa kembali berjalan-jalan di luar. Lebih dari dua bulan kami tinggal di rumah dan tidak kemana-mana. Kini, kami tidak perlu takut lagi dan bisa dengan tenang menikmati musim panas dengan tidak diam di rumah. Kami bersyukur semua sudah berakhir dan bisa kembali kepada kehidupan normal," ujar Lolita dan Alina kepada Russia Beyond.

Memang benar, selama swakarantina warga tetap bisa keluar rumah dengan surat izin bepergian. Taman dan mal juga sudah dibuka mulai 1 Juni. Akan tetapi, gerak mereka masih tetap dibatasi. Kini, warga Moskow telah merdeka untuk beraktivitas di luar, meski banyak dari mereka yang tidak mengindahkan kewajiban penggunaan sarung tangan dan masker.

Lokasi lain yang diserbu warga adalah kawasan Lapangan Merah. Meski demikian, keramaian salah satu lokasi paling populer di Rusia itu masih kalau jauh dengan Taman Gorky. Salah satu alasannya mungkin karena kawasan itu sedang ditutup untuk mempersiapkan peringatan Hari Rusia yang akan berlangung pada 12 Juni mendatang.

Seperti kota besar lainnya, Moskow memiliki aturannya sendiri. Namun, Anda tidak akan menemukannya di buku panduan mana pun. Inilah aturan-aturan tak tertulis di ibu kota Rusia.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki