Sembilan Taman Bermain Menyeramkan di Rusia

PageD0WN/Pikabu; Jevetta/Pikabu
Ketika Anda berharap menemukan tokoh kartun favorit Anda di taman bermain, tetapi malah mendapatkan tiruannya yang menyeramkan dengan tatapan kosongnya yang menghantui Anda hingga dewasa ....

1. Taman bermain anak-anak di Omsk, Siberia, ini sekilas terlihat seperti lokasi syuting film “Stalker” (2017) arahan sutradara Andrey Tarkovsky.

2. Selamat datang di tempat parkir khusus mimpi buruk anak-anak di Barnaul, Siberia.

3. Patung ini “menangis darah”! Apa yang mungkin merasuki pikiran seseorang hingga membuat “kreasi” semacam ini?

4. Yakutsk — lagi-lagi, Siberia. Orang-orang Rusia dari daerah ini sangat tangguh.

5. Monster ini disebut Gromozeka. Sebenarnya, ini semacam android dari negeri dongeng yang fantastis. Meski begitu, Anda tak perlu meminta maaf bila tidak mendapatkan kesan semacam itu ketika pertama kali melihatnya.

6. Ladang kosong tak berujung yang terlihat pada latar belakang taman bermain di pinggiran kota Barnaul ini memberikan kesan indah sekaligus menyedihkan. Pemandangan ini mungkin membuat Anda memikirkan asa yang terlupakan dan, pada saat yang sama, awal yang baru.

7. Ini sebuah taman bermain di Magnitogorsk, Pegunungan Ural. Sebetulnya, patung-patung ini meniru sejumlah tokoh dongeng rakyat Rusia …. Masalahnya, kami kekurangan teknologi forensik untuk menentukan dongeng mana yang dimaksud.

8. Taman anak-anak di Murmansk, Rusia utara, ini dijuluki “Negeri Dongeng”. Tak ada yang bilang bahwa dongeng itu memiliki akhir yang bahagia ... Lagi pula, siapa yang memberi tahu Anda bahwa “dongeng” harus selalu berakhir gembira?

9. Taman bermain “terendam” di Saratov (Rusia tengah) — tidak, taman ini tidak direncanakan tergenang begini.

Tahukah Anda, membiarkan anak-anak tidur di luar pada musim dingin bukanlah sesuatu yang aneh pada masa Soviet? Kita bahkan bisa menemukan lusinan foto yang menunjukkan anak-anak tidur di luar, baik pada musim dingin maupun musim panas.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki