Delapan Kiat Sukses Bernegosiasi dengan Orang Rusia

Getty Images
Beberapa orang mengatakan bahwa membuat kesepakatan dengan orang Rusia itu mudah dan menyenangkan, tetapi yang lain menggambarkannya sebagai 'neraka di bumi'. Apa pun opininya, kami mengumpulkan kiat-kiat bermanfaat yang mungkin berguna bagi Anda yang akan bernegosiasi dengan orang Rusia.

1. Kukuh. Terkadang ini berhasil.

Di Rusia, orang terbiasa dengan tawar-menawar. Kabar buruknya adalah mereka cukup pandai dalam hal itu, bahkan Anda mungkin tak akan menyadari mana gertakan dan mana 'tawaran terakhir': "Orang-orang Rusia selalu berusaha menurunkan harga sebanyak yang mereka bisa. Sering kali mereka langsung pergi! Dan Anda harus menerima tawaran mereka," kata Ilona Mizova, konsultan bisnis dari Italia.

Tentu saja, Anda harus mencoba tawar-menawar. "Saya mencoba tawar-menawar dengan beberapa orang Rusia saat membeli gadget dan perangkat dan setengahnya ditertawakan. Jadi saya terus menawar sampai menemukan yang bersedia menurunkan harga atau memberi penawaran lebih baik. Seperti yang orang bilang, 'Anda lengah, Anda kalah'," kata Hugh McEnaney, yang telah tinggal di Rusia selama 10 tahun.

2. Jangan buang waktu dengan berbasa-basi

Orang-orang Rusia selalu buru-buru, sehingga begitu tak mencapai kesepakatan mereka akan pergi. Setidaknya, ini menurut orang asing.

Beberapa orang Rusia sudah mulai menguasai seni berbasa-basi, tetapi kebanyakan tak mengerti. "Orang-orang Rusia sering menganggap hal ini sebagai basa-basi sebagai pembuangan waktu. Kami ingin langsung ke intinya," kata Alexander Antonov, seorang pengusaha.

Jadi, saran kami tak perlu melakukannya, karena mereka tidak suka. Langsung ke inti pembicaraan lebih baik: tanyakan langsung apa yang mereka inginkan, kapan mereka membutuhkannya, dan berapa uang yang mereka sedia keluarkan

3. Tuliskan semuanya di kertas

Orang Rusia luar biasa skeptis. Pertama, mereka tak mempercayai apa pun yang tak tercatat di atas kertas dan ditanda tangani. "Bahkan ada pepatah mengatakan: bicara itu mudah. Artinya, perjanjian lisan tanpa catatan tertulis bukan sesuatu yang sahih," jelas Lucky Lee, pengusaha Korea dan bloger.

Kedua, orang Rusia biasannya takut ditipu dan sangat berhati-hati. "Itulah mengapa mereka memeriksa ulang setiap hal kecil belasan kali. Ini bisa sangat menyebalkan," kata Ilona.

Jangan biarkan hal ini membuatmu gugup. Biarkan mereka memeriksa kembali segalanya demi ketenangan pikiran.

4. Jika menghilang, jangan mencari mereka

Terlepas dari kenyataan bahwa rata-rata orang Rusia cenderung 'tumpul' dan terbiasa mengutarakan pikiran mereka, mereka tak pandai mengatakan tidak. Itulah sebabnya 'menghilang' adalah strategi tipikal mereka. Jika sebelumnya kalian menyetujui sesuatu (secara lisan) dan kemudian rekan Rusia Anda berubah pikiran, mereka biasanya tak akan memberi tahu secara langsung. Kemungkinan besar, mereka hanya akan tak menjawab panggilan dan pesan Anda. Kasar? Mungkin. Tetapi seorang Rusia percaya bahwa ini lebih baik daripada mengatakan TIDAK langsung ke muka Anda.

5. Jangan terkecoh oleh kemewahan dan status

Untuk orang Rusia, status adalah segalanya, dan ini masih digunakan sebagai upaya untuk membuat terkesan. Namun, bisa saja di balik itu tak ada apa pun, bahkan sebenarnya hanyalah kegagalan.

"Kami diundang oleh sebuah perusahaan di Moskow (dianggap sebagai kelompok bisnis paling bergengsi). Hal pertama yang kami dapatkan adalah tak ada tanda perusahaan di panel interkom. Kemudian kami tidak bisa masuk - manajer sedang pergi makan siang keluar dan tak ada yang menjawab di pintu. Itu adalah kantor kelas A, dan mereka ingin mendapatkan investasi 50 juta dolar AS," kata pemodal Yevgeny Gusev. Ia mengatakan bahwa perusahaan itu berada di posisi terdepan di industrinya, dan di papan tulis di belakang punggung Gusev ada rencana bisnis untuk peluncuran perusahaan - tampaknya mereka lupa menghapusnya.

Jadi, pelajarannya: periksa semuanya sebelum Anda menjawab ya.

6. Jangan berpikir bahwa dengan bertemu Anda sukses membuat perjanjian. Ini baru permulaan.

Kalian sudah mengadakan percakapan di telepon beberapa kali, dan kalian tampaknya sepakat akan segalanya. Anda setuju apa yang harus dilakukan, bagaimana, dan kapan. Sekarang saatnya pertemuan tatap muka. Anda kira semuanya sudah disepakati.

Tidak juga! Orang Rusia butuh waktu yang sangat lama untuk memulai. Bahkan jika semuanya telah dibicarakan belasan kali, semuanya masih bisa berubah begitu saja. Pertemuan tatap muka dianggap sebagai wadah untuk berdebat dan mencari solusi. Jadi bersiaplah mengekspresikan ketidaksetujuan dengan sopan.

Sisi baiknya, setelah pertemuan semuanya akan mengalir cukup cepat.

7. Jangan membuat orang Rusia mengakui kesalahan mereka

"Saya mengirim karyawan saya ke program pelatihan sehingga mereka membuat lebih sedikit kesalahan. Namun, sering kali itu tak mengarah ke pengembangan pribadi tetapi ke pemecatan dan demotivasi," kata Lee.

Entah apa memang kegagalan dan kritik mengecewakan orang Rusia, atau mendorong mereka untuk protes dan mengambil langkah. Hal terburuk yang dapat Anda lakukan adalah secara terbuka mengatakan: "Ide/proposal/apa pun yang Anda berikan itu buruk." Lebih baik mengatakan: "Saya suka ide Anda, itu brilian. Tapi mari kita pertimbangkan..."

8. Traktir makan

Kedengarannya basi, tapi kiat ini masih berfungsi dengan baik. "Jangan membuat orang Rusia lapar. Setelah makan siang atau makan malam yang lezat dengan sebotol anggur, negosiasi menjadi lebih baik," kata Ilona.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki