Enam Jenis Tetangga yang Mungkin Anda Temui di Apartemen-Apartemen Rusia

Natalya Nosova
Bertetangga dengan nenek-nenek mantan agen KGB, mak comblang, penggila pesta, dan polisi rumahan dapat mewarnai hidup Anda atau sebaliknya — membuat Anda sakit kepala.

‘Sahabat Karib’

“Dia tak mau pergi! Dia hanya menempel di pemanas dapur saya, sementara istrinya sudah menggoyang-goyangkan kakinya dan berusaha membawanya pulang,” kata Evgeniya Smolova mengingat kejadian yang tak akan pernah ia lupakan.

Smolova mengundang tetangga apartemennya untuk pertemuan kecil-kecilan. Pada mulanya, semuanya baik-baik saja — mereka makan dan minum secukupnya. Namun, mereka tak berpamitan dan terus bertandang, sementara waktu kian larut. Betul-betul larut ....

“Mereka tak akan pulang,” ujar Smolova. “Saya mulai mencuci piring, suami saya pergi tidur, tetapi mereka terus duduk di meja. Akhirnya, si istri mengajak pulang, tetapi suaminya justru mengabaikannya. Dia malah menempel ke pemanas dapur dengan kedua tangannya dan tak melepaskannya, tak peduli apa yang istrinya lakukan!”

Semua orang di Rusia memiliki tetangga yang bertingkah seolah-olah Anda adalah sahabat terbaiknya. Ingat, dia benar-benar menganggap Anda sahabat karib. Artinya, dia akan sangat kecewa dan terluka jika Anda melarangnya berkunjung untuk obrolan panjang yang penuh perasaan.

Untuk menghindari bertemu tetangga semacam ini, berhentilah tersenyum dan bersikap ramah, jangan pernah berbicara pada siapa pun, dan hindari bertemu orang-orang di gedung apartemen Anda.

Bubushka ‘KGB’

Mereka duduk selama berjam-jam di bangku-bangku di depan bangunan apartemen Anda, mengunyah biji bunga matahari, dan membicarakan setiap orang yang lewat. Kalau Anda mengira bahwa tak ada hal lain yang bisa mereka lakukan, Anda salah besar. Seorang tetangga babushka (berarti ‘nenek’ dalam bahasa Rusia) tahu segalanya tentang Anda, sementara ia akan tetap bersikap misterius.

“Tetangga saya, seorang perempuan tua, tidak akan membuka kotak suratnya sampai saya memasuki lift. Dia menunggu, diam menghadap kotak surat, memunggungi saya, dan tidak bergerak. Saya juga tidak. Kami menunggu sampai lift tiba. Saya memasuki lift dan baru kemudian dia mengambil kunci dan membuka kotak suratnya. Dia melakukan ini supaya saya tidak mengetahui nomor apartemennya — saya tidak punya penjelasan lain,” kata Dmitry Ivanets yang memiliki pengalaman tinggal di sebelah “mata-mata” pensiunan.

Mereka juga menuntut rasa hormat. “Seorang babushka tinggal di bawah (apartemen) saya, dan dia akan memukulkan tongkatnya jika kami membuat kegaduhan. Bukan hanya soal musik yang terlalu keras, dia bisa saja memukul-mukul tongkatnya (karena terganggu), padahal Anda tengah menikmati secangkir teh dan obrolan yang tenang pada pukul 19.00,” kata Sean Walsh yang baru saja pindah ke Moskow dari Irlandia.

Untuk menghindari menjadi target rasa keingintahuannya, kami merekomendasikan beberapa tindakan pencegahan: jangan pernah menyebutkan bahwa Anda bekerja di bidang teknologi informasi (sopir bus, misalnya, adalah jenis pekerjaan yang lebih disukai), hindari pakaian mencolok, menikah dan memiliki tiga anak. Singkatnya, bersikap tenang dan jangan terlalu menarik perhatian.

Tukang Renovasi

Jenis yang satu ini sangat umum sehingga dia sering menjadi meme di internet. Dia adalah gambaran umum kekesalan orang-orang Rusia terhadap tetangga menyebalkan yang tinggal di sebelah rumah.

Dia memaku, mengetok palu, memindahkan perabotan, dan bertengkar dengan istrinya. Anjing-anjingnya menggonggong, sementara anak-anaknya menangis. Gaya hidup yang menjengkelkan ini cenderung sangat tidak masuk akal. “Saya memiliki tetangga yang sangat berisik. Dia tidak pernah berhenti membuat perbaikan di apartemennya, tapi itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan dengkurannya. Ketika dia selesai mengetok palu, dia pergi tidur dan mulai mendengkur keras. Saya tidak bisa tidur dan harus mengenakan penutup telinga,” kata Alexey Markov dari Moskow.

Untuk menghindari penyiksaan semacam ini, pindahlah ke apartemen tua yang kurang terawat, yang kebanyakan penghuninya tak punya cukup uang untuk melakukan renovasi besar-besaran. Namun, kemungkinan bertetangga dengan babushka KGB lebih besar jika Anda pindah ke apartemen semacam ini.

Mak Comblang

“Apakah kamu sudah menikah? Belum? Itu sangat aneh, kamu sangat cantik! Kapan kita akan merayakan pernikahanmu, Sayang?” Ini adalah tipikal obrolan pembuka yang mungkin Anda dengar dari tetangga tipe mak comblang. Mereka pada dasarnya sangat baik dan sopan, dan Anda tak punya alasan untuk menegur “perhatian” kecil mereka yang sering kali tidak menyenangkan tanpa terkesan kasar.

“Tetangga semacam ini sangat menjengkelkan. ‘Sudah menikah? Sudah waktunya …,’ kata-kata ini sangat mengerikan didengar seorang perempuan muda,” kata Larisa Kuznetsova dari Moskow.

Untuk menghindari perhatian mak comblang, tangkislah pertanyaan-pertanyaan tak menyenangkannya itu dengan memberikan sejumlah pertanyaan terlebih dahulu sambil memberikan pujian. Jangan berhenti memujinya. Kalau tidak, dia akan mulai menanyakan hal-hal pribadi.

Penggila Pesta

“Ketika tetangga saya pergi ke dacha (semacam vila) dari Jumat hingga Senin, putra mereka berpesta pora! Dia mengundang banyak orang. Mereka berteriak dan menyanyikan lagu-lagu rap dengan mikrofon,” kata Olga Popova dari Moskow.

Anehnya, para penggila pesta biasanya adalah remaja-remaja kalem yang malu bersosialisasi dengan tetangga mereka. Mereka menghindari kontak mata dan menggumamkan “zdrastvooytye” (berarti ‘halo’ dalam bahasa Rusia) pelan-pelan.

“Ketika saya berpapasan dengannya di dalam lift, dia tampak tampak lugu, mengucapkan ‘Zdrastvooytye,’ dan tersenyum,” kata Popova.

Polisi Rumahan

Tetangga jenis ini mempermasalahkan segala hal, mulai dari mobil-mobil yang diparkir dekat dengan gedung, anjing-anjing liar, naiknya harga kebutuhan pokok, hingga anak-anak muda nakal yang berkeliaran. Sebagian besar orang Rusia lebih suka menderita dalam keheningan, tetapi tipe yang satu ini tak akan ragu-ragu mengambil sikap. Mereka dengan giat memerangi ketidakadilan, tetapi di sisi lain menjadi sumber sakit kepala bagi tetangga-tetangganya.

“Pada hari pertama saya di Moskow, tetangga saya mengetuk pintu rumah saya. Saya kira dia akan menyambut saya dan memberi saya kue, tetapi sebaliknya dia hanya berkata, ‘Saya tidak mempercayai Anda anak muda. Jangan sampai saya mendengar keributan apa pun,’ dan kemudian pergi. Saya tidak pernah melihatnya lagi,” kata Walsh. Inilah yang dilakukan seorang polisi rumahan pada seseorang yang baru pindah: memberi peringatan.

Apa yang bisa BENAR-BENAR Anda harapkan saat menyewa sebuah kamar di apartemen milik seorang babushka? Supaya Anda tak telanjur kecewa, kenalilah ciri-ciri babushka modern yang tak banyak orang ketahui ini.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

More
Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki