Potret Menggemaskan Bayi-Bayi Binatang Liar yang Bisa Sangat Berbahaya Ketika Dewasa

Dokter hewan Vasilina Tataurova memberi makan Sherkhan, seekor anak harimau Siberia berusia dua bulan, di rumahnya di desa Shkotovo. Sherkhan lahir pada September 2016 dari pasangan harimau Siberia Amur dan Ussuri di Taman Safari Primorye.

Dokter hewan Vasilina Tataurova memberi makan Sherkhan, seekor anak harimau Siberia berusia dua bulan, di rumahnya di desa Shkotovo. Sherkhan lahir pada September 2016 dari pasangan harimau Siberia Amur dan Ussuri di Taman Safari Primorye.

Yuri Smityuk/TASS
Bayi beruang memang menggemaskan, tetapi maukah Anda memeluknya ketika ia tumbuh dewasa? Bagaimana kalau bergulat dengan harimau Siberia? Saat masih bayi, hewan-hewan ini memang menggemaskan. Namun begitu dewasa, mereka akan sangat berbahaya.

1. Berang-Berang

Cerdik, licin, dan imut — siapa pun bisa terpikat dengan pesona berang-berang, terutama karena mereka cukup ramah. Mereka mencicit, bersiul, dan mendesis saat bermain di air. Namun jangan tertipu, mereka bisa menjadi agresif dan bahkan mampu menakut-nakuti buaya (tentu bukan di Rusia).

2. Marten

Sekilas, mamalia hutan ini mungkin tampak tidak berbahaya, tetapi jangan terlalu yakin. Marten tak akan ragu untuk menyerang demi mempertahankan wilayah dan bayinya. Taring dan cakarnya yang tajam dapat mencederai Anda. Binatang mungil itu juga bisa membawa rabies. Jadi, jangan terlalu dekat.

3. Rubah

Banyak orang berpikir bahwa rubah adalah hewan yang menggemaskan. Sayangnya, hewan ini justru bisa membawa banyak penyakit, termasuk rabies, dan diketahui telah menginfeksi hewan-hewan lain dan bahkan manusia. Hewan yang sakit dapat berperilaku agresif dan menyerang manusia.

4. Rubah Arktik

Predator berbulu putih ini hidup di Rusia Utara. Bulunya yang tebal membantu rubah Arktik bertahan dari cuaca yang sangat dingin di padang tundra. Dalam cuaca seperti ini, kita mungkin tak mau keluar rumah, tetapi rubah Arktik tak peduli. Bulu mereka hanya memutih pada musim dingin. Sementara pada musim panas, bulu mereka berubah menjadi kecokelatan.

5. Serigala

Serigala kebanyakan hidup di hutan dan biasanya hanya menyerang untuk bertahan atau berburu. Mereka memangsa babi hutan dan elk. Jika jumlah mereka terlalu banyak dalam suatu kawanan dan makanan langka, mereka akan memburu manusia.

6. Beruang Cokelat

Sebenarnya, beruang cokelat cukup kalem. Namun setelah hibernasi (tidur panjang) musim dingin, beruang bisa menjadi sangat agresif ketika mencari makanan. Jangan berkeliaran terlalu jauh ke dalam hutan.

7. Beruang Kutub

Beruang kutub sudah menyerang manusia sejak zaman dahulu. Seiring menyusutnya habitat dan tempat perburuan mereka akibat meningkatnya suhu, beruang kutub terpaksa berjalan lebih jauh untuk menemukan makanan sehingga tak jarang mendekati permukiman penduduk. Mereka biasa terlihat di utara Chukotka, Kepualauan Barents, dan Laut Kara.

8. Harimau Siberia

Harimau Siberia adalah salah satu predator terbesar dan paling berbahaya di Rusia. Harimau lebih suka menghindari manusia dan jarang memasuki wilayah permukiman penduduk. Harimau Siberia masuk dalam daftar hewan yang terancam punah. Namun, upaya pelestarian telah memperkuat jumlah mereka di cagar alam Timur Jauh.

9. Macan Tutul Siberia

Kucing besar ini sangat langka. Jumlahnya kini hanya tersisa beberapa lusin saja di alam liar. Macan tutul tidak memburu manusia, manusialah yang justru memburu mereka. Pemburuan ilegal menjadi faktor menurunnya populasi macan tutul Siberia.

10. Lynx

Lynx tidak takut dingin dan hidup bahagia di hutan Siberia timur. Kucing besar ini aktif berburu pada malam hari. Mereka tidak menyerang manusia, tetapi kami tak menyarankan Anda untuk mencoba menemukannya.

11. Alap-Alap

Alap-alap juga termasuk hewan yang terancam punah, bahkan di Rusia hanya tersisa beberapa spesies saja, termasuk alap-alap peregrine, burung tercepat di dunia, yang kecepatan terbangnya mencapai hingga 320 km/jam. Beberapa spesies alap-alap kini berada di bawah perlindungan khusus. Di Moskow, ada pasukan alap-alap terlatih yang melindungi Kremlin dari drone.

12. Elang

Elang juga umum ditemui di hutan-hutan Rusia. Di antara mereka banyak yang masuk dalam Daftar Merah Spesies yang Terancam.

13. Burung Hantu Elang

Ini adalah salah satu burung hantu terbesar. Burung ini hidup di lereng berbatu dan berhutan, jadi Anda tidak akan menemukannya di padang tundra. Burung ini memburu hewan pengerat kecil dan tidak peduli pada manusia. Burung pemangsa ini bahkan sering bertengger di dekat peternakan.

14. Elk

Elk adalah hewan yang sangat imut dan penuh rasa ingin tahu. Orang-orang biasa menemui mereka di hutan dan di jalan. Namun, lebih baik jangan terlalu dekat, terutama selama musim kawin — elk jantan bisa menjadi sangat agresif.

13. Babi Hutan

Babi hutan adalah salah satu ancaman utama bagi manusia di hutan. Bayangkan saja, hewan seberat 200 kilogram dengan taring yang menyembul berlari ke arah Anda. Jangan pernah mencari masalah dengan babi hutan.

Tahukah Anda bahwa pada awal abad ke-20, ahli biologi Ilya Ivanov berencana untuk menyilangkan manusia dengan monyet. Meski gagal, mengapa dan bagaimana mereka menciptakan manusia-monyet?

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki