Mengapa Orang Rusia Membangun Gereja Portabel di Kereta dan Kapal?

Gereja terapung "St. Vladimir" dibangun di atas kapal pendarat tank "Olekma."

Kirill Braga/Sputnik
Gereja-gereja unik ini hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran, tapi semuanya memiliki satu kesamaan — mereka bergerak!

Gereja-gereja portabel yang didedikasikan untuk kegiatan misionaris sudah populer di Rusia sejak pertengahan abad ke-18, dan mereka digiring keluar dan dikirim ke setiap sudut negara, ke tempat-tempat yang tak memiliki gereja permanen. Saat ini, gereja-gereja bergerak ini dibangun dengan cara yang paling luar biasa.

1. Gereja Kereta

Gereja kereta muncul di Kekaisaran Rusia pada akhir abad ke-19. Sebuah atap pelana, yang terdiri dari sebuah salib dan tiga lonceng, ditempatkan di atas pintu depan kereta dan sebuah tangga besi besar menghubungkan platform ke menara lonceng. Hingga 1917, beberapa gereja kereta dibangun khusus untuk Rusia bagian utara, khususnya Siberia dan Ural.

Seorang pendeta memulai kebaktian dekat sebuah kapel kereta di Jalur Kereta Api Siberia Barat. Foto koleksi Anton Chekhov. 1898.

Gereja Ortodoks Rusia saat ini memiliki sekitar 10 gereja kereta yang digunakan untuk mengangkut benda-benda suci dan menggelar khotbah. Gerbong-gerbong ini dapat dilekatkan pada kereta api biasa dan kereta yang memang dibuat sebagai situs ziarah.

Kereta api dengan gerbong gereja tiba di stasiun Kursky Moskow dari Sankt Peterburg.

Kelengkapan gereja kereta persis seperti gereja biasa, yakni memiliki altar, ikonostasis, dan lonceng kecil. Bahkan ada perpustakaan kecil di dalamnya.

Gerbong kereta gereja, bagian dari kereta misionaris

Di Nizhny Novgorod, mereka membangun tempat suci temporer di salah satu gerbong kereta, sementara mereka menyelesaikan pembangunan sebuah gereja di dekatnya. Perushaan kereta api lokal menyumbangkan gerbong ini ke sebuah paroki lokal dan kemudian gerbong diubah menjadi sebuah gereja.

2. Gereja terapung

Pada 1910, gereja kapal uap pertama dibangun untuk menghormati Nicholas Sang Pekerja Luar Biasa. Gereja dibangun di sebuah kapal Inggris yang berasal dari pertengahan abad ke-19 dan proyek ini dibiayai oleh pedagang Astrakhan. Gereja terapung digunakan untuk kegiatan misionaris di Volga.

Di Rusia pasca-Soviet, gereja tongkang terapung pertama muncul di Volgograd pada 1999.

Katedral terapung
Katedral terapung

Pada 2004, sebuah gereja terapung dibangun di atas kapal pendarat besar bernama "Olekma" di Volgograd. Kapal ini merupakan hadiah dari Kementerian Pertahanan dan diberi nama St. Vladimir.

Gereja mengapung

Setidaknya dua lusin gereja terapung lainnya, terbuat dari tongkang dan kapal tunda (tugboat), berlayar di sepanjang Sungai Lena, Aldan, dan Vilyuy.

Gereja terapung

3. Gereja bus

Di Tatarstan, Anda dapat menemukan sebuah bus-gereja yang dihiasi dengan kubah dan dilengkapi dengan perangkat ibadah gereja. Pendeta ortodoks setempat duduk di belakang kemudi dan mengendarai bus ke desa-desa terpencil di seluruh negeri. Sang imam menjual mobilnya agar ia dapat membangun gereja dari bus LIAZ lama. Sukarelawan dan para asisten bepergian bersama sang imam. Bus dapat menampung hingga 50 umat paroki.

4. Gereja mobil

Di Wilayah Ivanov, sebuah gereja yang didedikasikan untuk Vladimir Agung dibuat dari mobil GAZelle tua. Anda akan menemukan ikon di dalam mobil dan lukisan ortodoks di bagian luarnya. Pendeta setempat melakukan perjalanan ke seluruh wilayah dengan mobil ini sehingga mereka dapat melaksanakan pelayanan keagamaan dan sakramen seperti pembaptisan.

5. Gereja Truk

Gereja-gereja bergerak yang dibangun di belakang truk (biasanya truk KAMAZ) dapat ditemukan di Angkatan Darat Rusia. Mereka mulai muncul di awal tahun 2000-an. Hanya perlu dua orang untuk membangun gereja seperti ini, dan gereja berkapasitas hingga 100 umat. Tidak saja cukup ruang untuk ikonostasis dan peralatan gereja di dalamnya, Anda juga dapat memasang sel monastik, pemanas air, dan pengisi baterai otomatis. Semua ikon terpasang kokoh di dinding dan kubah dengan salib dipasang di atas truk. Bagian luar dicat dengan warna-warna kamuflase.

Seorang pendeta Ortodoks Rusia di dekat kapel bergerak, selama kontes Perairan Terbuka antara unit jembatan ponton di International Army Games 2018.

6. Gereja pesawat

Gereja Ortodoks terkadang menyewa pesawat dan helikopter, yang dilengkapi dengan perangkat gereja, untuk melaksanakan prosesi sakral berskala besar dan mengangkut barang-barang suci. Mereka biasanya terbang ke perbatasan Rusia atau wilayah tertentu di dalam negeri dengan pesawat ini.

Metropolitan Nikodim dari Chelyabinsk dan Zlatoust saat ibadah, dengan ikon St.George dan relik sucinya di atas pesawat terbang.

7. Gereja udara

Jenis lain dari gereja bergerak yang tidak biasa ialah gereja yang digunakan oleh Pasukan Lintas Udara Rusia. Gereja-gereja bergerak ini bisa diterjunkan dari pesawat. Gereja lipat ini beratnya hampir satu ton.

Seorang pendeta di dekat gereja bergerak yang didirikan di tempat pendaratan, selama latihan pelatihan udara di lapangan bagi pendeta militer di Oblast Ryazan.

Hanya para imam yang cukup berani terjun dengan parasut dari pesawat yang ditugaskan untuk merakit gereja ini.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki