Stasiun-Stasiun Metro Moskow dari yang Paling Cantik hingga Memesona

Stasiun metro Mayakovskaya.

Stasiun metro Mayakovskaya.

Nikolay Galkin/TASS
Lebih dari sekadar alat transportasi, metro ibu kota benar-benar mahakarya seni dan arsitektur. Anda tidak akan menemukan dua stasiun yang mirip di sini. Berikut daftar yang kami buat mengenai 20 stasiun yang harus Anda kunjungi.

20. Vorobyevy Gory

Stasiun ini dibangun pada 1959 di atas jembatan yang membentang di Sungai Moskva — stasiun pertama jenis ini di Rusia. Pada 1990–an, stasiun direnovasi, dan sejak 2010 ia digunakan sebagai ruang pameran untuk porselen, boneka, patung-patung binatang dan kostum periode. Jika Anda beruntung, Anda mungkin berkesempatan mengunjungi pameran musiman yang didedikasikan untuk pencapaian Rusia dalam olahraga atau eksplorasi ruang angkasa.

19. Spartak

Konstruksi stasiun ini dimulai pada 1970–an, tetapi proyek itu dibekukan karena salah urus. Stasiun dibuka kembali pada 27 Agustus 2014, di hari yang sama dengan pembukaan stadium Spartak Moscow yang terletak di dekatnya. Stasiun ini dihiasi dengan panel bertema sepak bola, dan warna utamanya adalah putih dan merah — warna Spartak.

18. Dinamo

Fokus Uni Soviet pada kesehatan dan olahraga adalah tema utama dalam dekorasi stasiun Dinamo, yang dinamai sesuai stadion terdekat. Desain paviliun di atas tanah memberi penghormatan kepada era Yunani Kuno, tempat kelahiran Olimpiade. Kolom Marmer Corinthian dihiasi dengan friezes dan relief yang menggambarkan olahraga dan kompetisi.

Bawah tanah, dekorasi lebih terkendali, termasuk kehadiran tujuh jenis marmer. Dindingnya dihiasi dengan medali porselen yang menunjukkan adegan yang menampilkan atlet yang berbeda.

17. Okhotny Ryad

Dibuka pada 1935, stasiun bawah tanah ini ialah yang terpanjang di dunia kala itu, tetapi ia sudah kehilangan gelar tersebut (Stasiun terpanjang kini adalah Vorobyovy Gory). Marmer digunakan untuk menghias Okhotny Ryad, dan itu dilapisi kolom polihedral abu-abu, serta lantai abu-abu dan putih yang dihias sebagai papan catur. Stasiun ini terletak paling dekat dengan Lapangan Merah dan mengarah ke salah satu jalan utama di pusat kota Moskow — Okhotny Ryad.

16. VDNKh

Stasiun ini membawa Anda ke Pameran Prestasi Ekonomi Nasional (VDNKh) yang terkenal, yang memamerkan kesuksesan industri terbesar Uni Soviet. Beberapa paviliun tematik telah direnovasi dan menawarkan berbagai hiburan: museum, olahraga, akuarium, dan restoran. Sebuah keramik dalam gaya Rusia Kuno Gzhel di stasiun ini sebenarnya baru dibuat pada 1997. Ia menggambarkan pasar abad ke-19, serta beberapa biara Rusia.

15. Arbatskaya (Lini Biru)

Stasiun ini dirancang oleh Leonid Polyakov, arsitek yang membangun salah satu dari tujuh gedung pencakar langit Stalinis. Lantai stasiun terbuat dari lembaran granit berwarna-warni yang membentuk pola karpet yang khas, dan tiangnya dihiasi dengan karangan bunga keramik putih. Chandelier terbuat dari perunggu berlapis emas. Karena Arbatskaya terletak di sebelah markas Kementerian Pertahanan, ada legenda urban yang menyebutkan stasiun ini dirancang sedemikian rupa sehingga dalam jika terjadi perang besar stasiun dapat dengan cepat diubah menjadi bunker darurat bagi para pejabat militer.

14. Aviamotornaya

Dekorasi dan nama stasiun ini didedikasikan untuk desainer mesin pesawat. Patung logam di ujung aula menunjukkan Icarus terbang di atas aliran udara yang melambung naik.

Atap stasiun ini ditata agar terlihat seperti karpet ajaib, yang terdiri dari banyak piramida berlapis emas dengan dua jenis gambar: sinar matahari dan bintang malam.

13. Tretyakovskaya

Stasiun ini mengarah ke Galeri Nasional Tretyakov yang terkenal, gudang seni rupa Rusia terdepan di dunia. Dinding stasiun dihiasi dengan relief perunggu yang mengenang seniman Rusia, pematung dan pelukis ikon. Di atas portal saat menuju eskalator, Anda akan melihat gambar besar Galeri Tretyakov.

12. Tsvetnoy Bulvar

Ini adalah stasiun terdekat dengan salah satu sirkus tertua di ibu kota — Sirkus Moskow di Tsvetnoy Bulvar, dan stasiun ini dirancang dengan tepat. Misalnya, di jembatan bawah tanah  Anda akan melihat sebuah jendela kaca berwarna-warni yang diterangi dengan banyak warna yang menunjukkan pemain sirkus.

11. Park Pobedy (Lini Biru)

Interiornya semacam puisi yang menggambarkan lika-liku kemenangan besar Rusia, termasuk Perang 1812 melawan Napoleon dan Perang Dunia II. Dirancang oleh seniman Soviet dan Rusia yang terkenal, Zurab Tsereteli, aula selatan dan utara masing-masing merayakan dua kemenangan tersebut.

10. Park Kultury (Lini Ring)

Stasiun ini mengarah ke taman utama Moskow, yaitu Taman Gorky dan memiliki lima jenis marmer, mulai dari abu-abu terang sampai hitam. Fitur lain termasuk lampu gantung dan relief-relief dari marmer yang menggambarkan aktivitas tenaga kerja dan rekreasi orang-orang Soviet, serta kegiatan di Taman Gorky, termasuk menerbangkan model pesawat, menari, dan bermain sepak bola dan tenis.

9. Slavyansky Bulvar

Stasiun modern ini dibuka pada 2008. Namun, ia mengikuti standar estetika yang ditetapkan oleh stasiun yang lebih tua. Terinspirasi oleh karya-karya arsitek Prancis terkenal Hector Guimard, Slavyansky Bulvar secara khusus dihiasi dengan pohon-pohon, ranting-ranting dan daun-daun dari logam. Ini jelas mengingatkan Anda pada metro canggih di Paris.

8. Ploschad Revolutsii

Ploschad Revolutsii dikhususkan untuk Revolusi Bolshevik tahun 1917, dan memiliki 76 patung perunggu yang menggambarkan peserta utamanya: tentara, petani, pelaut, pekerja, insinyur, mahasiswa, dan banyak lainnya. Karena ruang terbatas di ceruk tempat patung-patung berada, banyak tokoh yang duduk, berlutut, atau berjongkok. Jangan lupa untuk menggosok hidung anjing untuk keberuntungan!

7. Taganskaya (Lini Ring)

Arsitektur abad pertengahan adalah tema utama desain stasiun ini. Persimpangan dari lengkungan menciptakan semacam kubah lintas mirip dengan yang ditemukan di ruang boyar Rusia abad pertengahan. Pilar-pilar dihiasi dengan panel majolika dalam gaya studio Andrea della Robbia, pematung Florentine abad ke-16 yang terkenal.

Alih-alih gambar Madonna di dinding, Anda akan menemukan profil pahlawan Tentara Soviet, seperti pelaut, operator tangki dan pilot, yang berjemur dalam kemuliaan dengan spanduk kemenangan dan bayonet yang dicat dengan enamel dan penyepuhan.

6. Novokuznetskaya

Meskipun dibangun selama Perang Dunia II, stasiun ini didekorasi dengan mewah. Bangku marmer besar dengan lengan kursi bergaya Renaisans berjajar di platform. Di atasnya terdapat medali perunggu dekoratif dengan gambar bendera, perisai dan senjata, serta potret komandan militer Rusia.

Langit-langit di tengah aula dihiasi dengan lilin kuningan raksasa dan enam mosaik dengan motif yang dirancang oleh Alexander Deineka yang menggambarkan kehidupan sehari-hari di Uni Soviet.

5. Kievskaya (Lini Ring)

Stasiun ini dibangun di bawah pengawasan langsung pemimpin Soviet Nikita Khrushchev. Dengan dekorasi yang elegan dan banyak mosaik, Khrushchev ingin memberi penghormatan kepada tanah kelahirannya di Ukraina. Setelah pembukaan stasiun, pemimpin Soviet melawan ekses dalam arsitektur, sehingga memastikan kemuliaan tak tertandingi dari "istana" bawah tanah ini. Lobi, seperti yang ada di stasiun lain, dihiasi dengan marmer dan granit, dan kolomnya dihiasi dengan 18 panel mosaik dalam tradisi Florentine. Panel relief menunjukkan sejarah hubungan antara Rusia dan Ukraina, dari masa Pereyaslav Rada pada 1654 ketika Cossack bersumpah untuk Tsar Rusia, hingga Revolusi Oktober 1917.

4. Teatralnaya

Stasiun ini mengarah ke Teater Bolshoi, Lapangan Merah, dan Kremlin, jadi tidak heran jika ornamennya yang kaya dirancang untuk mengesankan orang Rusia dan orang asing. Ruang ini dihiasi dengan relief porselen raksasa yang menggambarkan tarian dan musik rakyat Uni Soviet. Tokoh-tokoh dan musisi yang menari mengenakan kostum tradisional, mewakili hanya tujuh republik Soviet — Georgia, Armenia, Kazakhstan, Uzbekistan, Ukraina, Belarusia, dan Rusia.

3. Mayakovskaya

Karya Art Deco ini dibuka pada tahun 1938 dan dirancang oleh arsitek Alexey Dushkin. Konstruksi menggunakan teknik yang paling modern pada saat itu. Alih-alih dengan pilar-pilar berat, terdapat kolom-kolom tinggi dan ramping yang terbuat dari baja pesawat terbang yang menciptakan suasana aula besar. Ada pula banyak mosaik berdasarkan sketsa Alexander Deineka. Tema mereka adalah “24 Jam di Tanah Soviet,” dan mereka menggambarkan tema Soviet populer dengan judul seperti Dua Pesawat Terbang, Pengambilan Biji-Bijian, Kapal Udara di atas Menara Spassky, dan banyak lagi.

2. Novoslobodskaya

Stasiun ini terkenal karena memiliki 32 panel kaca berwarna yang dirancang oleh seniman Pavel Korin. Ada legenda urban yang mengatakan bahwa sebelum pembukaannya, para arsitek takut stasiun ini akan menyerupai gereja Katolik. Kini, orang Moskow menyamakannya dengan dunia bawah laut yang luar biasa.

Enam dari panel kaca berwarna menggambarkan orang-orang dari berbagai profesi termasuk musisi, ahli agronomi dan arsitek. 26 panel yang tersisa memiliki pola geometris dan bintang yang rumit.

1. Komsomolskaya (Lini Ring)

Stasiun ini mewakili titik tertinggi gaya Kekaisaran Stalinis, dengan lampu gantung perunggu yang elegan, arcade marmer, dan mozaik monumental yang terbuat dari smalt.

Kini, stasiun ini dihiasi dengan delapan panel mosaik yang dirancang dengan gaya arsitektur gereja kuno. Mereka menggambarkan prajurit Rusia yang terkenal, komandan, dan pemimpin revolusioner Vladimir Lenin, yang digambarkan memberikan pidato di Lapangan Merah.

Selain di Moskow, ada pula stasiun-stasiun metro yang megah di Sankt Peterburg.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki