Bertepatan dengan Tahun Baru Islam, Mufti Tatarstan dan Pendeta Ortodoks Taklukkan Gunung Elbrus

Dewan Spiritual Muslim Tatarstan
Mereka sampai ke puncak tertinggi Elbrus pada ketinggian 5.642 meter di atas permukaan laut.

Sekelompok pemuka agama Islam dan Ortodoks dari Tatarstan mendaki bersama ke puncak tertinggi di Eropa, Gunung Elbrus. Kelompok pendaki tersebut terdiri atas sepuluh orang, termasuk Mufti Tatarstan Kamil Samigullin, Ketua Federasi Jiu-Jitsu Tatarstan Airat Kalimullin, seorang pengusaha terkenal Aydar Bulatov, sutradara film Renat Khabibullin, Ieromonakhos (pendeta Ortodoks) Ambrose (Gornovsky) dan Varsonofy (Obozov) dari Biara Makaryevsky, serta sejumlah pendaki lainnya.

Mereka sampai ke puncak tertinggi Elbrus (5.642 meter di atas permukaan laut) pada malam 8 Agustus 2021 dan bertepatan dengan Hari Pendakian Gunung Internasional (8 Agustus), serta Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443. Inilah ekspedisi pendakian Gunung Elbrus lintas agama pertama dari Tatarstan yang berhasil dilakukan.

Menurut para peserta, cuaca di sepanjang rute pendakian kala itu berangin dengan jarak pandang yang sangat buruk. Tak hanya itu, mereka pun harus mengatasi banyak bagian yang cukup sulit dilewati. Namun, itu semua dapat diatasi karena mereka telah melakukan persiapan selama beberapa hari sebelum pendakian. Bagaimanapun ekspedisi kesepuluh pendaki ini tetap ditemani oleh pemandu berpengalaman.

Setelah berhasil sampai ke puncak, semua peserta ekspedisi lintas agama berfoto bersama dengan bendera Federasi Rusia dan Republik Tatarstan.

Sebelumnya, sang mufti sudah pernah mendaki Elbrus tujuh bulan yang lalu. Waktu itu, ia berhasil mendaki ke ketinggian 4.460 meter dengan membawa bendera Tatarstan.

Islam adalah salah satu agama terpenting di Rusia dengan jumlah penganut nomor dua terbesar setelah Kristen Ortodoks. Bacalah selengkapnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki