Pemerintah Rusia Resmi Terapkan e-Visa bagi WNI, Berlaku Mulai Awal 2021

Seorang turis Indonesia memberi makan rusa kutub di Murmansk, Rusia.

Seorang turis Indonesia memberi makan rusa kutub di Murmansk, Rusia.

Fauzan Al-Rasyid/RBTH Indonesia
Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishutin telah menandatangani daftar warga negara mana saja yang bisa mengajukan e-visa, termasuk WNI.

Rusia resmi menerapkan kebijakan e-visa bagi WNI dan warga dari 51 negara lainnya mulai Januari 2021. Demikian hal tersebut diumumkan melalui situs pemerintah, Rabu (7/10).

Daftar warga negara mana saja yang bisa mengajukan e-visa telah disetujui oleh Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin. Daftar tersebut mencakup 52 negara, termasuk Indonesia.

Dengan mengantongi e-visa, seorang WNI nantinya bisa mengeksplorasi Rusia selama 16 hari (bukan delapan hari sebagaimana yang berlaku saat ini untuk mengunjungi Kaliningrad, Sankt Peterburg, dan sejumlah wilayah di Distrik Federal Timur Jauh).

E-visa tak hanya berlaku untuk tujuan wisata, tetapi juga untuk bisnis, misi kemanusiaan, dan tur. Untuk mendapatkan e-visa, Anda tak perlu lagi repot-repot menyiapkan voucher, bukti reservasi penginapan, atau dokumen lain yang mengonfirmasi tujuan perjalanan sebagaimana persyaratan pengajuan visa konvensional.

Biaya e-visa pun jauh lebih murah. Sementara Anda harus membayar $80 untuk pengajuan visa konvensional, biaya e-visa dipatok separuhnya saja ($40). Anak-anak di bawah usia enam tahun bahkan sama sekali tak dibebankan biaya alias gratis.

Pada Juni 2019, Presiden Vladimir Putin berjanji akan menerapkan e-visa mulai 2021 demi memenuhi target pendapatan industri pariwisata sebesar $15,5 miliar per tahun pada 2024.

Sejak 2017, 18 negara telah menikmati kebijakan e-visa sekali masuk untuk mengunjungi Distrik Federal Timur Jauh Rusia. Pada 2019, kebijakan e-visa diperluas untuk para pelancong yang mengunjungi Kaliningrad dan Sankt Peterburg.

Penerapan e-visa di Rusia diyakini dapat mendorong pengembangan industri pariwisata, meningkatkan daya tarik investasi daerah, dan menumbuhkan perekonomian negara secara keseluruhan, tulis situs pemerintah.

Mendapatkan e-visa Rusia sangat mudah, tetapi melewati perbatasan bisa memusingkan. Inilah sejumlah kiat supaya Anda terhindar dari masalah!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki