Delapan Akomodasi Unik yang Disewakan di Rusia

airbnb.com
Pilihan akomodasi berikut ini menggabungkan antara penginapan dengan sedikit petualangan.

Yurt Mongolia

Keuntungan utama dari jenis  akomodasi  ini adalah pemandangan yang terhampar di di depan tenda Anda. Menyusul rilis film nominasi Oscar Leviathan yang yang disutradarai Andrei Zvyagintsev, desa Teriberka di semenanjung Kola menjadi kiblat wisata bagi para pencari lanskap melankolis dan cahaya utara atau aurora. Semalam di yurt, di ujung dunia, akan dikenakan biaya 2.900 rubel (Rp638.000 kurs Rp220). Terlepas dari keterasingannya, di dalamnya dilengkapi dengan segala yang dibutuhkan wisatawan, seperti listrik, air panas, bahkan Wi-Fi.    

Malam di Museum

Memang, ini bukanlah museum asli, melainkan apartemen (meskipun besar). Namun, dilihat dari banyaknya barang antik dengan koleksi utama tempat tidur Ratu Prancis Marie Antoinette, tentu terasa seperti museum. Kamar suite ini memiliki ruang makan besar, ruang teh, dua kamar mandi, ruang ganti, ruang belajar, perapian, dan perapian yang berfungsi.

Pemiliknya menjanjikan layanan eksklusif (termasuk penejemputan dengan "mobil premium"), dan merekomendasikannya untuk negosiasi pribadi, lelang, resepsi, dan makan malam romantis. Harga semalamnya adalah 250.000 rubel (Rp55 juta). Apartemen ini berlokasi Sankt Peterburg, bekas ibukota kekaisaran Rusia.  

Hostel di Ketinggian 3.780 Meter

Ini adalah tempat bagi pecinta ketinggian. Hostel berlokasi di Gunung Elbrus, di ketinggian 3.780 meter (jika Anda mau, staf hostel dapat mengambil foto Anda bahkan lebih tinggi, pada ketinggian 4.500 meter). Pemiliknya menjanjikan rumah yang dihangatkan untuk delapan orang, toilet bersama dengan wastafel, ruang makan, pelajaran ski/papan luncur salju, layanan antar-jemput ke bandara terdekat, dan pilihan untuk membeli alkohol dan makanan. Biayanya 1.500 rubel (Rp330.000) per hari.

Loteng di Tempat Pembuatan Bir Tua            

Tempat pembuatan bir tua di pusat kota Moskow ini sekarang menjadi pusat klub malam, restoran mewah, dan bar. Terletak hanya 10 menit dari Kremlin dengan taksi. Kebetulan, pembuatan bir masih berlangsung di sini oleh beberapa pabrik bir mini milik pribadi. Salah satunya milik pemilik loteng, yang berjanji akan mentraktir Anda minum. Harga per hari 4.000 rubel (Rp880.000).

Gubuk Rusia

Tempat ini berlokasi 8 kilometer dari Sergiev Posad, yang akan membenamkan Anda ke dalam Rusia yang sesungguhnya. Pemukiman etnografis yang terdiri dari beberapa gubuk berdiri di tepi hutan, dan menawarkan beragam kegiatan, mulai dari banya (sauna) Rusia yang sesungguhnya, samovar dan sup ikan ukha dalam panci besi, bubur Rusia dan panekuk untuk sarapan hingga menunggang kuda.

Harganya 4.300 rubel (Rp946.000) per malam (tidak termasuk banya dan kegiatan lainnya). Dimungkinkan untuk menyewa gubuk yang terpisah atau tempat umum. Pemilik yang ekstrim bahkan menyediakan pilihan untuk tidur di atap jerami.  

Pondok Bergaya Skandinavia

Lima pondok berdiri di hutan pinus dekat Sankt Peterburg. Di dalamnya terdapat lantai loteng dengan pemandangan tepi danau. Pondok-pondok tersebut terletak di taman rekreasi dengan banya Rusia , enam lintasan tali untuk anak-anak dan orang dewasa, dinding panjat, dan restoran. Harga yang diminta per malam di sebuah pondok adalah 1.500 rubel (Rp330.000).   

Apartemen Rumah Manor

Ini adalah bekas tanah asli para pemilik tanah Stroganov-Golitsyn di dekat kota Tosno, 60 kilometer dari Sankt Peterburg. Perkebunan keluarga ini dihiasi dengan porselen, perunggu, permadani, perabotan antik dan modern, serta lukisan abad ke 19 – 20. Semua kamar memiliki pemandangan taman Inggris yang memiliki deretan air terjun kecil (kaskade). Banyak wisatawan berkunjung sebagai bagian dari sebuah perjalanan, tapi jika ingin menginap semalam secara individu akan dikenakan biaya 9.000 rubel (Rp1.98 juta). Harga sudah termasuk biaya makan tiga kali sehari dan kegiatan rekreasi, seperti bersepeda, biliar Rusia, berperahu, dan banyak lagi.  

Apartemen yang Menghadap ke Katedral Kazan dan Dekat dengan Dostoevsky

Penulis hebat Fyodor Dostoevsky tinggal di lingkungan apartemen ini pada 1846. Blok apartemen dibangun pada akhir abad ke-18, dan apartemennya sendiri masih memiliki perapian, tungku, dan cetakan plesteran (stucco molding) aslinya — semua barang bernilai sejarah dan dilindungi oleh komite khusus.

Kedua kamar tidur serta ruang tamu dan balkon menawarkan pemandangan Katedral Kazan dari dekat. "Lingkungan sekitar adalah alasan utama Anda mengunjungi ke Sankt Peterburg, dimana terdapat banyak bangunan tua yang romantis, gereja, monumen arsitektur, museum, dan restoran terkenal, yang semuanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki," ujar pemiliknya. Harga per hari adalah 3.850 rubel (Rp847.000).  

Rumah-rumah kayu dengan tepian dan bingkai jendela berukir, serta dikelilingi oleh kebun apel, menyajikan pemandangan khas di oblast-oblast Rusia. Faktanya, desa Rusia ini berada tak jauh dari jantung Jerman. Bagaimana desa asli Rusia Aleksandrowska bisa muncul di dekat Berlin? Klik di sini untuk membaca kisahnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki