Sepuluh Danau Terdalam di Rusia

Kristina Makeeva/Legion Media
Tahukah Anda bahwa danau terdalam di dunia 50 kali lebih besar dari Jakarta, sedangkan danau terluas di planet ini bisa menampung hampir seluruh wilayah Jepang? Kesepuluh danau ini tak hanya memiliki ukuran yang mengesankan, tetapi juga sejumlah legenda di balik keberadaannya.

1. Danau Baikal

  • Kedalaman maksimum: 1.642 m
  • Kedalaman rata-rata: 743 m

Selain memegang rekor sebagai danau terdalam di dunia, Danau Baikal juga merupakan cadangan air tawar terbesar di planet ini. Tak heran, UNESCO memasukkannya ke dalam daftar situs warisan dunia.

Luas permukaan Danau Baikal mencapai 37.723 km², lebih besar dari Provinsi Jawa Barat atau Lampung. Danau Baikal menyimpan keanekaragaman flora dan fauna. Ada banyak spesies hewan, krustasea (binatang air berkulit keras, seperti udang dan kepiting), dan tumbuhan endemik yang hanya bisa ditemukan di sini.

Baikal berada di Siberia Timur, di perbatasan Irkutskaya Oblast dan Republik Buryatia.

2. Laut Kaspia

  • Kedalaman maksimum: 1.025 m
  • Kedalaman rata-rata: 298 m (bagian utara lebih dangkal, antara 3,9 – 24 meter)

Laut Kaspia sebenarnya adalah sebuah danau. Inilah danau terluas di dunia. Dengan luas 371.000 km², Laut Kaspia bisa menampung sepuluh Danau Baikal, tiga Pulau Jawa, atau hampir seluruh wilayah Jepang.

Tidak ada satu pun sungai yang berasal dari Kaspia, sementara danau itu tak bercampur dengan laut mana pun di dunia. Meski begitu, beberapa sungai bermuara ke sini, seperti Sungai Volga, Ural, Terek, dll. Karena itulah, Laut Kaspia tak terlalu asin seperti air laut pada umumnya. Sebagai perbandingan, salinitas atau tingkat kandungan garam rata-rata Samudra Atlantik adalah 35 persen, sedangkan Laut Kaspia hanya 12 persen.

Laut Kaspia merupakan habitat sejumlah besar spesies sturgeon — danau tersebut menyumbang 90 persen produksi kaviar dunia.

Terletak di antara Eropa dan Asia, Laut Kaspia berbatasan dengan Rusia, Azerbaijan, Iran, Turkmenistan, dan Kazakhstan.

3. Danau Khantayskoye

  • Kedalaman maksimum: 420 m
  • Kedalaman rata-rata: 74 m

Ini adalah danau yang relatif kecil dengan luas permukaan hanya 821 km², sedikit lebih besar dari wilayah DKI Jakarta, dan bakan tak terlalu dikenal di Rusia. Danau Khantayskoye terletak di Siberia utara, di Pulau Taymyr, Krasnoyarsky Krai. Karena berada di zona permafrost (tanah yang berada di titik beku pada suhu 0 °C) di luar Lingkar Arktik, setengah volume danau tersebut berasal dari salju yang mencair.

Danau ini terhubung dengan Sungai Yenisei, sungai terbesar di Krasnoyarsky Krai. Anak Sungai Yenisei bermula dari Danau Maloye Khantayskoye (Khantayskoye Kecil) dan mengalir ke Danau Khantayskoye itu sendiri.

Selain tak banyak fauna yang bisa ditemukan di sini, akses menuju danau itu pun sulit. Anda hanya bisa menjangkau danau ini dengan helikopter. Selain para ahli hidrogeologi, tak banyak ekspedisi yang dilakukan ke Danau Khantayskoye.

4. Danau Koltsevoye

  • Kedalaman maksimum: 369 m
  • Kedalaman rata-rata: tidak diketahui

Danau ini terletak Kepulauan Kuril, tepatnya di Pulau Onekotan yang tak berpenghuni. Kepulauan Kuril itu sendiri adalah bagian dari Sakhalinskaya Oblast, Rusia. Danau itu sebetulnya merupakan kaldera atau kawah gunung berapi nonaktif. Karena itulah, danau ini berbentuk seperti cincin (dalam bahasa Rusia, koltsevoye merupakan bentuk kata sifat koltso ‘cincin’). 

Kedalaman danau ini baru diukur dalam 20 tahun terakhir selama ekspedisi besar vulkanolog dan geolog ke Kepulauan Kuril.

5. Danau Teletskoye

  • Kedalaman maksimum: 325 m
  • Kedalaman rata-rata: 173 m

Semacam Danau Baikal kecil, Danau Teletskoye di Pegunungan Altai juga masuk ke dalam daftar situs warisan dunia UNESCO. Danau ini juga dianggap sebagai salah satu destinasi wisata Altai yang paling populer. Selain memiliki banyak pulau, teluk, gua, dan air terjun, bibir pantai danau ini penuh dengan tumbuhan runjung yang indah, seperti pohon cedar, cemara perak, dan pinus.

Luas permukaan danau mencakup 222 km². Sungai Biya, anak Sungai Ob (yang mengalir ke Laut Kara), berasal dari danau ini. Sementara itu, sejumlah besar sungai mengalir ke Danau Teletskoye. Yang terbesar adalah Sungai Chulyshman. Sebagian besar air danau berasal dari sungai ini.

6. Danau Kurile

  • Kedalaman maksimum: 316 m
  • Kedalaman rata-rata: 195 m

Danau berbatu di Semenanjung Kamchatka yang terpencil ini terbentuk di kaldera salah satu dari 160 gunung berapi di sana. Seluruh area ini adalah suaka margasatwa di bawah perlindungan UNESCO. Danau itu sendiri merupakan hulu Sungai Ozernaya yang bermuara ke Laut Okhotsk.

Di tepi danau, terdapat mata air mineral panas. Anda dapat berjumpa seekor beruang cokelat yang mampir untuk memancing di sini. Kebetulan, Danau Kurile juga merupakan habitat sejumlah besar salmon merah.

7. Danau Goluboye

  • Kedalaman maksimum: 279 m
  • Kedalaman rata-rata: tidak diketahui

Lima danau karst terbentuk sekaligus akibat pelarutan batu gamping. Yang paling indah dan paling dalam adalah Danau Nizneye Goluboye.

Fenomena alam yang tak biasa ini terletak di Republik Kabardino-Balkaria di Pegunungan Kaukasus. Dalam bahasa Balkar, Danau Goluboye disebut Tserik-Kel, yang berarti danau busuk. Nama itu berasal dari bau hidrogen sulfida tak sedap dari dalam air. Hidrogen sulfida membuat air danau berwarna biru muda dan tak bisa dihuni biota apa pun.

Kedalaman danau dan gua-gua bawah airnya belum diketahui secara pasti. Sementara itu, sejarah danau ini penuh dengan mitos, mulai dari naga yang kalah, hingga pasukan Alexander yang Agung dan kavaleri Timur Lenk yang diduga tenggelam di sini.

8. Danau Ladoga

  • Kedalaman maksimum: 230 m
  • Kedalaman rata-rata: 50 m

Ini adalah danau air tawar terbesar kedua di Rusia setelah Baikal (luas permukaannya mencapai 17.870 km²). Ladoga berada di antara Republik Karelia dan Arkhangelskaya Oblast. Sungai Sankt Peterburg yang paling terkenal, Sungai Neva, bermula dari danau ini. Air dari Ladoga kemudian mengalir di sepanjang Sungai Neva ke Teluk Finlandia.

Kepulauan Valaam yang terkenal, tempat suci untuk seluruh umat Ortodoks, terletak di Danau Ladoga. Menurut legenda, tempat itu diberkati oleh salah satu rasul Yesus Kristus, Santo Andreas.

Selama Perang Dunia II, Ladoga menjadi “Jalan Kehidupan”. Danau yang membeku membuka jalan untuk mengevakuasi penduduk selama Pengepungan Leningrad (1941 – 1944).

9. Danau Noyon-Khol

  • Kedalaman maksimum: 225 m
  • Kedalaman rata-rata: tidak diketahui

Noyon-Khol adalah sebuah danau yang berasal dari glasial (gletser dan es) dan salah satu dari sekian banyak danau di Basin Todzha, sebuah cekungan di antara Pegunungan Sayan.

Danau ini terletak di Republik Tuva, negeri para syaman dan tundra kuno. Dulu, orang-orang Tuva memanggil pangeran noyon. Jadi, Noyon-Khol berarti Danau Pangeran.

Konon, di danau itu ada sejenis paus hitam yang meninggalkan jejak di pantai, sejenis monster Loch Ness. Percaya atau tidak, ini hanya legenda masyarakat setempat.

10. Danau Lama

  • Kedalaman maksimum: 208 m
  • Kedalaman rata-rata: tidak diketahui

Danau tektonik ini terletak 64 km dari kota Norilsk di luar Lingkar Arktik. Ia berada di tempat yang unik dan sulit diakses: Dataran Tinggi Putorana.

Kedalaman Danau Lama belum diketahui secara pasti. Namun, menurut ensiklopedia Perairan Rusia, kedalaman danau itu — menurut sejumlah data — mencapai 207 meter, sedangkan sumber lain mengklaim lebih dari 300 meter dan di beberapa tempat bahkan mungkin mencapai hampir 600 meter (jika benar, ini berarti danau terdalam ketiga di Rusia setelah Baikal dan Kaspia). Kejernihan air danau ini bahkan mencapai tujuh meter! Meski begitu, Anda hampir tak mungkin berenang di sini. Selama musim panas, suhu air bahkan tidak pernah mencapai di atas 6 – 7 °C.

Gugus kepulauan dengan gunung berapi, geiser, danau-danau yang mendidih, dan pasir hitam ini adalah bagian dari sengketa yang tak kalah panas sejak puluhan, bahkan ratusan tahun lalu. Selamat datang di Kepulauan Kuril!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki