Tujuh Menara Paling Spektakuler di Rusia

Legion Media
Apakah Anda suka melihat menara-menara bersejarah, misterius, dan tak biasa? Datanglah ke Rusia! Negara ini memiliki banyak menara, termasuk yang tertinggi di dunia serta beberapa yang miring seperti di Pisa, Italia.

1. Menara Ostankino di Moskow

Menjulang setinggi 540 meter, menara televisi dan radio Ostankino adalah bangunan tertinggi di Eropa. Seandainya saja menara itu adalah hunian tempat tinggal, ia akan memiliki 180 lantai. Namun pada kenyataannya, Ostankino hanya memiliki 45 lantai.

Selama badai yang menyerang ibu kota dua dekade silam, puncak Menara Ostankino miring hingga enam meter dari posisi aslinya. Secara teori, puncak menara ini memang bisa miring hingga 14 meter.

Pada 27 Agustus 2000, kebakaran hebat membakar tiga lantai di Menara Ostankino, termasuk restoran terkenal Seventh Heaven. Restoran itu baru dibuka kembali 16 tahun kemudian. Saking dahsyatnya kebakaran kala itu, banyak yang percaya bahwa Menara Ostankino akan runtuh sepenuhnya.

2. Menara Söyembikä di Kazan

Menara Söyembikä, salah satu simbol kota Kazan, termasuk dalam kategori “menara miring” seperti yang ada di Pisa. Saat ini, kemiringannya mencapai hampir dua meter.

Karena arsip lokal telah hilang, tak ada yang tahu kapan dan mengapa menara ini dibangun. Beberapa mengatakan, menara itu didirikan pada abad ke-16 atas perintah penguasa Tatar Söyembikä untuk menghormati suaminya yang meninggal.

Legenda lain menyebutkan, ketika Ivan yang Mengerikan menaklukkan Kazan, ia ingin menikahi Söyembikä. Sang permaisuri setuju, tetapi hanya jika sang penguasa Rusia mampu membangun sebuah menara tujuh lantai dalam tujuh hari. Keinginannya terpenuhi dan menara itu dibangun satu lantai sehari. Pada hari ketujuh, menara selesai dan pesta pernikahan dimulai. Selama perayaan tersebut, Söyembikä memanjat menara dan terjun dari puncaknya.

3. Menara Griffin di Sankt Peterburg

Menara misterius ini tersembunyi di salah satu pusat bersejarah Sankt Peterburg. Faktanya, Menara Griffin adalah sisa-sisa sebuah gardu pemanas tua.

Menurut legenda, menara ini digunakan oleh apoteker Vilhelm Pel pada abad ke-19, yang melakukan eksperimen alkimia di sana. Pada malam hari, laboratorium Pel konon dikawal oleh griffin (makhluk mitologis bertubuh singa, tetapi bersayap dan berkepala rajawali) yang terbang di atas kota.

4. Menara Miring Nevyansk

Menara miring lainnya dapat ditemukan di kota kecil Nevyansk di Pegunungan Ural. “Saudari” Menara Pisa ini memiliki kemiringan 1,86 meter.

Ada cerita bahwa menara yang dibangun pada 1725 itu adalah yang pertama di dunia yang menggunakan penangkal petir. Itu berarti hampir 25 tahun sebelum penangkal petir itu sendiri secara resmi ditemukan oleh Benjamin Franklin di Amerika.

5. Menara Spasskaya di Moskow

Kremlin Moscow memiliki 20 menara, dan masing-masingnya layak untuk diperhatikan. Namun, yang paling penting di antara mereka adalah Menara Spasskaya (Menara Penyelamat).

Selama berabad-abad, menara itu berfungsi sebagai pintu masuk utama ke Kremlin. Dulu, orang-orang biasa melepas topi mereka ketika melewati gerbang. Mereka yang tak melakukannya kadang-kadang “mendapat” pelajaran. Konon, ketika Napoleon mencoba memasuki Kremlin sambil mengenakan topinya yang miring, angin kencang tiba-tiba berembus dan menerbangkan topinya itu.

Jam paling penting di Rusia dipasang di Menara Spasskaya. Bunyi loncengnya secara resmi mengantarkan Tahun Baru di Rusia.

6. Menara Shukhov di Moskow

Dibangun pada awal 1920-an pada akhir Perang Saudara, menara penyiaran Shukhov menjadi simbol televisi Soviet selama bertahun-tahun.

Dengan desain hyperboloid, menara ini betul-betul kuat. Suatu hari, sebuah pesawat kecil pernah menabrak Menara Shukhov pada 1939. Ternyata, tabrakan itu tak membuat kerusakan apa pun pada menara itu. Badai yang memporakporandakan Moskow pada 1998 juga tak menyebabkan kerusakan.

7. Menara Lonceng Kalyazin

Menara lonceng gereja di Kalyazin (hampir 200 km di utara Moskow) adalah satu-satunya bangunan yang tersisa dari pusat bersejarah kota itu setelah ditenggelamkan pada akhir 1930-an untuk membangun PLTA. Sementara gereja dirobohkan, menara loncengnya dibiarkan berfungsi sebagai mercusuar di reservoir yang baru dibentuk.

Meskipun ada rencana untuk akhirnya menghancurkannya, menara itu tetap berdiri. Saat ini, menara lonceng Kalyazin berdiri sendirian di sebuah pulau kecil dan menjadi daya tarik utama pariwisata. Selain itu, menara ini kembali berfungsi sebagai tempat untuk upacara keagamaan.

Menara Ostankino di Moskow kini memiliki dek observasi terbuka. Kami menjelaskan cara membeli tiket, mencapai tempat ini, dan apa yang harus dilakukan selain mengunggah foto di Instagram.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki