Strizhi, Rahasia di Balik 30 Tahun Kesuksesan Regu Aaerobatik Rusia

Jet tempur Mikoyan MiG-29 regu aerobatik Strizhi

Jet tempur Mikoyan MiG-29 regu aerobatik Strizhi

Vadim Savitsky/Global Look Press
Inilah regu aerobatik pertama yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian manuver aerobatik dalam formasi ketat.

Pada Mei 2021, Strizhi, regu aerobatik Rusia yang terkenal, merayakan hari jadinya yang ke-30.

Jajaran regu aerobatik Strizhi yang pertama di Pangkalan Udara Kubinka, April 1992.

Strizhi dibentuk dalam resimen penerbangan tempur di Kubinka pada pertengahan 1980-an ketika Angkatan Udara Soviet tengah aktif mengembangkan jet tempur MiG-29.

Jet tempur Mikoyan Mig-29 regu aerobatik Strizhi melakukan demonstrasi penerbangan di Pangkalan Udara Kubinka, Moskovskaya oblast.

Pilot-pilot dari Moskovskaya oblast mencetuskan ide untuk membuat sebuah unit beranggotakan perwira-perwira angkatan udara yang mahir dalam teknik aerobatik. Kelak, unit ini akan melakukan penerbangan demonstrasi dan memamerkan pencapaian industri penerbangan Rusia, baik di dalam maupun di luar negeri.

Bintang Dunia

Jet tempur Mikoyan Mig-29 regu aerobatik Strizhi tampil selama forum teknis militer internasional Armiya 2019 di Pangkalan Udara Kubinka, Moskovskaya oblast.

Pada Oktober 1991, regu ini melakukan debut internasionalnya di Pangkalan Udara Uppsala, Swedia.

Tahun berikutnya, para pilot tampil di Prancis pada peringatan 50 tahun berdirinya skuadron Normandia-Niemen.

Regu aerobatik Strizhi tampil dengan pesawat MIG-29 selama parade untuk memperingati 75 tahun sejak berakhirnya Pengepungan Leningrad pada Perang Dunia II, di Sankt Peterburg.

Strizhi berhasil memenangkan hati penonton Barat dari penampilan pertama. Keenam pesawat melakukan satu set penampilan aerobatik yang hampir lengkap dalam formasi ketat: oblique loop, Nesterov loop, barrel, dll. Formasi terus berubah: dari formasi berdiri berubah menjadi amplop, salib, piramida, sayap, dan bintang. Pertunjukan diakhiri dengan pembubaran spektakuler pesawat dalam formasi tulip yang disertai dengan semburan kembang api dari alat pelontar khusus yang dipasang pada jet tempur.

Jet tempur Mikoyan Mig-29 regu aerobatik Strizhi tampil selama forum teknis militer internasional Armiya 2020 di Pangkalan Udara Kubinka, Moskovskaya oblast.

Pada 1993, Strizhi menjadi peserta pertunjukan udara LIMA'93 di Pulau Langkawi, Malaysia, serta perayaan di Belgia dan Thailand. Pada pameran di Thailand, tim ahli penebangan Strizhi memecahkan rekor kecepatan perakitan pesawat. Teknisi dan mekanik Rusia berhasil merakit dan mengoperasikan empat jet MiG yang diangkut ke sana dengan pesawat An-124 dalam tempo tiga hari saja. Pada 1995, Strizhi kembali mengunjungi Swedia dan, pada 1997, Finlandia.

Jet tempur Mikoyan Mig-29 regu aerobatik Strizhi tampil selama forum teknis militer internasional Armiya 2020 di Pangkalan Udara Kubinka, Moskovskaya oblast.

Para pilot mengunjungi lebih dari 28 negara asing. Mereka juga turut memeriahkan pertunjukan udara MAKS Rusia. Strizhi telah berulang kali melakukan penerbangan demonstrasi di berbagai perayaan yang didedikasikan untuk peringatan kota-kota dan ikut serta dalam perayaan ulang tahun Kota Moskow yang ke-850.

Jet tempur Mikoyan Mig-29 regu aerobatik Strizhi terbang dalam formasi selama International Army Games 2016 di Dubrovichi, luar Kota Ryazan.

Pada 1993, regu aerobatik Strizhi dianugerahkan gelar Regu Aerobatik Terbaik di Dunia dan, pada pertunjukan udara internasional di Finlandia tahun 1997, Komandan Regu Pengawal, Letnan Kolonel Nikolai Dyatel, meraih posisi pertama dalam aerobatik tunggal.

Jet tempur MiG-29 regu aerobatik Strizhi dan jet tempur Su-30 regu aerobatik Russkiye Vityazi terbang dalam formasi selama parade Hari Kemenangan di Moskow.

Pada musim dingin 2003, pesawat MiG-29 menjalani perbaikan terjadwal dan mendapatkan warna baru. MiG dicat ulang dan, kali ini, warna merah dan putih yang baru dengan siluet burung walet berwarna biru cerah menghiasi bagian atas dan bawah pesawat, sementara huruf “MiG” dicetak pada lunas pesawat. Desain baru ini dipamerkan kepada publik dalam pada 15 Maret 2003 selama perayaan ulang tahun resimen aviasi tempur yang ke-65.

Jet tempur MiG-29 regu aerobatik Strizhi terbang dalam formasi di atas gereja Ortodoks selama pertunjukan udara internasional MAKS 2007 di Zhukovsky.

Kini, tim aerobatik itu tengah bersiap untuk menerbangkan jet tempur MiG-35 yang baru. Baca selengkapnya tentang jet tempur generasi 4++ tersebut di sini.

Dari pesawat pertanian hingga jet tempur generasi keempat, kelima pesawat ini tak hanya masyhur di Rusia, tetapi juga di seluruh dunia.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki