Rusia Mulai Uji Vaksin Sputnik V kepada Lansia

Reuters
Rusia mulai menguji coba vaksin Sputnik V kepada sukarelawan yang berusia lebih dari 60 tahun, kata Menteri Kesehatan Mikhail Murashko.

“Pengujian vaksin Sputnik V, yang dibuat oleh Pusat Riset Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya, kepada sukarelawan yang berusia lebih dari 60 tahun, telah dimulai,” kata Murashko, sebagaimana yang dilaporkan RIA Novosti.

Pada 11 Agustus, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa Rusia telah meregistrasi vaksin COVID-19 yang pertama. Vaksin itu dinamai Sputnik V berdasarkan satelit buatan pertama yang diluncurkan pada 1957.

Pada 9 September, sebagai bagian dari proses pengujian vaksin setelah registrasi, sejumlah warga Moskow mulai divaksinasi.

Vaksin Rusia diharapkan akan tersedia secara luas mulai 1 Januari 2021. Rusia sejauh ini telah menerima pesanan satu miliar dosis vaksin baru dari 27 negara.

Badan Pengawasan Perlindungan Hak Konsumen Rusia mulai mengembangkan sebuah metode pendeteksian penyakit COVID-19 dengan bantuan anjing.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki