Pistol MCM: Senjata Putri Leia, Mahakarya Desainer Tunanetra Uni Soviet

Aktris Amerika Carrie Fisher berperan sebagai Putri Leia dalam film Star Wars Episode IV: A New Hope yang ditulis, disutradarai, dan diproduksi oleh George Lucas.

Aktris Amerika Carrie Fisher berperan sebagai Putri Leia dalam film Star Wars Episode IV: A New Hope yang ditulis, disutradarai, dan diproduksi oleh George Lucas.

Getty Images
Pistol blaster (pistol laser yang biasa muncul pada film-film fiksi ilmiah) yang digunakan Putri Leia dalam film Star Wars sesungguhnya merupakan prototipe senjata yang dibuat seorang perancang Uni Soviet. Yang menarik, sang perancang ternyata adalah seorang tunanetra.

Kalashnikov.Media menyebutkan bahwa insinyur Soviet menciptakan pistol MCM, sebuah pistol berkaliber kecil, yang digunakan George Lucas dalam saga Star Wars-nya.

Menurut Kalashnikov.Media, George Lucas memilih pistol MCM karena senjata berukuran kecil itu terlihat pas di genggaman tangan aktris mungil Carrie Fisher.

Pistol MCM

Pistol MCM berkaliber 5,6 mm dan berbobot 940 gram dengan magazen berkapasitas 10 butir peluru. Larasnya memiliki panjang 152 mm dan efektif untuk melakukan tembakan jarak sangat pendek di area perkotaan.

Pistol MCM berkaliber kecil dibuat pada 1948.

Mikhail Margolin, satu-satunya perancang senjata tunanetra di dunia, menciptakan versi awal senjata ini pada 1948.

Senjata ini dikritik karena alat bidiknya lebih tinggi dari pistol itu sendiri. Banyak pakar menilai hal ini terjadi karena sang perancang tak bisa melihat. Namun sesungguhnya, bentuknya memang sengaja dibuat begitu karena pada akhir 1940-an, desain semacam itu dipercaya dapat meningkatkan akurasi senjata. Bahkan AK-47 yang dirancang antara 1946 dan 1948 pun memiliki teropong pengelihatan lebih tinggi dari senapannya.

Bagaimana Seorang Tunanetra Menciptakan Senjata?

Meski kehilangan pengelihatannya saat Perang Sipil Rusia (1917 – 1922), Margolin tak kehilangan semangatnya. Setelah perang berakhir, ia pindah ke Moskow untuk mengajar di akademi militer.

Di sana, ia tak hanya mengajar, tapi juga mempelajari mekanisme desain. Ia menggunakan lilin, tanah liat, kayu, logam, dan plastik saat mendemonstrasikan dan menjelaskan karyanya pada tukang gambar dan pekerja.

Dua puluh tahun kemudian, ia menciptakan senapannya yang terkenal, yaitu pistol MCM, yang bahkan berhasil melakukan debutnya di kancah internasional pada Kompetisi Tembak Dunia ke-36 tahun 1954 yang diselenggarakan di Caracas, Venezuela.

Kala itu, Rusia telah mulai memproduksi seri senapan yang kemudian menjadi salah satu senapan kecil utama untuk latihan dan kompetisi tembak di dalam negeri.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki