Nimb: Cincin ‘Penyelamat Hidup’ di Kala Bahaya

Press photo
Nimb, sebuah cincin cerdas “pelamat hidup” dengan tombol tersembunyi, berhasil meraup sumbangan sebesar lebih dari 150 ribu dolar AS di Kickstarter dalam waktu kurang dari 72 jam. Tahun depan, perusahaan ini berencana memulai produksi massal di AS dan kemudian memasuki pasar Eropa dan Asia.
Press photo
Press photo
Press photo
Press photoThe Nimb team.
Press photo
 
1/5
 

“Enam belas tahun lalu, di siang yang terik dan sibuk, seorang pemuda mencolok mencoba mengajak saya bicara, tapi saya terlalu sombong dan sedang terburu-buru, sehingga percakapan tersebut tak berlangsung seperti yang ia harapkan,” tulis Ekaterina Romanovskaya (atau Kathy Roma) dalam status Facebook-nya, seorang perempuan Rusia berusia 41 tahun saat meluncurkan kampanye ‘patungan’ Kickstarter-nya. “Ia ternyata cukup cerdik, sehingga pada kesempatan kedua ia tak membuang-buang waktu untuk bertanya dan langsung menghunuskan pisau.”

Roma merupakan salah satu pendiri perusahaan start-upNimb, yang saat ini mulai memasuki pasar AS. Nimb merupakan sebuah cincin cerdas dengan sebuah tombol tesembunyi yang dapat mengirim peringatan pada teman dan keluarga jika penggunanya sedang berada dalam bahaya. Produk ini bisa digunakan dalam segala situasi, termasuk perampokan, pelecehan seksual, isu kesehatan, dan kebakaran.

Pendiri lainnya juga punya alasan pribadi untuk bergabung dengan proyek ini. “Itu bermula pada akhir 2014 saat kawan saya diserang di jalan,” kata CEO sekaligus salah satu pendiri Nimb Leo Bereschansky. “Ia membawa sebotol semprotan merica di tasnya, tapi tak punya kesempatan untuk menggunakannya.”

Insiden tersebut mengejutkan Bereschansky, yang juga meluncurkan proyek edukasi online yang didukung Google. “Saya memutuskan bahwa pengalaman mengerikan tersebut harusnya lebih dari sekadar angka statistik yang mengejutkan,” katanya.

Sumber: NIMB / YouTube

Komunitas Penyelamat

Banyak perangkat alarm yang dapat digunakan di pasaran, tapi ide unik Nimb ialah Anda tak perlu menggunakan kedua tangan Anda; satu kali memencet dengan jempol sudah cukup untuk meminta pertolongan, yang sangat berguna saat seorang penyerang memperhatikan Anda. Cincin ini juga bisa membantu orang-orang dengan keterbatasan fisik dan para manula.

Sistem Nimb terdiri dari dua bagian: sebuah cincin dengan tombol tersembunyi, dan sebuah aplikasi. Segera setelah tombol dipencet, ‘tim penyelamat’ akan mendapat notifikasi. Mereka menerima peringatan beserta koordinat lokasi pengguna.

Saat ini, tim penyelamat terdiri dari keluarga, teman-teman, dan komunitas Nimb. Sukarelawan dan orang-orang yang berpikiran serupa yang ingin membantu juga bisa mendapat peringatan, mereka hanya perlu mengunduh aplikasi Nimb. Kelak, ada rencana untuk mengintegrasikan polisi dan layanan darurat dalam sistem ini.

“Kami senang kami bisa memenuhi target yang kami butuhkan dalam waktu kurang dari satu hari,” kata Kathy Roma pada RBTH. “Kami mampu menjelaskan ide kami dengan jelas dan keuntungan produk. Pendukung yang mengunjungi laman Kickstarter kami segera mengerti bagaimana cara kerja dan kegunaannya.”

Muncul pada Musim Semi 2017

Harga Nimb di pasar AS dibanderol 149 dolar AS (sekitar 1,9 juta rupiah). Perusahaan ini berencana mulai mengirim produk untuk para pemberi dana pada awal 2017. “Kami akan memperkenalkan sistem pemesanan lebih awal (pre-order) pada Agustus 2016, dan penjualan akan dimulai pada musim semi 2017,” kata Bereschansky.

Di halaman Kickstarter Nimb, beberapa pendukung menunjukkan ketertarikan mereka dengan membeli dua cincin, yang merupakan cara terbaik untuk tidak melewatkan peringatan. Jika pasangan atau kawan Anda memencet tombol, cincin Anda akan bergetar, sesuatu yang tak akan Anda lewatkan, bahkan jika Anda punya masalah pendengaran.

Terdapat fitur berguna lainnya. Segera setelah pengguna memencet tombol, fungsi perekam di ponsel pintar akan segera menyala, yang dapat digunakan sebagai alat bukti di pengadilan nantinya.

“Kami menggelar ratusan uji coba yang berbeda untuk memastikan perangkat ini dapat bekerja dengan baik di semua tahap,” kata Roma pada RBTH. Aplikasi ini sempurna, tombolnya tersembunyi, dan sehingga mustahil bisa menyentuhnya secara tak sengaja.” Namun, jika itu terjadi, mungkin saja mereka membatalkan peringatan dengan memasukan kata sandi.

“Saya mengenakan cincin saya hampir tiap hari dan tak pernah mengirim peringatan yang sesungguhnya,” katanya. “Semoga tak akan pernah.”

Kelak, Bereschansky menyebutkan bahwa Nimb akan menjadi bagian dari sebuah sistem keamanan kompleks, menawarkan solusi keamanan baru bagi rumah, kantor, pemilik mobil, dan bisnis. “Integrasi erat dengan institusi yang sudah ada — polisi, rumah sakit, dan organisasi darurat lainnya — akan kami anggap sebagai hal wajib bagi sebuah sistem yang efisien,” katanya.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.