SPS: Pistol Pengawal Vladimir Putin

Russia's Deputy Prime Minister, chairman of the Russian Government's Military-Industrial Commission Dmitry Rogozin and famous American actor Steven Seagal with an SPS Serdyukov autoloading pistol with silencer, at the international exhibition "Oboronexpo-2014", during the 3rd International Forum "Machine-Building Technologies-2014" in Zhukovsky, Moscow Region.

Russia's Deputy Prime Minister, chairman of the Russian Government's Military-Industrial Commission Dmitry Rogozin and famous American actor Steven Seagal with an SPS Serdyukov autoloading pistol with silencer, at the international exhibition "Oboronexpo-2014", during the 3rd International Forum "Machine-Building Technologies-2014" in Zhukovsky, Moscow Region.

Sergey Mamontov/RIA Novosti
Versi modifikasi senjata legendaris ini, pistol SPS 'yang dirahasiakan' mungkin segera digunakan oleh militer Rusia.

Pistol yang standar digunakan oleh militer Rusia, PM (Pistol Makarov) dan MP-443 Grach akan segera digantikan oleh model baru yang dikembangkan oleh TsNIITochMash (Pusat Penelitian Institut Rekayasa Presisi), demikian disampaikan institut tersebut.

Pernyataan itu tak menjelaskan pistol apa tepatnya yang akan menjadi persenjataan baru militer Rusia, namun beberapa detil mengarah pada versi modifikasi pistol SPS (pistol Serdyukov), pistol paling mematikan sekaligus ergonomis Rusia.

Dirancang 'dari nol; di Rusia, SPS dianggap salah satu pistol modern terbaik di dunia. Namun, meskipun pistol ini tak dirahasiakan sepenuhnya, detailnya hanya diketahui oleh para pakar senjata.

Pistol Pengawal Putin

SPS (diberi nama sesuai perancangnya, yang secara kebetulan memiliki nama belakang yang sama dengan mantan Menteri Pertahanan Rusia) digunakan oleh Badan Pengamanan Federasi Rusia, pasukan pengawal Presiden Putin. Agen lembaga ini tak terpisahkan dari sang presiden dan menguntitnya ke manapun Putin pergi.

SPS sangat mematikan, bahkan agen Badan Pengaman Federasi Rusia pernah dilarang untuk membawa pistol mereka oleh pemerintah Amerika saat memasuki Amerika Serikat — AS hanya mengizinkan pistol yang lebih 'lemah' bagi agen keamanan.

Pistol yang Dapat Diandalkan

SPS telah terbukti dapat diandalkan dalam berbagai kondisi, pada temperatur -50°C hingga +50°C. Pistol ini dikenal akan akurasinya yang luar biasa, bahkan di tangan penembak awam: sepuluh tembakan mencetak 2,5 inci dari jarak 25 meter, dan 12,5 inci dari jarak seratus meter.

SPS dikembangkan pada 1990-an, periode paling bermasalah dalam sejarah Rusia — sebagai pistol baru bagi polisi dan militer Rusia; tingkat kejahatan meroket di negara tersebut, dan banyak penjahat yang memiliki pelindung lapis baja, sehingga perlu pistol yang mampu menembusnya. Pistol ini pun membuktikan keunggulannya. Satu tembakan SPS dengan peluru SP10 9x21 mm, dikembangkan khusus untuk pistol ini, dapat menembus hingga tiga lapisan Kevlar yang dilengkapi baik dengan titanium (hingga 1,4 mm) atau baja (hingga 4 mm).

SPS terus dimodifikasi: pada Agustus 2012, TsNIITochMash mengeluarkan versi terbaru pistol ini — SR1MP, dilengkapi dengan rel Picatinny untuk memasang berbagai aksesoris termasuk reflektor dan pengelihatan laser, serta senter taktis. SR1MP juga dapat dilengkapi dengan supresor.

Meski belum diadopsi oleh tentara Rusia, SPS — serta berbagai turunannya — diproduksi oleh pabrik Mayak di Kirov. Pistol ini digunakan oleh pasukan elit Rusia FSB, Badan Pengamanan Federasi Rusia, serta Kementerian Dalam Negeri.

Spesifikasi

Kailber: 9 mm

Peluru: 9x21 SP10 atau 9x21 SP11 atau 9x21 SP12 atau 9x21 SP13

Bobot: 0,995 kg (kosong)

Panjang: 225 mm

Panjang laras: 120 mm

Jangkauan tembak efektif: 200 meter

Pengisian amunisi: 18-round detachable box magazine  

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.