Bagaimana dan dengan Apa Rusia Jamin Keamanan di Langit Suriah?

Sistem misil pertahanan udara Rusia S-400 dikirimkan ke Pangkalan Udara Hmeimim, Suriah, 26 November 2015.

Sistem misil pertahanan udara Rusia S-400 dikirimkan ke Pangkalan Udara Hmeimim, Suriah, 26 November 2015.

TASS
Rusia telah menempatkan sistem misil antipesawat S-400 Triumph di Suriah. Kini markas Rusia akan dilindungi oleh kombinasi tinggi dan jarak yang luas.

Sistem misil antipesawat S-400, yang ditempatkan di markas Rusia di Hmeimim, Suriah, merupakan respons pemerintah Rusia atas penembakan pesawat pengebom Rusia Su-24 oleh pesawat tempur Turki F-16 di ruang udara Suriah. Dalam misi penyelamatan pilot Su-24, seorang marinir Rusia tewas dan Angkatan Udara Rusia kehilangan sebuah helikopter multifungsi Mi-8.

Pada Rabu (25/11), Kementerian Pertahanan Rusia Sergei Shoigu menyatakan bahwa markas Rusia di Suriah akan diperkuat pertahanannya dan Presiden Vladimir Putin memerintahkan sistem misil antipesawat S-400 ditempatkan di wilayah tersebut untuk melindungi aviasi Rusia dengan lebih baik. Kini, senjata antipesawat RUsia akan dilindungi dari jarak 20 hingga 400 kilometer dan ketinggian 3 hingga 30 kilometer.

1. Apa itu S-400?

S-400 “Triumph” merupakan pertahanan kunci antipesawat Rusia. Ini merupakan sistem misil antipesawat jarak menengah dan jarak jauh generasi terbaru. Saat ini, S-400 merupakan sistem pertahanan antipesawat utama Rusia di Suriah. Seluruh sistem dapat dipersiapkan untuk digunakan dalam lima hingga sepuluh menit.

 

2. Apa yang bisa ditembak Triumph dan berapa jaraknya?

Triumph mampu menumpas pesawat musuh dari jarak jauh. Pada jarak 400 kilometer, sistem ini dapat menyerang pesawat dan pada jarak 60 kilometer ia dapat menghantam target balistik taktis yang terbang dengan kecepatan 4,8 kilometer per detik, begitu pula misil bersayap dan misil balistik.

Dengan jangkauan tersebut, secara praktis seluruh ruang udara Suriah akan berada di bawah kendali sistem ini, termasuk sebagian wilayah Turki, Siprus, Mediterania timur, dan Israel.

3. Dari mana sistem ini dibawa ke Suriah?

S-400 dibawa ke Suriah dari pinggiran Moskow, tempat ia bertugas 'melindungi' ibu kota Rusia. Kini salah satu sistem akan ditempatkan di Suriah.

4. Bagaimana Rusia melindungi markasnya di Suriah sebelum menempatkan S-400?

Sebelum S-400, 'payung' utama yang menaungi markas Rusia dari serangan musuh adalah sistem misil antipesawat otomatis Buk, salah satu sistem pertahanan antipesawat jarak menengah yang paling efektif di dunia. Ia mampu menjangkau target udara pada ketinggian 25 ribu meter. Buk juga dapat menyerang misil balistik, serta aviasi strategis dan taktis. Radius maksimal sistem ini ialah 3 hingga 40 kilometer.

5. Bagaimana Rusia melindungi markasnya di laut?

Setelah insiden penembakan pesawat Su-24, pada Rabu (25/11), kapal penjelajah Moskva yang dilengkapi dengan sistem pertahanan antipesawat Fort yang diluncurkan secara vertikal (versi laut S-300), mencapai pesisir Suriah di sekitar Latakia. Kini ia ditugaskan melindungi markas militer Rusia bersama dengan sistemnya pertahanan antipesawat jarak menengah.

6. Apa tugas S-300 laut?

Ia melindungi perbatasan pesisir dan jaringan kapal dari pesawat yang mengangkut misil antikapal, termasuk rudal jelajah yang mampu melakukan manuver di ketinggian rendah. Jarak dan tinggi serangan maksimal Fort ialah 150 dan 30 kilometer.

7. Apa sistem pertahanan lain yang digunakan Rusia di Suriah?

Pantsir S1, komponen utama sistem pertahanan anti-pesawat Rusia, tetap melanjutkan tugasnya di Hmeimim. Ia bertugas melindungi sistem jarak jauh S-400 dari serangan udara dengan rudal jelajah dan tembakan meriamnya. Pantsir juga bertanggung jawab melindungi objek kecil di markas tersebut, seperti wilayah relaksasi tentara.

8. Apa yang dilakukan Turki setelah penempatan S-400?

Turki telah memutuskan untuk membatalkan penerbangan militernya di Suriah. Sebelumnya, pilot Turki sempat ambil bagian dalam koalisi internasional anti-ISIS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.