Kapal Tempur Trimaran, Pengembangan yang Menjanjikan bagi AL

Amerika telah membuat kapal tempur tipe ini, begitu pula Inggris, bahkan Tiongkok sudah menggunakan kapal ini untuk militer mereka. Foto: TV Zvezda

Amerika telah membuat kapal tempur tipe ini, begitu pula Inggris, bahkan Tiongkok sudah menggunakan kapal ini untuk militer mereka. Foto: TV Zvezda

Trimaran merupakan kapal dengan tiga lambung yang saling terhubung. Kapal ini memiliki level stabilitas dan kelayakan yang tinggi. Kapal berlambung tunggal kalah dibanding trimaran dalam segi kelayakan laut, keamanan, kelayak-hunian, dan persenjataan. Trimaran pertama muncul di masa Uni Soviet. Penemuan tersebut telah dipatenkan dan digunakan sebagai dasar untuk sejumlah konsep pembuatan kapal tempur.

Kapal korvet-trimaran inovatif Rusia, Rusich 2400, tampil dalam Pameran Angkatan Laut Sankt Petersburg 2015. Meski kapal tersebut saat ini baru berbentuk prototipe, pihak pengembang yakin kapal tempur trimaran memiliki masa depan cerah. Korvet unik ini tak hanya berguna militer tapi juga tim SAR, perusahaan migas, dan lembaga pengawas lingkungan.

"Amerika telah membuat kapal tempur tipe ini, begitu pula Inggris, bahkan Tiongkok sudah menggunakan kapal ini untuk militer mereka. Sementara di Rusia, penggunaan trimaran masih dalam tahap diskusi. Perusahaan kami, Biro Desain Zelenodolsk, akan melanjutkan pengembangan trimaran tempur dan kami sudah punya sekitar 20 desain awal," kata kepala perancang kapal di biro desain JSC Zelenodolsk, Doktor Ilmu Teknis Stanislav Rudenko pada Zvezda.

Model yang Menjanjikan

"Inovasi dalam rancangan trimaran kami ialah kami menempatkan mesin di luar lambung kapal utama, di sisi 'mengapung' yang disebut cadik karena bentuknya yang unik. Baik ukuran maupun bentuknya berbeda jauh dengan sisi lambung kapal trimaran biasa," terang Rudenko.

Setelah menguji sejumlah model, kapal ini terbukti lebih efektif dibanding kapal berlambung tunggal. Dalam serangan badai Level 6, putaran amplitudo berkurang 5 – 6 kali dan beban vertikal berkurang 2,5 – 3 kali. Menurut perancang proyek, kelayakan kapal ini memasuki tingkat kualitatif baru.

"Tanpa kehadiran mesin pada lambung kapal, trimaran mampu memuat beban 1,5 – 2 kali lebih banyak tanpa perlu meningkatkan ukurannya," terang sang kepala perancang.

Korvet Rusich-1500

Desain awal yang paling canggih dari biro desain Zelenodolsk adalah Korvet Rusich-1500. Kapal ini dirancang untuk melawan musuh yang berada di darat, bawah air, dan udara—dari daerah pesisir dan wilayah samudera, menempatkan ladang ranjau, menyadap jaringan radio, serta melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

Kepala perancang proyek di biro desain Zelenodolsk Alexey Kharitonov menjelaskan senjata kapal tempur ini pada stasiun televisi Zvezda:

"Tahun lalu kami menguji model trimaran berukuran besar yang bergerak otomatis dengan dengan bobot 3,7 ton dan panjang 12 meter. Kapal tersebut bekerja lebih baik dari kapal berlambung tunggal konvensional. Kami bisa menggunakan senjata pada badai Level 6, yang merupakan salah satu fitur unik dari korvet kami."

Korvet Rusich-2400 memiliki dua dok helikopter untuk helikopter Ka-28 (Ka-31), misil tipe Club, misil darat-ke-udara tipe "Redoute", senapan artileri 130 mm, senjata sonar dan anti-kapal selam yang tangguh, serta ranjau. Kapal ini dapat mengangkut empat kendaraan tanpa awak.

Prospek Trimaran

Pada 2011, trimaran dianggap sebagai kapal perang yang menjanjikan untuk digunakan sebagai korvet patroli air.

Namun, tiga tahun kemudian Komando AL Rusia mengabaikan konsep korvet patroli dan lebih memilih kapal patroli yang memiliki lebih sedikit senjata, namun otonomi dan fleksibilitas yang lebih besar, termasuk mampu melakukan pelayaran jarak jauh.

Keputusan ini kembali menentukan nasib dari trimaran militer Rusia. Namun, fitur trimaran yang diklaim oleh desainer Zelenodolsk dan dikonfirmasi oleh berbagai tes membuat kita berharap perkembangan inovatif domestik akan masuk dalam daftar penelitian dan pengembangan.

Baca versi selengkapnya di situs TV Zvezda

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.