Memberi Pelana untuk Sang Kuda Besi: Bagaimana Tank Soviet Lahir dan Dibesarkan?

Tank pengawal berukuran kecil T-18 (MS-1). Foto: Ria Novosti / Vtaliy Ankov

Tank pengawal berukuran kecil T-18 (MS-1). Foto: Ria Novosti / Vtaliy Ankov

Rusia saat ini dianggap sebagai salah satu negara yang paling maju dalam bidang rancangan tank. Padahal sesungguhnya, pada awal abad ke-20 Soviet tertinggal cukup jauh di bidang ini dan harus mengejar kesenjangan cukup lebar dari negara-negara produsen tank yang terkemuka di era itu. Namun berkat oportunisme dan tekad yang bulat, Uni Soviet berhasil mengejar para pesaingnya hanya dalam waktu beberapa tahun.

Pada masa prarevolusioner, Rusia sama sekali tak menyentuh bidang pengembangan tank, kecuali sejumlah proyek dan model eksperimen. Tentara Kekaisaran bahkan hanya mengetahui kendaraan tersebut dari desas-desus. Langkah pertama pengembangan tank pertama Rusia tercatat pada tahun 1914 – 1915, ketika insinyur militer Alexander Porokhovshchikov dan Nikolai Lebedenko mengajukan desain tank sederhana yang sangat berbeda satu sama lain, namun keduanya memiliki kesamaan: sama-sama dinilai tak berguna dalam konteks militer.

Desain pertama pada dasarnya adalah kendaraan lapis baja untuk segala medan yang menyerupai seekor binatang gemuk, sementara desain kedua merupakan kendaraan roda tiga berbobot 60 ton yang memiliki dua roda depan raksasa berdiameter sembilan meter. Tank yang belakangan dijuluki sebagai "Tank Tsar" ini merupakan kendaraan beroda terbesar dalam sejarah militer, yang pada akhirnya ditelantarkan karena dianggap kurang bertenaga dan terlalu rentan terhadap tembakan artileri.

Tiru Cetak Biru Tank Asing

Frustrasi karena terus-menerus menghadapi kegagalan dalam menciptakan tank sendiri, Kekaisaran Rusia akhirnya memutuskan untuk membeli kendaraan tersebut dari negara lain. Rusia memesan 300 tank Renault dari Prancis untuk Tentara Kekaisaran. Namun pesanan tersebut tak pernah dikirim, karena Rusia menghadapi revolusi pada 1917. Belakangan tank Prancis itu tetap muncul di Rusia, tapi bukan sebagai produk impor melainkan hadiah trofi perang menyusul kekalahan pasukan Rusia Putih dalam Perang Sipil. Renault kemudian dibawa ke Moskow, dipreteli, dan digunakan untuk merancang tank Soviet pertama yang diproduksi massal yang disebut sebagai "Kamerad Lenin Pejuang Kemerdekaan".

Menjelang akhir 1920-an, Soviet baru sepenuhnya sadar bahwa perang skala besar berikutnya di Eropa akan menjadi perang antara kendaraan lapis baja. Pada 1924, pemerintah Soviet mendirikan lembaga teknis yang menangani tank di Direktorat Jenderal Industri Militer, otoritas terpusat yang bertugas membuat desain, melakukan uji coba, serta mengadopsi tank baru untuk Tentara Merah. Soviet kemudian memutuskan memproduksi senjata penting ini dan menjadikannya sebagai prioritas nasional.

Pada 1926, tank Soviet pertama yang telah dirancang selama tiga tahun akhirnya selesai, tapi saat itu belum terlintas bagaimana 'sang kuda besi' akan digunakan di medan tempur. Tank tersebut hanya dijadikan sebagai perangkat pendukung pasukan infanteri, dan tugas tersebut juga diemban oleh model tank tempur pertama Soviet yang selesai dirancang pada 1929. Sekali lagi, rancangan tank diambil dari model asing yang sudah ada. Pada Perang Soviet-Polandia tahun 1920, kavaleri Soviet berhasil merebut tank Italia Fiat 3000, yang juga berbasis dari tank Renault yang sama. Soviet kemudian mengambil desain tank tersebut dan mengembangkannya.

Tank Pertama Soviet

Tank pengawal berukuran kecil T-18 (MS-1) merupakan tank pertama yang seutuhnya diproduksi oleh Soviet dan terlihat cukup bagus untuk masa itu. Tank ini memiliki meriam 37 mm, lapis baja antipeluru setebal delapan mm, dan mampu bergerak dengan kecepatan 16 kilometer per jam. Desain tersebut segera diadopsi sebagai elemen kunci pasukan tank Tentara Merah. Pada 1931, Soviet membuat sekitar seribu tank T-18. Tank tersebut rencananya hendak dimodernisasi secara besar-besaran, namun keterbatasan T-20 menujukkan bahwa lingkup untuk memperbaiki desain Renault sudah tak ada lagi.

Sebelum perancang Soviet benar-benar menciptakan tank mereka sendiri pada tahun 1930-an, Soviet mempekerjakan seorang insinyur Amerika, John Walter Christie, sebagai desainer tank. Christie sebelumnya bekerja untuk pemerintah AS dan beragam proyek Christie telah mengubah pemahaman bagaimana membangun mesin tersebut secara kualitatif. Namun, talentanya tak terlalu berkembang di tanah airnya. Ia kemudian bekerja untuk Soviet dan mematangkan potensinya di sana. Christie dikenal sebagai pengembang sistem suspensi Christie yang digunakan di sejumlah rancangan tank Perang Dunia II, termasuk BT Soviet and seri T-34.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.