Tiga Kendaraan Masa Depan Terhebat Milik Militer Rusia

Typhoon-K saat mengikuti Parade Hari Kemenangan 2015. Foto: Vladimir Fedorenko/RIA Novosti

Typhoon-K saat mengikuti Parade Hari Kemenangan 2015. Foto: Vladimir Fedorenko/RIA Novosti

Pada 29 Mei 1910, perusahan pelatihan mekanik pertama didirikan di Sankt Petersburg. Sejak itu, tanggal tersebut selalu diperingati oleh para 'supir' kendaraan militer. Kini, sebagai bagian dari pembaharuan senjata militer Rusia besar-besaran, tentara Rusia juga akan mendapat kendaraan-kendaraan baru nan canggih dalam perbendaharaan senjata mereka. Secara keseluruhan, militer Rusia ditargetkan mendapat 14 ribu kendaraan baru yang modern pada 2020. RBTH telah memilih tiga kendaraan masa depan terbaik yang akan segera bergabung dengan tentara Rusia berikut ini.

Typhoon-K – Reli di Ladang Ranjau

Para pengamat kendaraan militer di seluruh dunia telah sejak lama menyematkan julukan bagi truk Kamaz yang terus memenangkan reli internasional Dakar, yang menunjukkan kekuatan dan ketangguhan karakter kendaraan tersebut.

Perusahaan Kamaz pun menyimak pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oleh para pengamat dan berinisiatif menciptakan salah satu kendaraan lapis baja terberat di dunia. Kendaraan ini jelas lebih unggul dari kendaraan lapis baja ringan dan kendaraan infanteri mekanik yang saat ini digunakan oleh militer Rusia. Typhoon-K dirancang untuk mengangkut tentara hingga 18 personel sekaligus.

Tentara dan kargo akan terlindungi dengan baik di balik lapis baja keramik yang terintegrasi, dan kerangka geometris khusus, kursi perlindungan ranjau, serta senjata canggih akan melindungi mereka dari serangan ranjau maupun ledakan di darat.

Kemampuan Typhoon-K telah dibuktikan melalui uji coba ekstrem yang telah ia lalui. Pada saat uji coba, Typhoon ditembak dari berbagai sudut menggunakan beragam tipe senjata dan diserang oleh beberapa ledakan, sebagai simulasi medan tempur yang sesungguhnya. Hasil uji coba menunjukkan, ahwa tentara yang berada di dalam kendaraan tersebut selamat dan tak mengalami luka yang membahayakan jiwa.

ТМ 5Т58-2 Mark 5 – Sang Pahlawan Sederhana

Foto: Press photo

Kendaraan ini mengangkut empat misil raksasa yang telah lama menjadi bintang di parade dan pameran senjata. S-300 dan S-400, misil yang duduk di atas Tm 5T58, merupakan senjata yang diidamkan oleh banyak negara di dunia.

Salah satu kelebihan utama sistem semacam S-300 dan S-400 terletak pada mobilitas tinggi yang memungkinakn mereka melakukan manuver saat berubah posisi. Untuk itu, sistem misil antipesawat tersebut dilengkapi dengan kendaraan pengangkutnya. Namun, kendaraan ini jarang terdengar. Mereka bahkan tidak mendapat julukan cantik, hanya diberi nama TM 5T58-2 Mark 5.

Kendaraan transportasi terbaru dirancang oleh perusahaan Aircraft Equipment ini 25 persen lebih murah dari pendahulunya dan 35 persen lebih hemat dalam menggunakan bahan bakar. Selain itu, dengan bantuan TM 5T58-2, sistem S-400 SAM dapat bergerak bebas di segala jenis jalan, bahkan di medan yang berat. Pasokan gelombang pertama TM akan dikirim ke tentara Rusia di paruh kedua 2015.

Cornet-D – Kavaleri Abad ke-21

Foto: Anton Denosov/RIA Novosti

Cornet-D mengingatkan kita pada taktik kavaleri Mongolia—serangan cepat, tembakan akurat, lalu bergerak mundur. Kendaraan ini merupakan pengembangan terbaru para insinyur KBR.

Cornet-D ini dapat menghancurkan tank, membumihanguskan benteng beton, bahkan menembak jatuh helikopter dan pesawat tanpa awak. Saat tidak dilengkapi sistem misil, sistem tempur kendaraan ini sama seperti kendaraan lapis baja biasa, yang melindungi pasukan dari tembakan udara.

Pertahanan utama sistem semacam ini bukan lapis baja, melainkan mobilitas mereka yang jauh lebih superior dibanding kendaraan lapis baja lawan. Setiap sistem memiliki delapan misil yang siap tembak, dan secara keseluruhan Cornet-D dilengkapi dengan 16 misil yang mampu menembak dua target sekaligus.

Cornet-D menggunakan sistem kontrol sinar laser mekanik otomoatis yang menerapkan prinsip fire-forget. Misil ini tak menggunakan peralatan mahal, sehingga produsen dapat menekan biaya produksi dan persyaratan latihan bagi pengendalinya pun tak terlalu berat.

Baca juga: Lima Teknologi Militer Rusia yang Tak Biasa >>>

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.