SLMMSK, Aplikasi Antiselfie dari Rusia

Vladimir Shreyder: Kami telah menciptakan sebuah genre baru. Itulah tujuan dari seni menciptakan sesuatu yang baru. Foto: Press Photo

Vladimir Shreyder: Kami telah menciptakan sebuah genre baru. Itulah tujuan dari seni menciptakan sesuatu yang baru. Foto: Press Photo

Pada Agustus lalu, perusahaan asal Rusia, Glitché, menyatakan “perang” melawan selfie. Pengembang aplikasi terkenal asal Rusia Vladimir Shreyder membuat aplikasi baru bernama SLMMSK yang dalam waktu dua minggu telah digunakan di lebih dari 6.000 gambar Instagram dan menjadi salah satu dari 100 aplikasi gratis paling populer di App Store Rusia.

Aplikasi baru ini merupakan tanggapan atas budaya selfie yang telah menginvasi internet selama beberapa tahun terakhir. Pada November 2013, kamus Oxford menobatkan selfie sebagai Kata Internasional Tahun Ini (International Word of The Year) dan media global terus mengamati tren baru tersebut, sementara pengguna jejaring sosial mengunggah ratusan ribu foto mereka ke internet.

Situs resmi SLMMSK menyambut pengunjung dengan kutipan dari Alquran, foto penjahat bersenjata, perempuan mengenakan hijab, dan gambar-gambar mengejutkan lain. Estetika kontroversial pun muncul pada aplikasi itu sendiri. Aplikasi ini memiliki algoritma pendeteksi wajah dan sepuluh filter wajah, dari puzzle semitransparan hingga beragam ikon emoji. Para pengembang aplikasi berharap dapat merilis versi penuh aplikasi pada September ini.

RBTH berhasil mewawancarai Vladimir Shreyder dan berikut hasil percakapan bersama sang pembuat aplikasi.

 

Foto: RBTH

Apa arti nama SLMMSK?

Itu pesan sandi rahasia, yang dapat ditafsirkan semaunya, bisa jadi selfie, topeng, atau apa saja.

Apa saja fitur yang akan dirilis dalam aplikasi versi penuh?

Rencananya editing 3D dan video.

Bagaimana ide aplikasi antiselfie ini muncul? Apakah SLMMSK sekadar aplikasi “anti” atau Anda punya pesan yang lebih dalam?

Yahoo Tech dari New York menulis bahwa dengan dirilisnya SLMMSK, kita telah memasuki zaman pasca-selfie. Dengan kata lain, kami telah menciptakan sebuah genre baru. Itulah tujuan dari seni menciptakan sesuatu yang baru.

Apakah desain situs yang bernuansa Islam dan gelap dirancang untuk menarik perhatian khalayak Barat? Bukankah berbahaya bermain-main dengan topik semacam itu?

Menurut saya dunia modern memiliki khalayak global yang mempunyai bahasa modern tersendiri, dan proyek ini tercipta bagi mereka yang memahami bahasa itu, di mana pun mereka berada. Tidak ada yang berbahaya dari hal semacam ini. Meski tulisan Arab terlihat misterius bagi orang Eropa, banyak di antara mereka yang senang memecahkan sandi-sandi ini.

Apa arti simbol di filter nomor sepuluh?

Saya sarankan pengguna mencoba memecahkannya sendiri. Saya tidak ingin merusak kesenangan mereka sebagai pemecah sandi.

Aplikasi buatan Glitché sebelumnya cukup populer di kalangan profesional dan media. Apakah Anda mengharapkan hal yang sama dari SLMMSK ini?

Aplikasi ini lebih untuk desainer grafis profesional daripada untuk kalangan media. Glitché adalah editor gambar dengan kemungkinan tidak terbatas. SLMMSK adalah permainan dengan skenario yang sudah ditentukan, meski banyak pengguna berhasil menciptakan sebuah karya seni yang sungguh tak terbayangkan.

Apa kesuksesan Glitché yang paling membanggakan dan mengejutkan?

Belum lama ini Glitché digunakan di MTV Music Awards. Glithé juga dipakai dalam kampanye iklan Diesel oleh Nikola Formiketti. Fotografer mode terkemuka Nick Knight menyatakan sangat menyukai Glitché. Yang paling mengejutkan adalah proposal kerja sama dari perusahaan Adobe karena aplikasi yang kami kembangkan ini adalah anti-Photoshop, dan mereka suka ide ini.

Apa yang paling Anda sukai dari anti-selfie ini?

Saya suka reaksi pengguna yang tidak bisa memakai aplikasi ini karena alasan teknis.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.