Polisi Rostov Mulai Merekrut Kembar

Kembar di dalam polisi akan sangat berguna untuk membingungkan musuh. Sumber: RG

Kembar di dalam polisi akan sangat berguna untuk membingungkan musuh. Sumber: RG

Satuan Kepolisian Khusus Rostov mulai merekrut anggota yang kembar.

 

Ada yang baru di satuan kepolisian khusus Rostov-on-Don, Rusia. Dalam satu peleton polisinya, terdapat enam pasang petugas kembar. Bahkan tak lama lagi, pasangan kembar lain juga akan bergabung di sana. Saat ini, mereka tengah mengikuti uji kompatibilitas psikologis bersama dengan anggota lainnya. Memang, manajemen tengah berpikir serius untuk menciptakan sebuah divisi khusus, yang hanya akan terdiri dari petugas-petugas kepolisian kembar.

Apa gunanya ide ini?

Dalam resimen Kremlin, misalnya, para prajurit dipilih berdasarkan warna mata mereka. Tak heran, prioritas diberikan kepada anak kembar. Bisa jadi ini hanya sekedar strategi untuk membingungkan musuh. Bayangkan, selagi menangkap musuh, salah satu petugas kembar muncul dari jendela dan pasangannya mendobrak pintu. Hal ini menjadi semacam serangan psikologis pada musuh, yang jadi berpikir bahwa penglihatannya ganda.

Apa manfaat dari prajurit kembar?

“Awalnya, tidak ada tujuan khusus untuk membentuk satu peleton kembar”, kata wakil komandan khusus tugas personil Kepolisian Khusus Rostov Roman Vashchenko. Ide ini, lanjut Vashchenko, diawali oleh kehadiran dua saudara kembar Alexander dan Nicholay Matsina di satuan tugas tersebut. Pasangan kembar tersebut dinilai memiliki persiapan fisik yang sangat baik. Salah satunya, memiliki kemampuan adu jotos (kickboxing) yang baik. Mereka ditugaskan di kesatuan tentara di sebuah kompi pengintaian.

Kemudian di saat yang sama, Pokidovs dan Sevryukovs bersaudara juga bergabung di kesatuan tersebut. Bahkan nama mereka juga sama - Alexander dan Pavel. Pemuda-pemuda itu juga dinilai sebagai pejuang yang hebat. Barulah pada tahap pelatihan, manajemen mulai melihat bahwa prajurit kembar bekerja dengan mulus. Mereka tumbuh bersama sehingga dapat memahami satu sama lain tanpa kata-kata, dengan hanya satu gerakan atau pandangan sekilas.

“Masing-masing dari mereka adalah pejuang hebat. Dalam keadaan darurat, masing-masing dengan sempurna dapat bekerja sendiri. Bersama-sama prajurit kembar adalah mesin perang yang nyata”, kata Vashchenko.

Setiap pasangan juga memiliki spesialisasi sendiri. Si kekar Alexander dan Pavel Pokidovs adalah unit yang kuat. Setelah pelatihan mereka terus-menerus melontarkan lelucon dengan mengatakan bahwa selama ini mereka mengambil keuntungan dari kemiripan mereka. Keduanya pernah memperdaya gadis-gadis dan para guru. Saat ini mereka berdua akan memasuki Law Institute (Lembaga Hukum) bersama-sama dan akan menikah pada hari yang sama.

Kembar yang lain, Sasha dan Kolya Matsins, tergolong “pendaki” hebat. Ini merupakan sebutan dari Pasukan Khusus untuk prajurit yang bisa menyelinap ke suatu ruangan, dimana penjahat terbarikade untuk menetralisir mereka. Tim ini juga bertugas untuk memberikan perlindungan bagi rekannya dari tim penyerang. Matsins bersaudara bertubuh pendek, lentur dan jago bermanuver.

Sementara itu, ketika Departemen Dalam Negeri perlu mendemonstrasikan contoh senjata militer selama acara regional, pilihan jatuh pada Alexander dan Nicholay.

Tentang pertanyaan apakah mereka merasakan hubungan tak terlihat antara satu sama lain, si kembar mengangkat bahu dan mengatakan bahwa mereka bersaudara dengan setiap prajurit di divisi mereka.

“Tapi saya lebih mengkhawatirkan saudara saya dan siap untuk melakukan segala kemungkinan agar tidak mengecewakan dia karena kami memiliki darah yang sama”, kata Nikolay Matsin.

Pertama kali diterbitkan dalam bahasa Rusia di Rossiyskaya Gazeta.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.