Potret Perempuan Rusia pada 1930-an

Alexander Rodchenko, Ilya Rautenstein/MAMM/MDF
Pada masa kepemimpinan Stalin, ketika kolektivisasi dan industrialisasi melanda Uni Soviet, kaum perempuan diharapkan menjadi anggota masyarakat yang berguna, baik sebagai buruh, pertani, atau atlet. Anda tak akan melihat banyak “fashionista” dalam foto-foto lama semasa itu — orang-orang semacam itu dicap sebagai penyembah nilai-nilai kapitalis yang berbahaya.

Seperti inlah penampilan Nadezhda Alliluyeva (kiri), istri Stalin dan sekaligus ibu negara.
Para perempuan membawa syal. Parade olahraga di Lapangan Merah.
Anggota Komsomol
Reporter foto Evgenia Lemberg selama pemotretan di Gelanggang Renang Dynamo.
“Komsomol membutuhkanmu di pertambangan!” Potret penambang di Pertambangan Gorlovka.
Pekerja artel (salah satu dari berbagai asosiasi koperasi semasa Kekaisaran Rusia dan Uni Soviet).
Perempuan-perempuan pemerah susu.
Tukang-tukang jahit perempuan.
Toko pakaian dan kain
Seorang perempuan dengan syal
Dua perempuan muda
Perempuan petani
Seorang gadis dengan bunga matahari
Mengumpulkan jerami

Setelah Revolusi Bolshevik 1917, banyak hal berubah di Rusia, termasuk penampilan dan cara berpakaian orang-orang. Mari kita lihat gaya busana pada masa awal kelahiran Uni Soviet.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki