Lain Dulu, Lain Sekarang: Poster-Poster Persatuan dan Kejayaan Sekutu Selama Perang Dunia II

A. Kokorenkin, 1944
Dewasa ini, orang Amerika dan Rusia saling sikut demi mengecilkan peran satu sama lain selama Perang Dunia II. Padahal sebelum Perang Dingin, AS, Uni Soviet, dan Inggris sama-sama memuji kemenangan sekutu. Tak ada satu pun warga Soviet yang membantah kemenangan Amerika-Inggris di Afrika Utara, D-Day (Pendaratan Normandia), dan pembebasan Paris.

Hidup front persatuan negara-negara yang mencintai kebebasan melawan penjajah Fasis!

Eropa akan bebas!

Hari pembalasan sudah di depan mata! Langit kaum Fasis semakin gelap, sedangkan persatuan negara-negara bebas semakin kuat. Ketika garis depan bertemu, si pembunuh tak akan bisa melarikan diri. Kapak pada tangannya bergetar karena ia bisa mencium kematiannya sendiri!

Dengan kekuatan serangan gabungan!

(Dari Tunis, dari Stalingrad) ... untuk pertama kalinya selama perang, serangan Tentara Merah dari timur bersatu dengan serangan sekutu kita dari barat menjadi satu serangan gabungan.

Paris telah dibebaskan! Kemenangan semakin dekat, matahari terbit di ufuk Prancis. Tentara Soviet mengirimkan salam pada Paris yang dibebaskan. Bumi terbakar di bawah kaki Jerman, baik di barat maupun di timur. Paris! Kalian mendengar panggilan Kremlin! Mari kita habisi musuh di sarangnya!

Serangan gabungan terhadap musuh bersama!

Ayo kibarkan bendera kemenangan di Berlin!

Mari habisi penjajah Fasis di sarang mereka!

Dia (Hitler) tak akan bisa kabur dari jerat ini!

Negara-negara sekutu telah mengatur pertemuan di langit kota musuh. Fasis Jerman gemetaran tiap kali mereka berjabat tangan.

Memang akan begitu!

Selamat Tahun Baru, teman-teman!

Serangan kilat

Serangan kami semakin kuat dari hari ke hari. Bagi Hitler, Timur adalah kuburan, Barat adalah jebakan.

Nasib Fasis si monster buas!

Dalam persahabatan tiga negara besar ada janji perdamaian yang tak tergoyahkan!

Di Barat, Uni Soviet selalu dipersepsikan sebagai agresor yang kejam. Namun, banyak yang lupa bahwa Baratlah yang pertama kali mendirikan NATO pada 1949.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki