Kurdistan Suriah Dukung Aliansi dengan Rusia daripada AS

Mayoritas penduduk Kurdi percaya bahwa aliansi dengan Rusia sesuai dengan kepentingan mereka.

Mayoritas penduduk Kurdi percaya bahwa aliansi dengan Rusia sesuai dengan kepentingan mereka.

Vadim Savitsky/Russian Defense Ministry Press Service via AP
Setelah laporan mengenai kedatangan sebuah pesawat berisi tentara Rusia di kota Suriah Al-Qamishli, yang bertujuan membangun markas militer di wilayah tersebut, surat kabar Gazeta.ru berbincang dengan seorang jurnalis lokal mengenai situasi di Kurdistan Suriah dan kehadiran tentara asing di wilayah tersebut. Alan Hasan merupakan Pemimpin Redaksi Nu Dem (The New Times), surat kabar independen pertama yang diterbitkan di Kurdistan Suriah.

Siapa yang kini menguasai Al-Qamishli?

Sebagian wilayah dikontrol oleh pemerintah Suriah, sebagian lagi dikuasai oleh suku Kurdi dan pemerintah otonom Assuriah.

Apakah Anda sudah mendengar kabar mengenai kedatangan pesawat berisi tentara Rusia di Al-Qamishli?

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan, serta sumber kami yang berada di bandara Al-Qamishli, ya hal itu benar adanya.

Tentara Rusia memang telah tiba dan menyiapkan bandara untuk pesawat mereka, atau mungkin untuk membangun markas militer mereka.

Seberapa besar pengaruh yang dimiliki Tentara Suriah di wilayah yang dikuasai Kurdistan Suriah?

Terdapat tiga area besar yang berada di bawah pengaruh Pemerintah Otonom Demokratis Kurdi, yaitu Al-Jazeera (Wilayah Al-Hasakah), Kobani dan Afrin (Wilayah Aleppo). Pasukan pemerintah Suriah sebagian berada di Al-Jazeera, militer mereka hadir di bandara Al-Qamishli, dan di beberapa bagian kota Al-Qamishli lainnya, lalu ada juga beberapa wilayah yang dikuasai oleh pasukan keamanan Asaish Kurdi yang loyal terhadap pemerintah.

Bagimana pendapat Kurdistan Suriah terhadap rezim Assad dan tentaranya di Al-Qamishli?

Orang-orang Kurdi di Suriah terpecah menjadi pendukung Abdullah Öcalan (pendiri Partai Buruh Kurdi) dan pendukung Massoud Barzani, presiden Kurdistan Irak. Mereka beroposisi pada rezim Suriah, tapi tak punya masalah berdampingan dengan pemerintah yang berkuasa, selama Assad tak mencampuri urusan Kurdistan. Orang Kurdi sama sekali tidak mengikuti tentara Suriah.

Mereka tak punya alasan untuk berperang melawan rezim yang berkuasa. Namun, mereka punya beberapa masalah — terkait landasan nasional — dengan pasukan khusus Asaish Kurdi. Tapi, hal ini tidak mencegah beberapa Kurdi untuk loyal terhadap pemerintah dan berperang bersama tentara Suriah. Milisi Kurdi turut bertempur bersama tentara Suriah di wilayah seperti Hasahka, yang sebelumnya diserang oleh ISIS, serta dekat Rabia yang berbatasan dengan Irak.

Namun, sebagian besar pertempuran antara Kurdi dan ISIS terjadi tanpa koordinasi dengan tentara Suriah.

Dalam beberapa pertempuran, Unit Perlindungan Rakyat Kurdistan menyediakan bantuan logistik bagi tentara Suriah.

Apakah perbatasan Turki dekat Al-Qamishli dibuka saat ini?

Perbatasan Turki dibuka di kota Derbassiye. Namun, mereka yang menyeberangi perbatasan dari Turki mengalami kesulitan karena Turki menolak mengakui Pemerintah Otonom Demokratis Kurdi.

Benarkah tentara Amerika juga telah mendarat di Kurdistan Suriah?

Terkait markas Amerika, yang dikabarkan dibangun di Rmelan, masih belum ada pernyataan resmi yang mendukung hal itu. Namun, terdapat banyak informasi yang menyebutkan hal itu benar dan banyak saksi yang melihat orang Amerika mempersiapkan bandara militer di sana.

Bagaimana pandangan masyarakat Kurdi terkait keterlibatan Rusia dalam operasi melawan ISIS dan kehadiran tentara Rusia di Al-Qamishli?

Mayoritas penduduk Kurdi percaya bahwa aliansi dengan Rusia sesuai dengan kepentingan mereka, dan jika markas militer dibangun, itu akan membantu menjamin keamanan bagi sejumlah wilayah Kurdi.

Mereka jelas melihat bahwa AS tak memperhatikan Kurdi dalam pembicaraan terkait Suriah di Jenewa, berbeda dengan Rusia, yang mendukung mereka dengan kuat dalam konferensi. Orang-orang Kurdi takut jika hubungan AS dan Turki akan memengaruhi aliansi militer AS-Turki.

Pertama kali dipublikasikan di Gazeta.ru.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.