Lima Buku Tentang Putin yang Harus Anda Baca

AP
Oktober lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin berulang tahun yang ke-63. Kali ini, Russia Direct telah memilih lima buku terbaik yang menguak kehidupan pribadinya, serta sejarah kesuksesannya.

1. First Person: An Astonishingly Frank Self-Portrait oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, Nataliya Gevorkyan, Natalya Timakova, Andrei Kolesnikov. - 2000. – Public Affairs.

Edisi ini, yang berisi percakapan blak-blakan dengan jurnalis saat ketenaran Putin sedang menanjak, mungkin merupakan buku paling luar biasa tentang Vladimir Putin. Sejumlah percakapan dituturkan dalam buku ini—tentang orangtua dan anak, masa muda, karir dan kehidupan personal, persahabatan dan pengkhianatan—membuat pembaca berkesempatan mengintip kehidupan Putin sebagai manusia biasa, dengan kelemahan dan kelebihannya. Informasi dari sudut pandang orang pertama tak ditemukan di buku lain yang didedikasikan bagi pemimpin Rusia, dan itulah keunikan buku ini.

2. The Strongman: Vladimir Putin and the Struggle for Russia oleh Angus Roxburgh. - 2013. – I.B. Tauris.

Pandangan Eropa tentang Vladimir Putin disajikan oleh Angus Roxburgh, seorang jurnalis Inggris yang bekerja di Rusia dan menjadi konsultan pemimpin Rusia terkait kebijakan media. Di tanah airnya, Roxburgh mendapat kritik keras karena sikapnya yang sangat positif terhadap Putin, padahal dalam bukunya, sang penulis berusaha menampilkan Putin seobjektif mungkin, menunjukkan kekuatan dan kelemahannya, kesalahan dan kesuksesannya. Roxburgh tak menulis biografi tentang Putin, namun berupaya menyorot kegiatannya dalam kebijakan dalam dan luar negeri, menjelaskan langkah dan keputusannya, dan tak ketinggalan, hubungan Rusia-Barat yang sangat bergantung pada sang pemimpin Rusia.

3. The New Tsar: The Rise and Reign of Vladimir Putin oleh Steven Lee Myers.- 2015. - Knopf.

Buku yang baru dirilis pada September lalu oleh jurnalis Amerika Steven Lee Myers, yang telah bekerja bertahun-tahun di Rusia dan mengamati formasi rezim Putin, menarik perhatian, tak hanya karena judulnya yang provokatif. Buku ini mungkin biografi versi terlengkap terbaru Putin dalam bahasa Inggris, yang bicara tentang asal-usulnya, pencapaian dan kegagalannya dalam menapaki karir kekuasaan. Selain itu, sang penulis juga berupaya menjelaskan apa yang benar-benar menggugah Putin, apa tolak-ukur yang menjadi landasannya saat membuat keputusan, dan bagaimana ia melihat dunia.

4. Putin’s Kleptocracy: Who Owns Russia? oleh Karen Dawisha. - 2015. - Simon & Schuster.

Pada September 2015, buku Putin’s Kleptocracy: Who Owns Russia? versi terbaru diluncurkan, dan menarik perhatian tak ubahnya saat buku ini pertama kali diluncurkan pada 2014. Dawisha, yang menganalisa jejak kepresidenan Putin, sampai pada kesimpulan yang mengecewakan: secara alamiah kekuatan sang pemimpin Rusia terletak pada keserakahannya dan tendensi untuk mencuri sumber daya dari masyarakatnya sendiri yang tak bisa dikontrol. Sang penulis yakin bahwa Putin dikelilingi oleh kolega yang memiliki sifat serupa, kleptomania, yang perlahan menghancurkan Rusia. Karakter khusus dalam buku ini, seperti yang ditulis dalam rilis resminya, berisi sejumlah riset yang dilakukan oleh Dawisha (sumbernya termasuk arsip Rusia dan Soviet, serta artikel yang ditulis jurnalis dan 'orang-orang dalam').

5. Sex, Politics, and Putin: Political Legitimacy in Russia (Oxford Studies in Culture and Politics). - 2014. - Oxford University Press. Oleh Valerie Sperling.

Pembaca jangan terkecoh dengan judul yang terdengar dangkal. Faktanya, Spirling, yang bukan pertama kalinya mengerjakan buku bertema gender dan seksual di Rusia, menganalisis citra 'lelaki macho', yang kerap terbentuk pada pemimpin Rusia. Ia membahas sikap konservatif masyarakat, di mana Putin berperan sebagai penjaga nilai-nilai tradisional yang melawan pengaruh 'homoseksual' dari Barat. Penulis melihat betapa Putin keinginan Putin untuk dilihat sebagai 'lelaki sejati' memengaruhi kebijakan dalam dan luar negeri Rusia, dan dengan pendekatannya yang tak biasa, kami menempatkan buku ini dalam daftar buku yang harus Anda baca.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.

More