21 Peristiwa Penting yang Terjadi Selama Juni: Dari Uji Taurat Hingga Berbalas Sanksi Antara Rusia dan Barat

Para anak-anak perempuan Rusia dengan pakaian nasional ini ikut serta dalam perayaan hari libur orang Tatar Sabantuy 2015 di Troitsk. Foto: RIA Novosti

Para anak-anak perempuan Rusia dengan pakaian nasional ini ikut serta dalam perayaan hari libur orang Tatar Sabantuy 2015 di Troitsk. Foto: RIA Novosti

Peristiwa penting apa saja yang terjadi di Rusia selama satu bulan terakhir? RBTH merangkum 21 peristiwa penting yang menjadi topik hangat di berbagai media massa di Rusia selama Juni 2015.

1. Departemen kejaksaan kota Ekaterinburg mengambil keputusan untuk menguji Taurat, kitab suci umat Yahudi, untuk kemungkinan adanya doktrin ekstremisme di dalamnya.

2. Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan tidak ada krisis di Rusia.

3. Perdana Menteri Rusia Dmitriy Medvedev mengajak rakyat Rusia untuk membiasakan diri pada krisis. Baca selanjutnya: Nilai Rubel Mulai Merangkak Naik, Secercah Harapan untuk Ekonomi Rusia >>>

4. Pemerintah Rusia akan memotong segala pengeluaran dana untuk proyek-proyek investasi hingga tiga kali lipat.

5. Uni Eropa memperpanjang sanksi terhadap Rusia.

Dewan Uni Eropa telah memutuskan untuk memperpanjang sanksi terhadap Rusia selama enam bulan ke depan, hingga 31 Januari 2016. Juru bicara Dewan Uni Eropa Susanne Kiefer menyebutkan, bahwa keputusan tersebut merupakan upaya untuk mengimplementasikan Kesepakatan Minsk secara menyeluruh. Keputusan dibuat tanpa melalui proses diskusi. Kiefer mengumumkan hal tersebut dalam pertemuan menteri luar negeri dari 28 negara Uni Eropa di Luxemburg. Baca selengkapnya >>>

6. Rusia membalas perpanjangan sanksi Uni Eropa dengan memperpanjang embargo makanan asal Uni Eropa.

Pemerintah Rusia memperpanjang masa berlaku sanksi balasan terhadap negara-negara Uni Eropa, AS, Kanada, Australia, dan Norwegia hingga 5 Agustus 2016. Bahan makanan yang masuk dalam daftar sanksi balasan termasuk daging, ayam, daging babi, produk olahan susu, ikan segar dan ikan beku, kacang, buah, dan sayuran. Namun, pemerintah Rusia mencoret kerang dan ikan trout dari daftar embargo makanan. Selengkapnya >>>

7. Dmitriy Alenichev menjadi pelatih klub sepak bola Spartak.

8. Peperangan berskala besar terjadi di Donbass.

9. Para anggota Partai KPRF mengusulkan agar lembaga Soros Fund dimasukkan ke dalam daftar organisasi yang tidak diinginkan. 

Setelah terjadinya Revolusi Maidan di Ukrainan dan referendum Krimea yang berujung pada bergabungnya Krimea kepada Rusia, Pemerintah Rusia mulai memberi lebih banyak perhatian pada organisasi dan lembaga-lembaga asing, terutama yang berasal dari AS. Hal ini juga berlaku pada kepemilikan asing dalam bisnis media massa Rusia yang dibatasi tidak lebih dari 20 persen. Hal ini dilakukan sebagai upaya preventif Pemerintah Rusia karena lembaga atau institusi-institusi semacam ini bisa mempengaruhi rakyat Rusia yang berujung pada perang hibrida.

10. Rating Presiden Putin mencapai titik paling tinggi dalam sejarah, yaitu menyentuh titik 89 persen.

11. Lembaga Statistik Negara Rosstat menyatakan, di Rusia terdapat 23 juta orang dengan pendapatan di bawah minimum untuk hidup.

12. Presiden Rusia Vladimir Putin terlambat datang selama satu jam untuk pertemuan dengan Paus.

13. Pemerintah Ukraina mengizinkan pasukan asing masuk ke wilayah Ukraina.

14. Parlemen Eropa mengambil keputusan untuk menghapuskan Rusia dari daftar mitra strategisnya.

15. Primakov meninggal dunia.

Mantan Perdana Menteri Rusia Yevgeny Primakov tutup usia pada 26 Juni 2015. Mantan Perdana Menteri yang juga pernah menjadi Kepala Badan Intelejen Luar Negeri (SVR), Kementerian Luar Negeri, dan Pemerintah tersebut wafat pada usia 85 tahun. Baca selengkapnya >>>

16. Zhanna Friske meninggal dunia.

Zhanna Friske tutup usia pada usia 40 tahun. Friske yang merupakan seorang aktris, penyanyi, model, dan sekaligus sosialita Rusia, wafat pada 15 Juni 2015.

Lagu karya Zhanna Friske - Gde-to letom

17. Sochi dan Moskow dilanda banjir.

Salah satu jalanan di Sochi terendam banjir akibat hujan lebat (23/6). Foto: Oleg Smerechinsky, RIA Novosti 

18. AS dan Tiongkok mempererat kooperasi militer.

Perwakilan dari Kementerian Pertahanan AS dan Kementerian Pertahanan Tiongkok telah menandatangani kesepakatan terkait mekanisme aktivitas angkatan bersenjata mereka saat berkoordinasi untuk misi kemanusiaan dan reaksi terhadap situasi darurat pada Jumat (12/6) lalu. Kedua pihak selanjutnya berencana menandatangani kesepakatan terkait keamanan nasional pada akhir September, untuk mengurangi insiden yang kerap terjadi antara angkatan bersenjata kedua negara di laut dan udara. Baca artikel lengkap >>>

19. Parlemen Rusia mendorong tanah di wilayah Timur Jauh disewakan ke orang-orang Tiongkok. 

 

20. Mantan Presiden Ukraina Yanukovych yang kabur ke Rusia menyebutkan, bergabungnya Krimea ke Rusia sebagai sebuah tragedi.

21. Di Parlemen Rusia diajukan ide untuk menyebut perusahaan BMW, Siemens, dan Lufthansa (semuanya berasal dari Jerman) sebagai pembantu Nazi Jerman.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.