Tragedi MH17: Apa Kata Warga Rusia?

Mayoritas warga Rusia menjadikan televisi sebagai sumber utama informasi dan berita. Foto: RIA Novosti

Mayoritas warga Rusia menjadikan televisi sebagai sumber utama informasi dan berita. Foto: RIA Novosti

RBTH meminta pendapat warga Rusia dari berbagai usia dan latar belakang, baik yang tinggal di Rusia maupun di luar negeri, mengenai tragedi jatuhnya Malaysia Airlines MH17—termasuk siapa yang mereka anggap bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut dan bagaimana peristiwa itu dilaporkan di media.

Mikhail (80), Insinyur, Pensiunan – Kuznetsk (Daerah Penza)

Saya turut prihatin atas tewasnya ratusan korban yang tidak bersalah akibat tragedi ini. Saya ingin menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya bagi keluarga dan teman-teman korban. Para pelaku provokasi keji ini, siapa pun mereka, harus dihukum berat. Saya tidak mendapat informasi akurat tentang apa yang terjadi di sana, jadi sulit untuk mengatakan siapa yang harus bertanggung jawab. Yang jelas, mereka yang memerintahkan peluncuran rudal adalah pihak yang paling bersalah. Menurut saya orang itu adalah komandan milisi Donetsk, tapi saya juga tidak yakin.

Secara keseluruhan, para tokoh politik Ukraina seperti Yanukovych, Yatsenyuk, Turchynov, dan Poroshenko, serta Rusia dan Amerika Serikat patut disalahkan. Ukraina bersalah karena memicu perang saudara. Rusia bersalah karena ikut mengirim orang Cossack, Chechnya, dan lain-lain ke perang tersebut. Sementara, AS bersalah karena memprovokasi perpecahan di negara-negara lain. Ingat kasus Yugoslavia dan Cekoslovakia. Zbigniew Brzezinski, penasihat Presiden AS Jimmy Carter, secara terbuka menyatakan bahwa salah satu tujuan AS adalah menghancurkan Uni Soviet, dan Rusia menjadi target selanjutnya.

Vadim (28), Tentara kontrak – Kaukasus Utara

Pesawat MH17 terbang pada ketinggian sepuluh kilometer. Hanya rudal BUK yang dapat menjangkau jarak setinggi itu dan pihak milisi Donetsk tidak memilikinya. Lagipula, jika mereka memiliki senjata semacam itu, mereka pasti sudah menembak jatuh pesawat musuh secara jauh lebih efektif. Saya tidak melihat ada alasan bagi mereka untuk melakukan hal ini, karena semua orang sudah membenci mereka. Namun AS merasa berkewajiban menciptakan perang!

Ilya (27), Sejarawan – Sevastopol

Saat ini, situasi di Ukraina timur sangat kompleks. Baik pihak Kiev maupun milisi Donetsk mencari kesempatan untuk menjelekan pihak lawan di mata masyarakat dunia. Kita tidak bisa percaya seratus persen jika milisi Donetsk tidak terlibat dalam tragedi MH17, meski kemungkinan besar mereka tidak memiliki senjata untuk menghancurkan pesawat setinggi itu.

Di sisi lain, Kiev juga memiliki motif untuk menghancurkan pesawat dan mereka punya senjata untuk melakukannya. Kiev bisa mendapat keuntungan dengan menembak jatuh pesawat sipil lalu kemudian menuduh militan dari Ukraina tenggara dan Rusia yang melakukan hal itu. Tapi apakah pemerintah Ukraina benar-benar berdarah dingin sampai sengaja menembak jatuh sebuah pesawat penumpang dan menuduh pihak lain sebagai pelakunya? Saya pikir semua ini mungkin, tetapi sulit dipercaya.

Hal yang paling menyedihkan dari kejadian ini adalah semua pihak yang terlibat konflik berspekulasi demi kepentingan mereka sendiri, bertingkah saling tuduh, dan berupaya menimpakan kesalahan pada Rusia.

Natalya (25), Geodesis – Kaliningrad

MH17 ditembak jatuh oleh orang-orang keji yang menganggap satu-satunya jalan untuk mewujudkan tujuan mereka adalah melalui perang, penjarahan, dan terorisme yang kini sedang mereka lakukan di Ukraina. Saya rasa baik Putin maupun Uni Eropa tidak mampu mengendalikan apa yang terjadi di sana. Pihak yang bersalah dalam tragedi MH17 adalah mereka yang membuat kekisruhan ini. Putin ikut bersalah karena ia memprovokasi dan mengompori konflik, sementara AS dan Eropa bersalah karena mereka tidak mengambil tindakan apapun selain mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang tidak berdampak signifikan.

Igor (31), Programmer komputer – New York

Fakta bahwa tidak ada tidakan pencegahan yang dilakukan untuk menghindari terjadinya kecelakaan ini sangat disayangkan. Semua pihak bertanggung jawab atas tragedi ini, terutama pemerintah Ukraina yang baru, yang menyembunyikan parahnya operasi militer yang berlangsung di sana. Sebagai orang kelahiran Rusia, saya sangat sedih saat melihat melihat berita yang mengatakan “Rusia menembakkan rudal…”, bahkan sebelum penyelidikan atas kasus itu selesai. Rusia seolah dinyatakan bersalah sebelum penyelidikan dilakukan. Pendekatan itu tak bisa dilakukan di pengadilan, jadi mengapa hal ini boleh dalam politik? Saya merasa sangat sedih dan khawatir orang di sekitar saya akan membentuk opini tertentu tentang masyarakat Rusia, karena media tidak memberitakan secara menyeluruh dan memandang Rusia sebagai penghasut perang.

Sofia (28), Peneliti ilmiah – Marburg, Jerman

Saya menyimak berita dari Jerman dan Rusia, jadi sulit bagi saya untuk mengatakan apa yang saya rasakan. Saya pikir sulit mengetahui kebenaran atas tragedi ini. Tragedi yang terjadi sangat mengerikan, tapi saya rasa insiden ini tidak direncanakan. Masyarakat Jerman merasa yakin ini adalah kesalahan Moskow dan Putin. Mereka juga menganggap Putin mampu menginstruksikan milisi untuk menghentikan pertempuran.

Saya turut berduka cita untuk keluarga korban dan saya tahu hal ini sangat berat bagi mereka.

Sveta (28), Pegawai bank – Saint Petersburg

Saya rasa para pemberontak Ukraina yang menembak jatuh pesawat MH17. Mereka hendak menembak jatuh pesawat militer Ukraina, namun malah mengenai pesawat sipil. Sementara, kekasih saya yakin pesawat itu ditembak jatuh oleh tentara Ukraina. Sebagai orang yang pernah bertugas di bidang militer, ia mengatakan bahwa para pemberontak tidak memiliki peralatan untuk menembak jatuh pesawat. Hal itu sangat sulit dilakukan dan pelakunya membutuhkan peralatan radar dan pelatihan. Sulit bagi saya untuk melawan argumentasi tersebut karena jelas ini bukan bidang saya. Tapi, apa gunanya Ukraina menembak jatuh pesawat sipil dengan sengaja?

Semua orang punya pendapat masing-masing. Saya tidak bisa percaya pada siapa pun karena tidak tahu kebenarannya dan sulit untuk menilai apa yang benar. Perang informasi juga terjadi di media. Aneh sekali ada jet tempur yang terbang di samping pesawat penumpang, lagipula jet tempur tidak terbang pada ketinggian tersebut. Mungkin angkatan bersenjata Ukraina secara khusus mencoba memastikan milisi Donetsk menembak pesawat sipil.

Pada dasarnya semua ini aneh dan menyeramkan. Saya berharap mereka melakukan ini secara tak sengaja, karena tindakan membunuh orang yang tidak bersalah secara sengaja adalah sebuah perbuatan yang sangat keji.

Artikel Terkait

Tim Ahli dari OSCE Selidiki TKP MH17

Tim Investigasi MH17 dari Rusia Diserang Tembakan Mortir

Oliver Stone: Jangan Langsung Percaya Berita MH17 Versi Amerika

Rusia Serahkan Data Kecelakaan MH17 pada Uni Eropa

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.