Gorbachev: Shevardnadze Berjasa Besar dan Harus Dikenang

Mikhail Gorbachev (kiri) dan Eduard Shevardnadze. Foto: Yuri Abramotchkine/RIA Novosti

Mikhail Gorbachev (kiri) dan Eduard Shevardnadze. Foto: Yuri Abramotchkine/RIA Novosti

Mantan Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev mengungkapkan rasa belasungkawa mendalam atas meninggalnya salah satu sahabat terdekatnya, mantan Presiden Georgia Eduard Shevardnadze pada Senin (7/7). Ia menyatakan semua orang yang belajar sejarah Rusia sudah seharusnya mengingat dan mengenang Shevardnadze.

“Beliau adalah sahabat baik saya. Kadang kami berdebat sengit, tapi kami tetap bersahabat. Saya turut berduka cita atas kepergiannya,” ujar Gorbachev. Gorbachev menyatakan Shevardnadze telah memberikan sumbangsih besar dalam pembentukan politik internasional Uni Soviet selama reformasi “perestroika” kala menjabat sebagai Menteri Urusan Luar Negeri Uni Soviet.

“Shevardnadze berperan besar dalam gencatan senjata Soviet. Ia memimpin perlucutan senjata nuklir Uni Soviet sejak pernyataan resmi negara pada 15 Januari 1986. Hasilnya, kami berhasil menurunkan ketegangan akibat persaingan persenjataan (nuklir, dan lain-lain), dan memperbaiki kondisi perkembangan ekonomi global,” kenang Gorbachev. Ia juga bercerita, Shevardnadze mempersiapkan dan melakukan langkah-langkah besar dan penting dalam pemulihan hubungan Uni Soviet dengan Tiongkok dan Amerika Serikat. Shevardnadze juga memiliki andil besar dalam penyatuan Jerman Barat dan Timur.

Gorbachev menyatakan ia selalu merasakan dukungan Shevardnadze dalam menghadapi keadaan politik dalam negeri. “Beralih ke zaman reformasi dan perbaikan situasi politik secara bertahap tidaklah mudah. Kami harus menerapkan ideologi demokrasi yang membuka kesempatan bagi bisnis dan bagi orang banyak. Ia berperan besar pada masa itu, ia menjadi salah satu dari orang-orang pertama yang mendukung saya dalam penerapan politik “Glasnost” (keterbukaan),” ujar Gorbachev.

“Shevardnadze adalah seorang yang jujur, teratur dan setia kawan. Sayang sekali ia akhirnya harus pergi. Namun waktu terus bergulir dan semua orang satu persatu pasti pergi dari kehidupan. Kami akan tetap mengenang beliau, dan semua orang yang mempelajari sejarah kami harus mengingat dan tahu tentang Shevardnadze,” kata Gorbachev.

Mantan Presiden Georgia dan mantan Menteri Urusan Luar Negeri Uni Soviet Eduard Shevardnadze tutup usia pada umur 86 tahun.

Pertama kali dipublikasikan dalam bahasa Rusia di ITAR-TASS.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.