Meski Bersitegang, Moskow Tetap Ingin Perbaikan Hubungan dengan Washington

Kedua negara tengah bersitegang setelah awal bulan ini AS mengesahkan serangkaian sanksi baru terhadap Rusia, yang dibalas dengan mengusir 755 staf diplomatik AS dari Moskow.

Kedua negara tengah bersitegang setelah awal bulan ini AS mengesahkan serangkaian sanksi baru terhadap Rusia, yang dibalas dengan mengusir 755 staf diplomatik AS dari Moskow.

Reuters
Rusia tidak pernah menutup pintu kerja sama dengan AS meski kedua negara sedang bersitegang.

Moskow melihat kesempatan perbaikan hubungan Rusia-AS dan meminta Washington juga memanfaatkannya, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova. 

“Kami tidak hanya melihat kesempatan itu, tapi juga berulang kali membicarakannya secara aktif, dan inilah yang kami inginkan,” kata Zakharova, seperti yang diberitakan TASS, Kamis (17/8). 

“Kami tidak pernah menutup pintu untuk AS bahkan di pemerintahan sebelumnya (era Barack Obama). Bahkan dalam situasi yang paling aneh dan dramatis, kami selalu mengatakan bahwa interaksi dan kerja sama adalah prioritas,” ujarnya menambahkan. 

Kedua negara tengah bersitegang setelah awal bulan ini AS mengesahkan serangkaian sanksi baru terhadap Rusia, yang dibalas dengan mengusir 755 staf diplomatik AS dari Moskow. Pengusiran ini juga merupakan balasan atas diplomat-diplomat Rusia yang diminta angkat kaki dari AS pada Desember tahun lalu. 

“Kami tidak pernah menutup pintu, bahkan ketika dihina di depan muka,” lanjut Zakharova. “Saya percaya ini, bahkan saat diplomat Rusia diusir pada Desember 2016 dan properti kami ditutup di wilayah mereka. Kami menghindari respons emosional, memberi AS lebih dari enam bulan untuk menyelesaikan situasi itu.” 

Namun begitu, menurut Zakharova, tidak ada respons dari Washington untuk mengubah perselisihan menjadi interaksi.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.