Perbanyak Wisatawan Muslim, Rusia Kembangkan Program Pariwisata Halal

Daerah-daerah di Rusia dengan populasi muslim yang tinggi cocok untuk dikunjungi wisatawan muslim dari luar negeri.

Daerah-daerah di Rusia dengan populasi muslim yang tinggi cocok untuk dikunjungi wisatawan muslim dari luar negeri.

RBTH
Rusia sedang mengembangkan program bertajuk Halal Friendly dengan mengedepankan kunjungan wisata ke berbagai situs warisan budaya Islam di seluruh negeri.

Badan Federal Pariwisata Rusia (Rostourism) sedang mengembangkan program Halal Friendly, yang dibuat untuk menarik minat turis dari negara-negara muslim dengan mengedepankan kunjungan wisata ke berbagai situs warisan budaya Islam di seluruh negeri.

“Kami sedang mengembangkan sebuah program khusus untuk menarik wisatawan dari negar-negara muslim ke Rusia. Kami mengundang pihak-pihak yang tertarik untuk turut bekerja sama,” ujar Kepala Rostourism Oleg Safonov, seperti yang diberitakan TASS, Jumat (14/7).

“Bekerja sama dengan pelaku pasar, kami sedang melaksanakan program bertajuk Halal Friendly, yang merupakan bagian dari program komprehensif Russian Hospitality,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa wisatawan muslim dapat mengunjungi situs-situs warisan budaya Islam yang terletak di seluruh Rusia dan datang ke acara-acara internasional berskala besar.

Menurutnya, daerah-daerah di Rusia dengan populasi muslim yang tinggi cocok untuk dikunjungi wisatawan muslim dari luar negeri.

Warisan kebudayaan Islam dan situs-situs keagamaan yang penting bagi umat Islam berada di banyak wilayah di Rusia, seperti di Republik Tatarstan, Chechnya, Kaukasus Utara dan Volga.

“Proyek ini bertujuan supaya turis muslim nyaman berwisata keliling Rusia. Program ini akan memperhatikan kebutuhan para turis terkait akomodasi, makanan, serta ketersediaan informasi,” ujar Safonov.

Menurut Safonov, ada lebih dari 2.500 situs warisan budaya keagamaan di Rusia. “Informasi tertulis dan foto-foto terkait situs keagamaan di seluruh negara sedang dikumpulkan supaya dapat diakses di situs web pariwisata nasional dan dilihat di buku petunjuk untuk orang-orang religius,” terangnya.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.