Sejak 2007, Rusia Investasi 22 Triliun Rupiah untuk Penelitian di Uni Eropa

Large Hadron Collider, salah satu fasilitas yang diinvestasikan Rusia yang terletak sepanjang perbatasan Prancis-Swiss, tepatnya di dekat Jenewa.

Large Hadron Collider, salah satu fasilitas yang diinvestasikan Rusia yang terletak sepanjang perbatasan Prancis-Swiss, tepatnya di dekat Jenewa.

Nikolai Polisski
Rusia adalah salah satu sponsor terbesar untuk infrastruktur penelitian di Eropa

Rusia telah menginvestasikan lebih dari 1,5 miliar euro (22,8 triliun rupiah) untuk proyek penelitian berskala besar di Uni Eropa dalam satu dekade terakhir atau sejak 2007, ujar Ajudan Presiden Rusia Andrei Fursenko, seperti yang diberitakan TASS.

“Dalam sepuluh tahun terakhir, kami telah menginvestasikan lebih dari 1,5 miliar euro untuk fasilitas penelitian di Eropa — di Prancis, Jerman, dan Swiss. Kami mengerti pentingnya fasilitas tersebut untuk masyarakat dunia,” ujarnya pada Forum Ekonomi Dunia ke-11. Salah satu fasilitas, katanya, adalah Large Hadron Collider (LAC), akselerator partikel terbesar dan terkuat di dunia.

Rusia adalah salah satu sponsor terbesar untuk infrastruktur penelitian di Eropa, katanya menambahkan.

Menurutnya, Rusia membutuhkan spesialis asing yang bekerja di dalam negeri untuk memperkaya potensi penelitian negara.

Forum Ekonomi Dunia adalah sebuah organisasi nonpemerintah yang bermarkas di Jenewa, dengan pertemuan-pertemuan yang berfokus pada permasalahan inti dalam perekonomian dunia. Pertemuan terakhir diadakan pada akhir Juni lalu dan dihadiri lebih dari dua ribu delegasi dari 84 negara.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.