Diguyur Hujan, Putin Tetap Khidmat Jalani Upacara Peletakan Karangan Bunga

Di Rusia, tanggal 22 Juni diperingati sebagai Hari Kenangan dan Kesedihan.

Di Rusia, tanggal 22 Juni diperingati sebagai Hari Kenangan dan Kesedihan.

Konstantin Zavrazhin/RG
Hujan deras tak menghalangi Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menjalani upacara sesuai jadwal yang ditentukan.

Hujan deras tak menghalangi Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menjalani upacara peletakan karangan bunga dengan khidmat pada peringatan Hari Kenangan dan Kesedihan, Kamis (22/6). Upacara ini memperingati dimulainya Perang Patriotik Raya melawan Nazi Jerman.

Kegiatan ini berlangsung sesuai jadwal meski hujan deras tiba-tiba turun sesaat sebelum upacara dimulai. Sumber: RT / YouTube

RTmelaporkan, upacara peletakan karangan bunga itu berlangsung di Makam Prajurit Tak Dikenal di Taman Aleksandr, di luar Kremlin, Moskow.

Selain presiden Rusia itu, beberapa pejabat tinggi lainnya turut hadir dalam upacara itu, termasuk Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev dan Ketua Dewan Federal Federasi Rusia Valentina Matvienko.

Kegiatan ini berlangsung sesuai jadwal meski hujan deras tiba-tiba turun sesaat sebelum upacara dimulai. Hampir tidak ada seorang pejabat pun yang membawa atau memiliki payung.

Di Rusia, tanggal 22 Juni diperingati sebagai Hari Kenangan dan Kesedihan. Hari ini menandai dimulainya Perang Patriotik Raya yang berlangsung pada tahun 1941 – 1945.

Pada hari itu, Nazi Jerman meluncurkan serangan mendadak ke Uni Soviet, memicu konflik berdarah selama empat tahun. Selama perang tersebut, Uni Soviet kehilangan 26 juta jiwa penduduknya.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.