Kalashnikov Mulai Produksi Drone yang Mampu Terbang Tanpa Suara

Beberapa badan pemerintah, perusahaan, dan perdagangan telah memesan sistem ZALA 421-16E2.

Beberapa badan pemerintah, perusahaan, dan perdagangan telah memesan sistem ZALA 421-16E2.

Reuters
Perusahaan senjata Rusia Kalashnikov telah mulai memproduksi pesawat tanpa awak yang memiliki fitur penerbangan tanpa suara.

Kalashnikov, perusahaan senjata Rusia yang terkenal akan senapan serbu legendaris AK-47, telah mulai memproduksi massal pesawat tak berawak (drone) canggih untuk penyelidikan dan pengintaian, ZALA 421-16E2. Pesawat ini memiliki fitur penerbangan tanpa suara.

“Sistem ZALA 421-16E2 tidak ada bandingannya baik di Rusia maupun di dunia dalam hal fungsionalitas, kesederhanaan, dan keandalan operasi. Ia juga memiliki fitur penerbangan tanpa suara, yang sangat berguna untuk badan-badan pertahanan dan keamanan,” ujar Nikita Zakharov, wakil CEO ZALA AERO (bagian dari Kalashnikov), seperti yang diberitakan TASS, Selasa (20/6).

Beberapa badan pemerintah, perusahaan, dan perdagangan telah memesan sistem ZALA 421-16E2. Kalashnikov berharap drone ini dapat diuji coba tahun ini dan didemonstrasikan pada Pertunjukan Udara dan Aviasi Internasional 2017 di Moskow pada Juli 2017 dan pameran Army 2017 pada Agustus mendatang.

ZALA 421-16E2 memiliki bobot 7,5 kilogram, dan dapat dipasang kamera siang hari dengan 60 kali optical zoom dan modul pencitraan termal dengan 10 kali optical zoom. Drone ini dapat mengirimkan informasi video di tengah kondisi cuaca yang sulit dengan jarak lebih dari 30 kilometer dan radius kendali lebih dari 50 kilometer. Selain itu, ZALA 421-16E2 juga dapat terbang terus-menerus selama empat jam dan diluncurkan dengan tangan.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.